Sabtu, 23 Februari 2019

Terbaru dan Kekinian! Inilah 9 Trend Fashion Pria di Tahun 2019

www.ujwar.com - Terbaru dan Kekinian! Inilah 9 Trend Fashion Pria di Tahun 2019 - Tidak hanya soal penampilan wanita saja, pria pun bisa tampil hits, tampil keren dan fashionable dengan pilihan item fashion  yang tepat. Beberapa fashion item jadul mulai hits kembali dan beberapa trend baru juga bermunculan di tahun 2019 ini.


Yuk disimak, berikut adalah 9 prediksi trend fashion pria yang akan booming di tahun 2019! Berikut diantaranya :

1. Sage dan Neon

Terbaru dan Kekinian! Inilah 9 Trend Fashion Pria di Tahun 2019
Sabigaju

Untuk Toppers yang ingin tampil outstanding di 2019, atasan sage atau neon seperti kemeja dan 
t-shirt bisa menjadi pilihannya. Palet warna sage dan neon akan menjadi alternatif palet warna yang menggantikan trend fashion warna Pink di tahun 2018 serta akan meramaikan panggung fashion pria di tahun 2019 ini.

Apabila kamu tidak ingin terlihat tampil mencolok, dengan memadupadankannya dengan jaket jeans atau celana denim bisa menjadi solusinya, agar tampilan keseluran tetap humble dan fashionable.

2. Neo-Tailoring

Terbaru dan Kekinian! Inilah 9 Trend Fashion Pria di Tahun 2019
rebanas.com

Salah satu trend fashion pria terbaru di 2019 yang satu ini pasti Toppers suka, karena akan membuat tampilan terlihat rapi. Gaya yang diprediksi akan mencuri perhatian dan menjadi trend hits di tahun 2019 ini adalah pakaian tailoring. Dengan gaya tailoring serta potongan lebih modern, seperti jas dan blazer hingga berbagai jenis kemeja formal akan menjadi koleksi wajib fashion pria di tahun ini.



3. Handbag

Terbaru dan Kekinian! Inilah 9 Trend Fashion Pria di Tahun 2019
Buka Lapak

Bukan trend baru, namun aksesoris fashion pria ini masih akan hits dan menghiasi panggung trend fashion pria di 2019 ini, fashion tersebut adalah handbag atau tas tangan. Hal tersebut bisa dilihat dari banyaknya brand-brand besar yang masih merilis koleksi tas tangan terbaru untuk melengkapi pasar aksesoris fashion pria tahun 2019.

4. Floral Pattern

Terbaru dan Kekinian! Inilah 9 Trend Fashion Pria di Tahun 2019
Aliexpress

Sejak akhir tahun 2017 Pola-pola floral masih menjadi trend, dan fashion tersebut masih akan digemari di tahun 2019. Tidak hanya terbatas pada kemeja dan kaos saja, aplikasi pola floral pada fashion pria di 2019 ini akan lebih berani dan bervariasi.

5. Celana Sirwal

Terbaru dan Kekinian! Inilah 9 Trend Fashion Pria di Tahun 2019
Jualo.com

Mungkin masih terdengar asing, trend fashion pria terbaru selanjutnya ini ditahun ini adalah celana sirwal. Pada tahun 2019 ini perlahan celana sirwal mulai mencuri perhatian para penggila fashion. Celana berbahan kain fleece dengan potongan sedikit pendek sehingga mengekspos pergelangan kaki ini adalah jenis celana panjang pria yang tidak hanya membuat nyaman saja, melainkan tampilan akan tetap fashionable.

Selain fashionable, celana sirwal juga cocok untuk gaya formal maupun kasual. Cukup dengan mempadupadankan  bersama fashion item lainnya yang akan hype seperti flat boots dan kemeja floral hal tersebut bisa menjadi trend fashion pria ditahun 2019 ini.

6. Kemeja Flanel

Terbaru dan Kekinian! Inilah 9 Trend Fashion Pria di Tahun 2019
lifestyle.kompas.com

Wajib ada di lemari pakaian Toppers anda, fashion item yang selanjutnya adalah kemeja flanel. Kemeja flanel yang khas dengan pola kotak-kotak ini masih akan digemari ditahun 2019, meskipun kameja berbahan flannel bukan fashion trend.

Untuk menghasilkan berbagai look mulai dari formal hingga hype beast fashion pria yang satu ini mudah dipadupadankan. Mulai dari sneakers, kaos, blazer, dan lainnya, trend fashion pria ini sangat cocok disandingkan dengan fashion item tersebut.

7. 90s Vintage

Terbaru dan Kekinian! Inilah 9 Trend Fashion Pria di Tahun 2019
Mint Vintage

Masih akan mengisi panggung trend fashion pria di tahun 2019 ini, Gaya Vintage akan ikut meramaikan panggung fashion pria, khususnya trend-trend fashion pria yang sempat meramaikan panggung fashion pria di tahun 90-an. Menjadi look yang cukup familiar, fashion pria tahun 90an ini seperti Daddy’s jeasns, graphic t-shirt, dan penggunaan warna-warna retro akan menjadi fashion pria yang trend juga di tahun 2019 .


8. Country Style

Gaya fashion pria yang akan menjadi trend tahun 2019 ini selain gaya vintage adalah country style atau gaya cowboy, tetapi dengan sentuhan modern.

Terutama untuk Toppers yang menginginkan tampilan fashion yang lebih maskulin, dengan mengkomposisikan atau menggunakan warna-warna Khaki dengan jaket parka, sepatu boots cowboy, hingga slayer dengan motif country style, akan menjadi fashion pria yang trend ditahun 2019 ini.

9. Graphic Knit Pengganti Graphic Tee

Terbaru dan Kekinian! Inilah 9 Trend Fashion Pria di Tahun 2019
Tokopedia

Apabila kaos dengan desain gambar-gambar grafis atau Graphic Tee sangat digemari ditahun 2018, maka fashion tersebut di tahun 2019 ini seperti sweater rajut pria dengan desain-desain grafis yang kontemporer juga mulai dilihat. Tepat memasuki musim penghujan, para penggila fashion jelas fashion item pria yang satu ini akan diburu.


Nah, itulah 9 fashion pria yang akan hits ditahun 2019 ini. Jika kamu tidak ingin ketinggalan fashion dibanding dengan yang lain, ayo segera koleksi item fashion tersebut.

Sampai jumpa ditulisan selanjutnya, terima kasih sudah berkunjung 

Jumat, 22 Februari 2019

Nongkrong Yuk di 11 Café yang Ada di Kota Bandung, Dijamin Seru!

youtube

www.ujwar.com - Nongkrong Yuk di 11 Café yang Ada di Kota Bandung, Dijamin Seru! - Selain taman, yang bisa dijadikan sebagai tempat nongkrong bersama teman-teman, café juga bisa jadi salah satu tempat nongkrong anda bersama teman-teman. Berikut 11 café yang ada di Kota Bandung, yuk simak: 
1. Café Lawang Wangi

tripAdvisor

Café Lawang Wangi berlokasi di Jl. Dago Giri No. 99A, Mekarwangi, Lembang, Bandung, Jawa Barat. Café Lawang Wangi memiliki konsep Art Galery yang dipadukan dengan restoran, sehingga Café Lawang Wangi ini terlihat sangat unik dan menarik untuk dikunjungi. Café Lawang Wangi mempunyai nuansa alami pemandangan alam di sekitar café, juga menyediakan berbagai varian menu makanan. Café Lawang Wangi buka dari pukul 10.00 – 23.00 WIB, dengan harga menu makanan mulai dari Rp. 20.000 – Rp. 98.000.-

2. Café Halaman

jajananenakenak.com

Café Halaman berlokasi di Jl. Tamansari No. 92, LB.Siliwangi, Coblong, Bandung, Jawa Barat. Café Halaman berada pada di pusat kota yang strategis dengan konsep semi outdoor, sehingga banyak menarik minat pengunjung untuk datang ke tempai ini. Café Halaman memiliki fasilitas seperti akses WIFI gratis, member card discount, LCD TV hingga promo birthday dan berbagai varian makanan. Café Halaman buka dari pukul 07.00 – 01.00 WIB, dengan harga menu makanan mulai dari Rp. 8.000 – Rp. 75.000.- 

3. Wiki Koffie

tripAdvisor

Wiki Koffie berlokasi di Jl. Braga No. 90, Braga, Sumur Bandung, Bandung, Jawa Barat. Wiki Koffie merupakan salah satu tempat nongkrong dengan menu makanan yang terbilang murah. Wiki Koffie memi;liki fasilitas lengkap, menu makanan murah, wifi gratis, juga memiliki konsep design minimalis yang mampu menambah daya tarik tempat ini. Wiki koffie buka dari pukul 09.00 – 23.00 WIB, dengan harga menu makanan mulai dari Rp. 9.000 – Rp. 28.000.- 

4. Kopi Anjis

inWise

Kopi Anjis berlokasi di Jl. Bengawan No. 34, Cihapit, Bandung Wetan, Bandung, Jawa Barat. Café yang satu ini memiliki deretan kursi yang sangat banyak yang tersebar di 2 lokasi yaitu indoor dan outdoor, sehingga café ini cocok untuk dipakai nongkrong bareng teman-teman. Di café ini terdapat beberapa menu seperti kopi, susu, cokelat, dan makanan ringan lainnya. Kopi Anjis buka dari pukul 07.00 – 00.00 WIB, dengan harga menu makanan mulai dari rp. 4.000 – Rp. 35.000.- 

5. Belwish Coffe

bandung - Merdeka.com

Belwish Coffe berlokasi di Jl. L.L. RE Martadinata No. 189A, Bandung, Cihapit, Bandung wetan, Bandung, Jawa Barat. Belwish merupakan salh satu café yang banyak di kunjungi noleh anak-anak muda Bandung. Di café ini menyediakan berbagai varian kopi khas Indonesia. Salah satu menu yang wajib dicoba ketika datang ketempat ini adalah Belwish Affogato. Belwish Coffe buka dari pukul 11.00 – 00.00 WIB , dengn harga menu makanan mulai dari Rp. 15.000 – Rp. 35.000.-

6. Bober Café

wisata kuliner di Bandung

Bober Café berlokasi di Jl. R.E Martadinata No. 123, Cihapit, Bandung Wetan, Bandung, Jawa Barat. Bober café merupakan café yang menyediakan ruangan dengan konsep lesehan sehingga memungkinkan untuk membuat obrolan semakain akrab dan hangat. Di café ini juga dilengkapi dengan fasilitas Wifi gratis juga menyediakan varian menu makanan yang relative murah. Bober Café buka 24 jam, dengan harga menu makanan mulai dari Rp. 5.000 – Rp. 46.000.-

7. Hummingbird Eatery

tripAdvisor

Hummingbird Eatery berlokasi di Jl. Progo No. 14, Citarum, Bandung Wetan, Bandung, Jawa Barat. Café yang satu ini memiliki design interior unik dan anti meanstrem yang berbeda dengan café lainnya di Bandung. Di tempat ini terdapat sangkar burung raksasa yang akan memberikan kesan instagramable pada saat anda berswafoto. Memiliki suasana yang cozy dan menu makanan yang disajikan juga enak, membuat tempat ini recommended banget untuk anda yang sedang mencari tempat nongkrong rame-rame bareng teman-teman. Hummingbird Eatery buka dari pukul 07.00 – 23.00 WIB, dengan harga menu makanan mulai dari Rp. 20.000 – Rp. 80.000.-

8. Maja House

wisata BAndung - Panduan wisata

Maja House berlokasi di Jl. Terusan Sersan Bajuri No. 72, Cihideung, parongpong, bandung Barat, Jawa Barat. Maja house merupakan café yang menjadi salah satu tempat santai di Bandung dan paling rekomended untuk acara hangout bareng teman-teman. Maja House memiliki pemandangan indah di sekitar area yang akan menambah suasana semakin asik, bahkan di sini suasananya sangat santai dan nyaman dengan menu makanan yang cukup terjangkau. Café yang satu ini buka dari pukul 11.00 – 00.00 WIB, dengan harga menu makanan mulai dari Rp. 20.00 – Rp. 100.000.-

9. Cocorico Bandung

youtube

Cocorico Bandung berlokasi di Jl. Bukit Pakar Timur, Ciburial, Cimenyan, Bandung, Jawa Barat. Cocorico Bandung cocok untuk anda yang ingin menikmati suasana santai dengan view keindahan kota Bandung dari atas ketinggian. Café yang satu ini berlantai 3 dan memiliki spot-spot kece pada setiap lantainya. Cocorico Bandung selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat setempat. Cocorico Bandung buka dari pukul 11.00 – 23.00 WIB, dengan harga menu makanan mulai dari Rp. 20.000 – Rp. 111.000.-

10. Congo Café & Resto

pariwisata Bandung

Congo Café & Resto berlokasi di Jl. Rancakendal Luhur No. 8, Ciburial, Cimenyan Bandung, Jawa Barat. Congo café & resto menyuguhkan Susana café yang nyaman dengan pemandangan alamai disekitarnya. Design café dengan nuansa kayu pedesaan ini akan semakin terasa menyatu dengan alam. Daya tarik di café ini tentunya adalah menu makan yang disajikan. Congo Café & Resto buka dari pukul 11.00 – 23.00 WIB, dengan harga menu makanan mulai dari Rp. 15.000 – Rp. 80.000.-

11. Suga Rush

wisata Bandung - Panduan wisata

Suga Rush berlokasi di Jl. Braga No. 38, Braga, Sumur Bandung, Bandung, Jawa Barat. Suga Rush memiliki suasana cozy, juga mewakili style anak muda hits kekinian. Di setiap sudut ruangan café suga rush terdapat gambar-gambar dekoratif yang keren. Di café suga rush juga terdapat kuliner lezat seperti Macaron, rainbow cake, serta red velvet yang siap untuk memanjakan dan memaksimalkan waktu santai bersama orang-orang terdekat. Café suga rush buka dari pukul 11.00 – 22.00 WIB , dan harga menu makanan mulai dari Rp. 25.000 – Rp. 110.000.-



Itulah 11 café yang ada di kota Bandung, terima kasih telah membaca postingan ini. Semoga bermanfaat.  

Sudah Tahu Sejarahnya? Inilah 7 Fakta Peristiwa Bandung Lautan Api

www.ujwar.com - Sudah Tahu Sejarahnya? Inilah 7 Fakta Peristiwa Bandung Lautan Api - Sekarang Bandung dikenal sebagai kota destinasi pariwisata yang menarik. Namun di balik itu semua, Bandung mempunyai sejarah kelam pada masa penjajahan dahulu. Dalam pelajaran sejarah, atas kejadian yang terjadi di kota Bandung pada saat itu, kita mengenal istilah Bandung Lautan Api yang merupakan julukan bagi kota Bandung.


Setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus tahun 1945, terjadilah peristiwa Bandung Lautan Api. Di mana terbakarnya kota Bandung dalam usaha tetap menjaga kemerdekaan Indonesia. 200 ribu warga Bandung merelakan rumah dan harta benda mereka untuk dibakar dalam jangka waktu tujuh jam. Sehingga pada akhirnya mereka terpaksa meninggalkan kota Bandung.

Dalam peristiwa “Bandung Lautan Api” terdapat fakta-fakta yang terjadi pada saat itu. Berikut adalah 7 fakta mengenai peristiwa Bandung Lautan Api :

1. Bandung Jadi Lautan Api

Sudah Tahu Sejarahnya? Inilah 7 Fakta Peristiwa Bandung Lautan Api
Autobiografiid

Seorang wartawan Harian Suara Merdeka bernama Atje Bastaman adalah pembuat julukan “Bandung Lautan Api”. Sekaligus beliau menjadi saksi dari peristiwa pembakaran Bandung.

Saat kembalinya Atje ke Tasikmalaya, ia pun langsung membuat tulisan mengenai peristiwa tersebut dengan judul “Bandoeng Djadi Laoetan Api”. Namun karena kurangnya ruang tulisan, sehingga judul tersebut di perpendek dan menjadi ” Bandoeng Laoetan Api”.

2. Istilah Bandung Lautan Api

Sudah Tahu Sejarahnya? Inilah 7 Fakta Peristiwa Bandung Lautan Api
id.wikipedia.org

Pada saat Komandan Polisi Militer di Bandung bernama Rukana sedang berbincang dengan A.H. Nasution dan Sutan Syahir, munculah istilah Bandung Lautan Api. Dari perbincangan mereka bertiga, gagasan “Mari kita bikin Bandung Selatan jadi lautan api” ini muncul dari Rukana.


3. Otak di Balik Bandung Lautan Api

Sudah Tahu Sejarahnya? Inilah 7 Fakta Peristiwa Bandung Lautan Api
id wikipedia

Sekutu dari Inggris dan NICA Belanda pada saat itu membuat sebuah ultimatum kepada masyarakat Bandung yang isinya mereka harus segera meninggalkan kota Bandung karena akan dipakai untuk markas melawan kemerdekaan.

Selaku Komandan Divisi III (atau saat ini bernama Kodam III Siliwangi), A.H Nasution pada saat itu menjadi penggagas untuk meninggalkan kota Bandung, yang pada saat itu kondisi kota Bandung sudah terbakar. Ia juga yang member komando pada saat itu agar warga Bandung segera meninggalkan kota.

4. Dua Pahlawan di Balik Peristiwa Bandung Lautan Api

Sudah Tahu Sejarahnya? Inilah 7 Fakta Peristiwa Bandung Lautan Api
Kapanlagi.com

Mohamad Toha dan Mohamad Ramdan adalah Pahlawan yang menjadi akar dari keberhasilan peristiwa Bandung Lautan Api ini. Menurut berbagai sumber sejarah, bahwa Mohamad Toha adalah sosok yang membawa dinamit untuk meledakkan gudang senjata. Yang pada saat itu gudangs enjata tersebut sedang di jaga oleh tentara Jepang.

Dari kejadian peristiwa Bandung Lautan Api, dua sosok pahlawan ini dan namanya dijadikan nama jalan di kota Bandung. Hal tersebut bertujuan untuk menghormati jasa mereka.



5. Strategi Bumi Hangus Paling Tepat

Sudah Tahu Sejarahnya? Inilah 7 Fakta Peristiwa Bandung Lautan Api
learnsejarah.com

Pada saat itu, operasi Bandung lautan api atau yang disebut juga sebagai operasi bumi hangus merupakan sebuah keputusan yang dianggap sangat tepat. Mengapa? Karena selain untuk mencegah pasukan sekutu untuk menjadikan kota Bandung sebagai markas mereka dalam Perang Kemerdekaan Indonesia, milisi rakyat juga tidak sebanding dengan kekuatan pasukan Sekutu dan NICA yang besar dan kekuatan TRI pun pada masa itu masih lemah.

6. Aksi Lanjutan

Sudah Tahu Sejarahnya? Inilah 7 Fakta Peristiwa Bandung Lautan Api
Kurio

Semangat perjuangan para Tentara Republik Indonesia atau TRI tidak pernah padam, walaupun pada saat itu banyak masyarakat yang menyelamatkan diri setelah kejadian Bandung Lautan Api. Gerakan TRI bersama pasukan milisi rakyat yang melakukan perlawanan dengan cara gerilya dari luar daerah Bandung, merupakan bukti dari semangat juang para Tentara Republik Indonesia.

7. Lahirnya Lagu “Hallo-hallo Bandung

Sudah Tahu Sejarahnya? Inilah 7 Fakta Peristiwa Bandung Lautan Api
Slide Share

Apabila kamu menetahui lagu “Halo-halo Bandung” ini sejak kecil, maka kamu harus tahu bahwa lagu itu diciptakan pasca peristiwa Bandung Lautan Api. Walaupun kita belum mengetahui siapa pencipta lagu tersebut sampai saat ini. 

Itulah 7 Fakta mengenai peristiwa Bandung Lautan Api. Tidak hanya mengetahui saja, sebaiknya kita mengerti tentang peristiwa ini. Seperti yang diungkapkan oleh Presiden pertama Republik Indonesia, yakni Ir. Soekarno; “JAS MERAH” , jangan sekali-kali melupakan sejarah. Karena sejarah merupakan bagian masa lalu dari Negara kita. Semoga para pahlawan yang telah gugur dan mendahului kita diterima di sisi Allah SWT. Aamiin …


Sering Terlupakan! Inilah 5 Monumen yang Terdapat di Kota Bandung

Sering Terlupakan! Inilah 5 Monumen yang Terdapat di Kota Bandung
Detik Travel
www.ujwar.com - Sering Terlupakan! Inilah 5 Monumen yang Terdapat di Kota Bandung - Seperti kota lainnya, di Bandung juga terdapat monumen atau tugu yang didirikan sebagai keindahan kota atau artistik. Bisa juga sebagai pengingat sejarah tentang peristiwa yang pernah terjadi di kota tersebut. 

Seperti halnya di Bandung, berikut ini adalah 5 monumen yang terdapat di kota Bandung, diantaranya :


1. Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat

Sering Terlupakan! Inilah 5 Monumen yang Terdapat di Kota Bandung
infobdg.com

Dikenal  dengan sebutan Monju berbentuk utama bambu runcing, monumen yang di resmikan tahun 1995 juga sering disebut sebagai markas power ranger ini. Monumen yang beralamat di Jalan Dipati Ukur No. 48, Bandung ini belum berfungsi maksimal karena koleksinya masih kurang. Masyarakat mengharapkan monumen ini menjadi dokumentasi tentang perjuangan rakyat Jawa Barat.

2. Monumen Kereta Api

Sering Terlupakan! Inilah 5 Monumen yang Terdapat di Kota Bandung
rmoljabar.com

Terdapat di 2 lokasi, Tugu Kereta Api ini berada di Stasiun Bandung dan Di Kantor Pusat PT KAI. Dulunya, tugu kereta yang berada di stasiun selatan merupakan lokasi berdirinya tugu lentera yang berfungsi sebagai titik triangulasi (titik orientasi pengukuran kota). Tetapi pada tahun 1960-an tugu tersebut dibongkar, dan menggantinya menjadi monumen lokomotif uap TC 10.08, yang masih ada hingga sekarang.

Monumen kereta yang kedua adalah monument yang merupakan kantor pusat PT. Kereta Api Indonesia yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 5. Lokomotif yang dijadikan monumen tersebut merupakan lokomotif uap TD.1002.


3. Monumen Bandung Lautan Api

Sering Terlupakan! Inilah 5 Monumen yang Terdapat di Kota Bandung
Flickr

Untuk mengenang peristiwa Bandung Lautan Api yang terjadi tahun 1946, Monumen Bandung Lautan Api atau yang biasa kita sebut dengan nama BLA yang berada di lapangan tegalega dijadikan tempat untuk memperingati peristiwa tersebut. Monumen yang sudah ada sejak tahun 1981 di Bandung ini memiliki tinggi 45 meter. Ada ritual pawai obor untuk napak tilas peristiwa Bandung Lautan Api ini yang dilakukan setiap malam tanggal 23 Maret dan berpusat di lapangan tegalega dan monumen BLA ini.

4. Monumen Asia Afrika

Sering Terlupakan! Inilah 5 Monumen yang Terdapat di Kota Bandung
TripAdvisor.com

Untuk memperingati peristiwa Konferensi Asia Afrika ini, maka dibuatlah sebuah tugu bernama Tugu Dasasila yang awalnya berlokasi di simpang lima, kemudian lokasinya dipindahkan ke samping Gedung Merdeka ketika  peringatan KAA yang ke- 60 tahun. Setelah Tugu Dasasila dipindahkan, kemudian dibangun Menara Jam Asia Afrika setinggi 15 meter di lokasi lama Tugu Dasasila yaitu di simpang lima, yang di seluruh badan menara tersebut tertulis nama - nama negara peserta Peringatan Konferensi Asia Afrika yang ke-60 yang anggotanya pada saat itu berjumlah 109 negara.


5. Monumen Nol Kilometer Kota Bandung

Sering Terlupakan! Inilah 5 Monumen yang Terdapat di Kota Bandung
Detik Travel

Diresmikan pada tahun 2004, monumen yang berada di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Barat ini dijadikan sebagai penanda titik nol Kota Bandung.

Beberapa orang mengira bahwa monumen ini adalah lokomotif  zaman dahulu karena monumen ini berupa mesin penggilingan kuno atau di Bandung biasa disebut dengan nama setum. 

Sejak kawasan asia afrika dipercantik bergaya eropa lama dalam menyambut peristiwa peringatan 60 tahun KAA, kini monumen nol kilometer ini menjadi salah satu favorit objek selfie warga.

Nah, inilah monumen-monumen di kota Bandung yang sering terlupakan. Dilupakan itu sakit ya? Supaya monumen ini tidak merasa seperti itu, maka setiap kita berkunjung ke kota Bandung, Jangan lupa untuk mengunjungi monumen bersejarah tersebut ya  

Di Bandung juga ada : 9 Foto Studio di Bandung

Sampai jumpa dengan Minid ditulisan selanjutnya. Terima kasih sudah berkunjung.

Kamis, 21 Februari 2019

Review Buku Indonesia: Catatan Sang Murabbi!

Ujwar.com - Review Buku Indonesia: Catatan Sang Murabbi!

Review Buku Indonesia: Catatan Sang Murabbi!
doc. Pribadi



Hallo, kali ini, Ujwar ingin kembali ngobrolin buku baru. Sebenarnya, sudah lama saya ingin mereview novel ini, tetapi karena satu dan lain hal, saya baru bisa menuliskan hal-hal mengenai buku, saat ini. 

Guys, kali ini, saya akan Review Buku berjudul: Catatan Sang Murabbi, karya: Arini Hidajati, terbitan dari Laksana (Diva Press), Desember 2018, yang diperkirakan terus beredar sepanjang 2019 ini, bahkan tahun-tahun selanjutnya. 



Namun, sebelum menjelaskan secara garis besar Catatan Sang Murabbi, aku akan sedikit menjelaskan sinopsis dari buku terebut:


***

Review Buku Indonesia: Catatan Sang Murabbi!
doc. Pribadi

Buku ini bercerita tentang seorang gadis bernama Latifah, yang hidup di pesantren. Setiap santri dewasa di pesantrennya, diharuskan untuk memomong anak yang baru masuk, terutama anak-anak kecil, usia SD. Sebagai seorang gadis yang masih sendiri, Latifah menjelaskan suka duka menjadi seorang Murabbi.

Well, ketika menjadi seorang Murabbi, dia mendapatkan banyak pelajaran sekaligus masalah, dari mulai anak momongannya yang nakal, sering kabur, bahkan sering menangis. Namun, di balik itu, dia mendapatkan sesuatu, yang tidak didapatkan orang-orang pada umumnya. Terutama orang-orang yang tidak mondok seperti dirinya.

Perjalanan itu terus berlanjut. Hal-hal unik, terus ada dalam hari-harinya. Kasih sayang dan cinta tumbuh. Hingga rindu yang selalu mengendap dari awal, tak pernah hilang. Dan hal-hal yang mungkin dirasa tidak mungkin terjadi, terjadi di akhir cerita. 

***

Nggak Spoiler kan? Nggak-lah ya. Hehehe.

Baiklah, pertama-tama, aku ingin mengatakan, bahwa awalnya, kukira Catatan Sang Murabbi adalah novel. Ya, penceritaannya sih mirip novel. Ada narasi, deskripsi, dialog (beberapa), juga unsur-unsur lain. Setelah ditelusuri sampai akhir, ternyata buku ini lebih mirip catatan, recount, atau mungkin Diary. Ya, itu menurutku, tapi nggak tau kalau kata yang lain.

Okey, berikut ini adalah beberapa kelebihan dari buku ‘Catatan Sang Murabbi’:


Review Buku Indonesia: Catatan Sang Murabbi!
doc. Pribadi


1. Bahasa yang Ringan dan Mengalir

Yups, buku ini asyik buat diikuti oleh siapa saja. Sebab bahasa yang digunakan sangat ringan. Ya, untuk sebuah catatan, kukira buku ini cukup menarik. Apalagi di awal Bab sudah disuguhi teka-teki menghilangnya anak momongan dari Latifah (si tokoh aku). Jelas hal ini membuat aku terus membaca.

2. Paragraf Pendek-Pendek

Nyaris di setiap buku terbitan Diva Press yang pernah kubaca, paragraf dan kalimat-kalimat yang disajikan kulihat pendek-pendek. Hal ini membuat pembaca enjoy dalam menelusuri setiap hal menarik dan kalimat yang ada. Keren sih menurutku. Ya, entah ini kebetulan, atau memang sudah menjadi salah satu hal yang ditonjolkan dalam buku-buku terbitan.

Setidaknya, dengan adanya hal tersebut, pembaca nggak akan lelah mengikuti. Kalau dalam satu paragraf kalimatnya banyak, atau bahkan menghabiskan satu halaman penuh, mungkin hal itu akan menjadi kesulitan tersendiri.

3. Pesan Menarik Dari Tokoh Aku

Hal yang terpenting, dari segala hal di buku ini adalah pesan moralnya. Di sini, penulis sepertinya memang ingin menekankan soal rindu (sesuai tagline di judul). Dan hal itu tersampaikan kepadaku. Tentang rindu seorang hamba kepada Tuhannya, rindu anak kepada orangtuanya, juga cinta antar umat manusia. 

Selain soal rindu, aku jelas ikut merasakan bagaimana para santri hidup di pesantren, yang sebenarnya, sulit dibayangkan jika aku (sebagai orang yang belum pernah mondok), ikut mondok. Apakah aku akan mampu menjalani hari-hari sebagai santri? Di mana, pesantren terkenal dengan kedisiplinan dan kemandirian. 



Yaps, setidaknya, setelah membaca buku itu, aku merasakan 3 hal yang kutuliskan di atas. Selebihnya, kuanggap biasa. Kenapa kuanggap biasa? Sebab (entah ini selera atau bagaimana), aku cukup susah menyelesaikan buku ini. Entah diriku memang malas, atau karena faktor lain.

Hem, kukira, hal ini terjadi karena sedikitnya dialog, dan kebanyakan kalimat-kalimat curahan sosok ‘aku’ yang melankolis, yang menurutku agak membosankan. Sorry to say, tapi itu memang apa yang kurasakan ketika baca buku tersebut.

Untuk menyelesaikan buku Catatan Sang Murabbi Karya Kak Arini Hidajati, aku sendiri harus memaksa diri buat baca, sampai akhirnya selesai membaca dalam waktu yang bisa dibilang lama, tidak secepat buku-buku yang pernah kubaca sebelumnya.

Namun, di balik hal yang kurang kusukai tadi, tetap saja buku ini memberikan banyak ilmu dan pelajaran bagiku. Tentang keluarga, tentang mencintai dan menyayangi, tentang perjuangan, juga tentang hal-hal yang berhubungan dengan pesantren. 

Kalau disuruh memberi nilai, kukasih 3 bintang dari 5. Buku ini masih enak untuk diikuti. Apalagi kalau related dengan pembaca itu sendiri, pasti makin mantul.

Okey guys, sekian review buku Indonesia kali ini. Semoga hari-harinya tetap menyenangkan. Selamat membaca buku-buku lain.

Wow! 7 Film Berikut Ini Berlatarkan Kota Bandung

Wow! 7 Film Berikut Ini Berlatarkan Kota Bandung
id wikipedia

www.ujwar.com - Wow! 7 Film Berikut Ini Berlatarkan Kota Bandung - Bandung memang terkenal dengan berbagai macam pesonanya yang menarik juga menakjubkan. Tahukah anda 7 film berikut ini berlatarkann kota Bandung lho! Yuk simak:

1. Perahu Kertas 1

IMDb

Film yang berjudul Perahu Kertas ini merupakan sebuah film yang di adaptasi dari sebuah novel berjudul “Sama” karya Dee Lestari. Film ini mengisahkan tentang pasang surut hubungan antara dua insan manusia yaitu Kugy yang di perankan oleh Maudy Ayunda dan Keenan yang diperankan oleh Adipati Dolken. Kugy merupakan seorang gadis tomboy yang percaya bahwa dirinya adalah agen Dewa Neptunus, ia memliliki ritual unik yaitu selalu menulis curahan hatinya ke dalam selembar kertas yang kemudian dibentuk menjadi perahu untuk selanjutnya dihanyutkan ke air. Film yang satu ini mengambil latar Bandung. 

2. Tarix Jabrix

id wikipedia

Film yang berjudul Tarix Jabrix merupakan film drama komedi romantis yang diluncurkan oleh Rumah Produksi Starvission Plus. Film ini diangkat dari phenomena maraknya geng motor di Bandung yang kerap melakukan kekerasan dalam rekrutmen anggotanya. Film yang satu ini diperankan oleh personel band The Changcuters. 

3. Dilan 1990

kapanlagi.com

Film yang berjudul Dilan 1990 ini mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kalian. Film yang dibintangi oleh Iqbal Ramadhan sebagai Dilan dan Vanesa Priscela sebagai Milea. Milea merupakan anak baru sekolah di Bandung.  Di dalam ini dikisahkan Dilan yang gemar menggombal dan bertemu deengan seorang wanita remaja manis bernama Milea. 

Lokasi syuting film ini berada di Bandung seperti di SMA Negri 20 yang berlokasi di Citarum, Jalan Taman Cibeunying dan Cilaki. 

4. Jomblo

id wikipedia

Film yang berjudul Jomblo merupakan film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan dibintangi oleh Rianti Cartwright, Nadya Shapira, Crishtian Sugiono, Dennnis Adhiswara, Rizky Hanggono, Dan Ringgo agus rahman. Film Jomblo ini bergenre Komedi cinta. Film yang satu ini menceritakan tentang empat cowok yang sedang mencoba mencari makna cinta. Mereka mencoba menyikapi cinta dengan berbagai macam cara melaui sisi pandang keempat cowok ini. Yang menjadi latar dari film ini salah satunya adalah ITB, yang menjadi tempat kuliah mereka. 

5. Heart

kapanlagi.com

Film yang berjudul Heart merupakan sebuah film drama Indonesia yang disutradarai oleh Hanny R Saputra dan dibintangi oleh Nirina Zubir, Acha Septriasa, Irwansyah. Kisah yang diceritakan dalam film Heart ini tentang kisah cinta dua remaja dari kecil sampai dewasa walau situasi tidak memungkinkan karena adanya wanita lain. 

Rachel yang diperankan oleh Nirina zubir merupakan gadis tomboy, enerjik, berpenampilan cuek, dan inisiatif. Rachel hidup sangat bahagia bersama sahabat sejak kecilnya yaitu Farel yang di perankan oleh Irwansyah. Tapi semua berubah seketika, saat Farel bertemu dengan Luna yang diperankan oleh Acha Septriasa. 

Salah satu adegan romantis yang menjadi ingatan paling kuat di dalam film ini adalah adegan romantis dengan latar Bandung, yaitu di perkebunan teh di daerah Bandung dan di Kawah putih. 

6. From Bandung With Love

rattle tattle-wordpress.com

Film yang berjudul From Bandung With Love merupakan sebuah film yang disutradarai oleh Henry Adianto, dan dibintangi oleh Marsha Timothy, Richard Kevin, Dan yang lainnya. Marsha Timothy yang berperan sebagai Vega di Film ini, berperan sebagai seorang mahasiswi yang selain bekerja sebagai penyiar radio dengan nama samara Vey, Vega juga bekerja sebagai Copywriter. 

Hampir semua latar yang diceritakan di film ini, menceritakan setiap sudut dan keramaian pusat kota Bandung. 

7. Boundless love

china.com

Film yang berjudul Boundless Love merupakan film hasil dari kolaborasi antara Indonesia dan Tiongkok. Film Boundless Love bercerita tentang kisah nyata percintaan dua pasangan yang berbeda budaya, agama, serta bahasa. Di film ini salah satunya berlatarkan kota Bandung , menampilkan kisah cinta Chen Chang dan Nova yang menemukan sebuah catatan harian berisi kisah dua sejoli yang latar belakangnya sama seperti mereka di masa lalu. 

Film Boundless Love diperankan oleh actor-aktor terbaik Indonesia seperti Ray Sahetapy, Nungki Kusumastuti, Puteri Ayudya, Otig Pakis. Dan aktor Tiongkoknya Yaitu Shen Hao. 



Itulah 7 film yang berlatarkan kota Bandung, terima kasih telah membaca postingan ini. 


Inilah Pahlawan Jawa Barat yang Namanya Dijadikan Nama Jalan di Bandung

www.ujwar.com - Inilah Pahlawan Jawa Barat yang Namanya Dijadikan Nama Jalan di Bandung - Bandung merupakan kota yang menajdi cikal bakal adanya Negara Indonesia.Banyak para pejuang yang berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia ini lahir dari tatar parahyangan ( Bandung).  Bahkan Ir. Soekarno (bapak proklamator Indonesia) juga seorang pemimpin bangsa yang memulai kiprah pergerakan di Bandung.

Bung Karno adalah nama panggilan dari Ir Sukarno, selama 12 tahun ia pernah tinggal di Bandung. Bahkan ia juga pernah bersekolah di sini dan telah menghasilkan karyanya sebagai arsitektur di Ibu Kota Jawa Barat ini. Banyak sejarah di kota Bandung yang menghiasi kehidupan Bung Karno.

Sesuai dengan aspirasi masyarakat, DPRD, dan lainnya, pada tanggal 10 November 2015 Pemerintah Kota Bandung akan meresmikan Jalan Cikapundung Timur diganti dengan nama Jalan Ir. Soekarno. Penggunaan nama jalan dari nama pahlawan di kota Bandung bukanlah yang pertama kali. Banyak pahlawan nasional yang namanya di jadikan nama jalan di Bandung. Siapakah nama pahlawan tersebut?

Berikut adalah lima nama jalan yang menggunakan nama pahlawan asal Jawa Barat, diantaranya;

1. Jalan Mohammad Toha

Mohammad Toha merupakan seorang komandan dari Barisan Rakyat Indonesia yang lahir di Bandung pada tahun 1927. Pada masa perang kemerdekaan Indonesia, ia bersama pasukannya ikut berjuang dengan mengikuti peristiwa itu. Peristiwa Bandung Lautan Api yang terjadi pada 24 Maret 1946 merupakan salah satu peristiwa yang membuat Mohammad Toha dikenang. Memiliki pintu gerbang tol, Jalan Mohammad Toha Bandung merupakan salah satu alternatif pintu masuk menuju Kota Bandung.

2. Dewi Sartika

Terlahir dari keluarga ningrat sunda di Bandung pada tanggal 4 Desember 1884, Dewi Sartika adalah salah satu pejuang wanita di Indonesia yang dididik dalam sekolah Belanda. Hal ini mengejutkan karena dianggap tidak sesuai adat. Dewi Sartika sudah merintis pendidikan bagi kaum wanita pada tahun 1902. Membaca dan menulis adalah materi yang diajarkan pada waktu itu. Untuk mendobrak keterbelakangan kaum wanita pribumi, Pendidikan merupakan solusinya pada saat itu. Atas jasanya tersebut, maka nama Dewi Sartika diabadikan menjadi salah satu jalan di pusat kota Bandung.

3. Ir. H. Djuanda

Lahir di Tasikmalaya pada tanggal 14 Januari 1911, Ir. R. Djoeanda Kartawidjaja yang biasa kita kenal dengan Djoeanda atau Juanda adalah Perdana Menteri Indonesia terakhir yang dimiliki Indonesia. Sebelum menjadi Perdana Menteri, beliau juga diangkat menjadi Menteri Perhubungan, Menteri Perairan, Menteri Kemakmuran, Keuangan, dan Pertahanan. Salah satu sumbangsihnya adalah Deklarasi Djuanda pada tahun 1957, yang isinya menyatakan bahwa laut Indonesia, termasuk laut sekitarm dan segala kepulauan di dalamnya adalah wilayah kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada Konferensi Meja Bundar (KMB), beliau juga berperan sebagai Ketua Pantia Ekonomi dan Keuangan. Pada Konferensi ini, kedaulatan Indonesia diakui oleh Belanda dengan sejumlah syarat. Oleh karena itu, salah satu orang besar di Indonesia ini namanya dijadikan sebagai nama jalan di Bandung. Nama Jalan tersebut adalah jalan Ir. H. Juanda atau yang kita ketahui sekarang sebagai Jalan Dago.


4. R.E Martadinata

Lahir di Bandung pada tanggal 29 Maret tahun 1921, R.E Martadinata merupakan Panglima Angkatan Laut pada saat peristiwa G. 30. S terjadi. Pada saat itu beliau termasuk pemimpin yang berperan dalam penumpasan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI). Pada tahun 1966 ketika beliau menaiki helicopter, beliau tewas. Karena helikopter yang ditumpanginya menabrak sebuah bukit. Oleh sebab iyu, nama beliau dikenal sebagai nama jalan R.E Martadinata. Yang sekarang dikenal juga dengan nama Jalan Riau. Banyak wisatawan yang menjadikan jalan tersebut sebagai tujuan favorit, karena di sana terdapat banyak factory outlet dan café.

5. Otto Iskandar Dinata

Otto Iskandar Dinata adalah seorang putra Bandung yang lahir di Bojongsoang pada tanggal 31 Maret 1897. Nama tersebut dijadikan nama Jalan di Bandung, yakni Jalan Otista. Otista adalah singkatan dari nama Otto Iskandar Dinata. Beliau menempuh pendidikan di Kweekschool Onderbouw Bandung.Di Banjarnegara beliau juga sempat menjadi guru Hollandsch Inlandsche School (HIS). Kemudian Otto pindah ke Bandung dan mengajar HIS serta perkumpulan Perguruan Rakyat. Surat kabar Tjahaja sempat dipimpin oleh beliau. Bahkan beliau juga sempat menjadi anggota BPUPKI dan PPKI. Otto Iskandar Dinata adalah Mentri pertama Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Nah, itulah nama-nama pahlawan Jawa Barat, yang namanya dijadikan nama jalan di Bandung.

Terima kasih sudah berkunjung, Sampai jumpa ditulisan selanjutnya


Inilah Bangunan-Bangunan Bersejarah di kota Bandung yang Menjadi Saksi Kemerdekaan Indonesia

Inilah Bangunan-Bangunan Bersejarah di kota Bandung yang Menjadi Saksi Kemerdekaan Indonesia
Tripadvisor.com
www.ujwar.com - Inilah Bangunan-Bangunan Bersejarah di kota Bandung yang Menjadi Saksi Kemerdekaan Indonesia - Bandung merupakan kota sejarah yang penuh dengan kenangan. Selain memiliki beberapa destinasi wisata , di kota Bandung juga terdapat banyak bangunan bersejarah yang menjadi saksi kemerdekaan Indonesia.

Seperti  Gedung Sate yang kini menjadi ikon kota Bandung, sampai Benteng Pasir Ipis peninggalan yang menjadi daya tarik. Tentunya, banyak cerita-cerita yang tersimpan dibalik bangunan bersejarah tersebut.

Pada tanggal 24 Maret mendatang akan ada peringatan Bandung Lautan Api, saya rekomendasikan kalian untuk mengunjungi 8 bangunan bersejarah yang ada di kota Bandung. Selain liburan juga akan mengetahui sejarah kota Banudng di masa lalu.

Penasaran apa saja bangunan bersejarah yang terdapat di kota Bandung? Disimak yuk!

1. Benteng Pasir Ipis

Inilah Bangunan-Bangunan Bersejarah di kota Bandung yang Menjadi Saksi Kemerdekaan Indonesia
Rudypraja.wordpress.com

Benteng Pasir Ipis merupakan bangunan peninggalan Pemerintahan Belanda, yang berlokasi di Lembang, Bandung – Jawa Barat. Walau benteng ini belum masuk ke dalam daftar cagar budaya di kota Bandung, tetapi banyak sejarah yang tersimpan dalam bangunan Benteng Pasir Ipis ini. Terutama soal sejarah perjuangan pada masa Kemerdekaan Indonesia. Benteng ini dibangun pada tahun 1981 dengan panjang satu kilometer, yang berfungsi sebagai barikade pertahanan tentara Belanda pada waktu itu.

2. Bidakara Hotel

Inilah Bangunan-Bangunan Bersejarah di kota Bandung yang Menjadi Saksi Kemerdekaan Indonesia
Trivago

Bidakara Hotel adalah Bangunan bergaya art deco yang dijadikan tempat menginap bagi para anggota Konferensi Akbar Asia-Afrika. Nama-nama pemimpin yang beristirahat di sini sebelum mengikuti konferensi yang digelar pada tahun 1955 ini adalah  Ir Soekarno, Ho Chi Minh dan Tito. Sebelum dijadikan tempat bermalam bagi para anggota Konferesnsi Asia-Afrika, dahulunya hotel ini sempat dijadikan barak mewah para prajurit Jepang di masa penjajahan.

3. Museum Merdeka

Inilah Bangunan-Bangunan Bersejarah di kota Bandung yang Menjadi Saksi Kemerdekaan Indonesia
Tripadvisor.com

Tempatnya tidak jauh dari Hotel Bidakara, kamu akan menemukan Gedung Merdeka yang juga merupakan bangunan bersejarah di kota Bandung. Pada tahun 1955, Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika digelar di sana. Bangunan yang dirancang oleh Van Galen Last dan C.P Wolff Schoemaker ini menjadi saksi lahirnya Dasasila Bandung yang berisi tentang pernyataan mengenai dukungan bagi kedamaian dan kerjasama dunia paska rezim kolonialisme. Selain itu, di museum ini juga kamu masih bisa melihat berbagai barang peninggalan konferensi.

4. Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Inilah Bangunan-Bangunan Bersejarah di kota Bandung yang Menjadi Saksi Kemerdekaan Indonesia
ngiring.com

Museum Mandala Wangsit Siliwangi merupakan bangunan bekas markas militer yang menjadi sasaran utama serangan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) pada 1950 yang berlokasi di Jalan Lembong No.38. Serangan tersebut adalah usaha kudeta terhadap Soekarno oleh kroni-kroni Belanda yang pada waktu ini menghilangkan banyak nyawa TNI. Di museum ini terdapat koleksi aneka jenis senjata tradisional, seperti kujang, keris, klewang, dan pedang bambu. Senjata tersebut digunakan untuk menghalau serangan pada masa itu.

5. Gedung Jaarbeurs

Inilah Bangunan-Bangunan Bersejarah di kota Bandung yang Menjadi Saksi Kemerdekaan Indonesia
situsbudaya.id

Dengan adanya gedung ini di sini, kini Pariwisata Bandung berkembang dengan pesat. Gedung Jaarbeurs dibangun pada masa pemerintahan Belanda dan  merupakan tempat di mana pertama kalinya Festival Braga diselenggarakan. Festival Braga merupakan pameran budaya tertua di Bandung yang memperkenalkan banyak sekali kesenian. Sudah 201 kali Festival Braga ini digelar.

6. Goa Belanda dan Jepang

Inilah Bangunan-Bangunan Bersejarah di kota Bandung yang Menjadi Saksi Kemerdekaan Indonesia
ariechicarito.blogspot.com

Goa ini dahulunya merupakan tempat pembantaian tentara pribumi oleh tentara Belanda. Goa Belanda tersebut  digunakan sebagai tempat penyimpanan senjata tentara Belanda pada masa jajahan-nya. Tak heran jika goa ini terasa angker karena dahulunya tempat pembantaian. Kini Gooa Belanda dijadikan sebagai tempat wisata di Dago Pakar. Banyak wisatawan yang berkunjung ke Goa Belanda. Walaupun bisa kapan saja berkunjung ke goa ini, tetapi tetap tidak boleh sembarangan ketika berada di sini. Terutama jangan menyebut kata “Lada”, karena kata tersebut adalah nama sesepuh mereka. Jika kamu menyebut kata tersebut makan penunggu goa tersebut akan marah.

7. Gedung Indonesia Menggugat

Inilah Bangunan-Bangunan Bersejarah di kota Bandung yang Menjadi Saksi Kemerdekaan Indonesia
infobdg.com

Di sinilah, di rumah inilah, 72 tahun yang lalu, Presiden Ir. Soekarno memperjuangkan kemerdekaan Negara Indonesia. Presiden Soekarno membacakan pidato pembelaan untuk tiga rekannya diantaranya; Gatot Mangkupraja, Maskun, dan Supriadinata yang tergabung dalam Perserikatan Nasional Indonesia (PNI) yang dituduh hendak menggulingkan kekuasaan Hindia Belanda. Pidato yang disampaikan oleh Presiden Soekarno tersebut adalah salah satu momen penting dan dianggap penentang kolonialisme di Indonesia.

8. Gedung Sate

Inilah Bangunan-Bangunan Bersejarah di kota Bandung yang Menjadi Saksi Kemerdekaan Indonesia
ayobandung.com

Gedung Sate yang Terletak di jalan Diponegoro No.22 dibangun pada tahun 1920, yang berfungsi sebagai gedung pusat pemerintahan Jawa Barat. Terdapat banyak benda-benda bersejarah peninggalan pemerintahan kota Bandung dan Belanda di Gedung Sate. Di Gedung Sate juga terdapat tulisan “Dalam mempertahankan Gedung Sate terhadap serangan pasukan Gurhaka tanggal 3 Desember 1945, tujuh pemuda gugur dan dikubur pihak musuh di halaman”. Tepatnya tulisan tersebut berada pada sebuah tugu yang ada di Gedung Sate.

Nah, itulah bangunan-bangunan bersejarah di kota Bandung, yang menjadi saksi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selamat berkunjung!

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html