Minggu, 27 Agustus 2017

Minta Buku Gratis Ke Teman? Rendah Sekali Kamu!


Minta Buku Gratis Ke Teman? Rendah Sekali Kamu!
credit: inspirasi.co


Ujwar.com – Bagi seorang penulis, bisa membukukan karyanya itu adalah sebuah kebangaan tersendiri. Sebab, dia sudah berhasil mewujudkan mimpi menjadi penulis yang seperti didambakan dan diimpikan. Menghasilkan buku tersebut bisa dengan berbagai cara. Seperti self Publish, Indie, atau yang sekala besar, mayor.

Baca juga:



Namun, banyak sekali diantara kita yang kadang kesal jika ada yang minta buku.

“Buat aku, garis ya, ya, ya?” 

“Kita kan teman, aku mah gratis deh. Atau kalau bisa, minjem aja bekasmu entar. Gak apa-apa lama juga.”

Dua kalimat di atas adalah kalimat yang saya, atau mungkin kita sering dengar dari teman-teman kita. Saya tanya, kesal gak sih kalau ada orang yang minta buku ke kita?

Ibaratnya, kita ini lagi jualan suatu produk, kemudian tiba-tiba ada yang nyelonong datang, terus minta atas nama pertemanan. Apakah pantas orang tersebut dianggap sebagai teman? Ya, kecuali, si penulis yang dengan sukarela ngasih. Itu mah tidak masalah, haknya.

Perlu saya jelaskan dan luruskan, bahwa meminta buku gratis tak semudah membuat tulisan sekian ratus  lembar, kemudian editing yang lamanya minta ampun, masuk ke ranah penerbitan yang tak sebentar, apalagi indie, ada juga yang berbayar.

Coba kamu bayangkan, perjuangan seseorang hanya dihargai dengan kata “gratis”. Anda waras?

Kemarin saya membaca postingan salah satu penerbit indie, dan saya juga tergelitik untuk membuat tulisan yang temanya sama. Alasannya hanya satu hal, ingin menyuarakan isi hati seorang penulis.

“Lho, dia dipinta gratis gak marah kok.”

“Dia kan baik, suka ngasih!”

Kalau dipinta buku, penulis memang gak marah, tapi sebenarnya, di dalam hati itu mendidih lho. Sebab, kalau seandainya ada yang minta buku gratis ke kita, terus kita marahi, ya, mungkin kita bisa dianggap kejam atau pelit. Makanya, ketika ada yang minta buku gratis, penulis paling bisa senyum atau tertawa getir.

Kawan, daripada meminta buku gratis, lebih baik ngasih selamat, atau kalau tidak, ikut mempromosikan jika benar-benar tidak bisa membeli buku. Bukan mata duitan, bukan pula itung-itungan, tapi yang namanya nerbitin buku itu tidak hanya terbit, tapi juga harus dipasarkan. Kalau seandaianya kita memberikan buku kita ke orang lain, bagaimana keuntungannya? Usaha, pasti akan terus melihat untung dan rugi.

Dan lagi, untuk mendapatkan royalti seharga satu buku, itu perlu menjual beberapa buku. Misal: Harga buku 50 ribu, terus royalti dati buku itu 10 persen buat penulis (5 ribu/ buku terjual).  Nah, kita harus menjual 10 buku dulu, baru kemudian bisa mempunya nroyalti seharga satu buku. Kalau kamu minta gratis, abis dong royalti penulis? Lu kira royalti penulis besar? Kecuali bagi orang yang punya penerbitan indie, mungkin bisa sedikit diatur.

Pernah ngaji gak sih, kata Pak Ustaz pun, tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah. Kalau maunya gratisan doang, ya, berarti anda type orang yang lebih senang ngemis, lebih rendah  dari apa pun.

Pikirkan deh, meskipun ujung-ujungnya kamu dapetin yang gratis, tetapi tetap, kamu ada di bawah orang yang memberi. Ya, gimana sih rasanya dikasih orang? Pasti ngerasa gak bisa berbuat apa-apa. Mending beli, duit sendiri dan usaha sendiri. Punya buku pun bangga dan akan dijaga, karena kita tahu betul bagaimana perjuangan membeli buku tersebut.

Dengan begitu, kamu sudah menghargai teman, pun karyanya. Teman yang baik itu adalah teman yang mampu merasakan apa yang dirasakan penulis. Ketika kamu merasaan sulitnya membuat buku, maka kamu akan mengerti, bagaimana murahannya seseorang jika meminta gratis.

Oke, sampai sini jelas? 

Intinya, jangan sekali-kali minta buku gratis. Kalau mau gratis, coba bikin buku sendiri dan terbitin sendiri. Nah, kamu sudah punya buku dan gak harus minta-minta sama orang. Setuju? Kalau setuju, jangan lupa share. Biar teman-temanmu gak minta gratisan mulu.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Maksa kepada Allah, dan Hasilnya? Mashaa Allah!

Maksa kepada Allah, dan Hasilnya? Mashaa Allah!


Maksa kepada Allah, dan Hasilnya? Mashaa Allah!
credit: adamsains.us


Ujwar.com – Setiap orang, pasti punya suatu impian. Dan ketika impiannya terwujud, tentu saja akan membuat si pemimpi seperti melayang-layang di atas awan. Hehe. Terwujudnya salah satu impian itu telah saya rasakan, tepatnya detik ini.

Baca juga:

Selain berusaha, tentu kita juga harus melibatkan ke-Agungan Allah dengan cara berdoa. Dan memang, berdoa menjadi salah satu penguat, bahkan ampuh ketika kita sudah berjuang. Seperti yang kita ketahui, berjuang tanpa berdoa, itu tandanya sombong, dan berdoa tanpa berusaha, berarti malas. Sebab, ketika kita berdoa tanpa bekerja, tentu cita-cita kita tidak akan pernah terwujud, karena tidak ada aksi yang berarti.

Saya di sini hanya ingin curhat, bahwasannya Allah memang Maha Besar. Segala sesuatu bisa dilakukan-Nya dengan mudah. Kun Fayakun, maka terjadilah.

Awalnya, saya merasa tertarik dengan cerita Wirda Mansyur ketika diundang ke Hitam Putih (Entah tahun berapa, lupa). Yang jelas, dalam wawancara Om Deddy, Wirda menceritakan kehidupan, serta keajaiban yang pernah dia alami.

Waktu itu, Wirda benar-benar ingin leptop, sementara dia tidak bisa meminta begitu saja kepada kedua orangtua. Jelas saja, dia bingung. Namun, suatu hari, sang ayah memberitahu, jika ingin sesuatu, berdoalah.

Wirda selalu berdoa setiap melihat leptop di mall. Dia juga berdoa di kamarnya terus-menerus. Waktu itu, dia meminta leptop dalam seminggu. Dan agak maksa. Pokoknya harus seminggu. Titik.

Dan apa yang terjadi?

Suatu hari, sang ayah membawakan leptop. Bukan dibelikan lho, melainkan diberikan oleh salah satu fans Wirda di luar kota. Pak Ustadz Yusuf Mansyur bilang, bahwa leptop itu hampir ketinggalan di pesawat, namun takdir mneyatakan lain.

Setelah itu, Wirda benar-benar shock. Tidak ada yang tahu kalau Wirda menginginkan leptop. Dia juga tidak memberitahu kedua orangtuanya tentang hal tersebut. Namun dalam waktu seminggu, tidak kurang tidak lebih, leptop itu datang dalam hal yang tak terduga. Wirda pun menangis, lalu benar-benar bersyukur akan kebesaran Allah.

Nah, kawan, cerita itulah yang membuat saya terispirasi untuk ikut seperti Wirda. Maksa sama Allah. Aduh, saya itu kesannya tidak bersyukur banget ya? Selama hidup, saya sudah diberi kenikmatan yang berlipat ganda. Masih maksa?

Terus terang, dalam hati, saya ingin ikut membuktikan, apakah kejadian yang Wirda alami bisa saya alami? Jawabannya. Benar saya alami.

Jadi begini ceirtanya:

Awal 2017, saya bertekad untuk fokus berkarya, terutama novel. Resolusi saya pun pada tahun ini adalah ingin tembus mayor. Tahu kan penerbit mayor? Kalau buku kita berhasil diterima, tentu akan disebar di seluruh toko buku Indonesia. Melihat karya sendiri mejeng di rak buku menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. 

Nah, entah kenapa, saya waktu itu berbicara. “2017, pokoknya naskah saya harus di-ACC, tepatnya di bulan Agustus.”

Kesannya maksa kan?

Ya, saya berbicara seperti itu sambil terus mengingat Allah. Sebab ingin membuktikan sebuah kejadian yang dialami gadis cantik dan berprestasi itu.

Satu bulan, dua bulan, saya mengirimkan naskah novel. Sampai bulan ini, saya masih menunggu empat keputusan. Namun justru, sebuah jalan muncul dari kumpulan cerpen yang ditulis berlima, antara saya, Kak Erby, Kak Baiq, Genta dan Kak Damar. Naskah itu ternyata di-ACC di bulan Agustus. Tepatnya, beberapa hari lalu, tanggal 24 AGustus 2017.

Dan saya?

Melongo! Merasa yakin gak yakin. berasa mimpi. Dan cepat atau lambat, kumpulan cerpen psikopat itu akan segera terbit dan mejeng di rak gramedia (aamiin, jika Allah masih mengizinkan).

Nah, semua itu hasil maksa. Katanya, Allah paling suka sama orang yang selalu berdoa kepada-Nya. Dan saya selalu lakukan itu dengan intens, dengan yakin, serta dibumbui perjuangan. Nulis, nulis dan nulis, lalu kirim.

Allah memberikan jalan melalui Kak Erby, kebetulan, dia itu adalah salah satu penulis Nasional, bahkan penulis Asia yang bukunya sudah banyak terbit. Dia yang awalnya ngajak nulis. Kemudian kami menulis cerita psikopat. Alhasil naskah itu di-ACC oleh Penerbit Scritto Books, dan akan terbit dalam waktu dekat.

Ajaib kan? Aku saja sampai menggeleng-geleng. Kekuasaan Allah itu amat begitu besar. Saya tidak akan lagi meragukan segala hal tentang Raja Semesta Alam.

Hari ini, saya juga kembali memulai usaha-usaha, mimpi baru, kemudian doa yang lebih khusu. Sebab, dengan itu, sesuatu yang mustahil terkabul bisa terjadi kapan pun tanpa diduga. [.]

Kamis, 24 Agustus 2017

Ingin Jadi Penulis Sukses Dengan Instan? Mati Aja Sekalian!

Ingin Jadi Penulis Nasional Dengan Instan? Mati Aja Sekalian!

Ingin Jadi Penulis Nasional Dengan Instan? Mati Aja Sekalian!


Ujwar.com - Menjadi penulis sukses, yang bukunya dikenal, kemudian isi dari buku itu disukai merupakan mimpi setiap orang. Termasuk saya. Salah satu cara agar buku saya bermanfaat bagi orang, ytaitu tersebar di seluruh Indonesia.

Baca juga:

Namun, menjadi seorang penulis nasional tidaklah mudah. Banyak rintangan yang harus dilewati. Ya, namanya juga nasional, kita akan bersaing dengan orang-orang di luar sana. Belum para senior yang sudah terlebih dulu ada di dunia menulis.

Sebenarnya, judul artikel ini ditujukan buat saya sendiri. Sebab, saya pernah ingin menjadi penulis yang dikenal, tetapi secara cepat. Padahal, semua orang yang sekarang sukses itu pasti pernah merasakan pahitnya kehidupan. Dan sekarang, disela saya yang mulai menulis dengan hati, saya juga mulai menyesuaikan diri dan intropeksi diri, bahwa tidak ada hal yang bisa dicapai dengan cara instan. Makanan instan saja harus diolah dulu. Tetap membutuhkan waktu.

Dalam perjuangan, ada yang namanya proses. Ada pula yang namanya sebab akibat. Ketika kita melakukan sesuatu, maka akan mengakibatkan sesuatu terjadi. Disanalah ada proses.

Dulu saya sempat ingin cepat-cepat menjadi seseorang dengan karyanya yang dikenal. Tapi sekarang sadar, bahwa menjadi seseorang yang dikenal bukan hanya dengan apa yang telah kita lakukan, tetapi juga dengan sikap, tempaan yang kita dapat juga waktu.

Mereka yang sudah sukses tentu tidak langsung jleg jadi sukses. Mereka awalnya sama, menawarkan naskah ke sana ke mari, mendapatkan beberapa kali penolakan, melakukan rombak terhadap naskah yang ditulis. Terus, terus dan terus. Sampai waktu itu tiba. Sukses. 

Mungkin, bagi seorang penulis, sukses itu adalah ketika naskahnya bisa diterima mayor, atau ketika cerpennya bisa tembus media cetak. Tentu saja, setelah itu terwujud, ada akibatnya, yaitu naskah kita dikenal oleh orang-orang, dan berharap memberikan manfaat besar.

Bagaimana dengan para penulis wattpad yang selama ini menjadi sorotan? Contohnya Wulan Fadi, atau Erisca Febriani yang novelnya best seller, kemudian diangkat ke layar lebar.

Banyak yang bilang, kalau mereka itu mendadak terkenal. Instan.

Padahal tidak juga. Bahkan kebanyakan penulis wattpad yang sudah memiliki pembaca banyak,  telah bergabung dua sampai enam tahun. Dan itu tidak instan. Setuju? 

Apa kabar penulis wattpad yang baru buat akun beberapa minggu atau bulan yang pengin langsung punya pembaca banyak? Adduh, kalau tujuannya hanya untuk itu, mending gak usah nulis. Hal yang harus diperhatikan pertama kali adalah untuk apa menulis? Jangan sampai, karena banyak penulis yang beken, jadi ikut-ikutan pengin beken. 

Perbaiki dulu niat, tulisan yang acak-acakkan, emosional, juga hal-hal yang berhubungan dengan diri. Sebab, hal itulah yang akan membantu kita untuk bisa enjoy menjalani sesuatu yang kita impikan. Mencintai prosesnya. Hingga waktu itu datang.

Waktu itu, 2014, saya selalu ikut event penerbit indie. Awalnya tidak lolos, lama kelamaan, banyak juga yang lolos. Hingga menghasilkan seabrek sertifikat. Menyesal? Tentu saja tidak. Justru itu awal yang baik. Saya sangat memberikan apresiasi besar bagi para pengada event. Dan untuk tahun sekarang, saya tidak lagi mengikuti event indie, sebab, saya sendiri sudah mulai jadi perintis penerbit indie, kemudian mulai fokus ke mayor. Ya, hal itu berawal dari hal kecil.

Jadi, ketika kamu ingin menjadi sesuatu, mulailah dengan tanpa memikirkan embel-embel “langsung sukses”.  Ada saja yang mungkin langsung sukses, tapi bisa jamin bertahan lama tidak? 

Jadi, masih ingin menjadi penulis nasional dengan instan? Mati Aja Sekalian. Inget, tulisan ini saya sampaikan khususnya kepada diri saya sendiri. Sebagai pengingat, bahwa mencintai proses lebih penting. Adapun kalau kalian ikut terhanyut, atau setuju, saya pastinya akan senang. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa membantu orang lain. Hehehe.

Hayo, mulai berjuang dari sekarang, jangan pengin sukses instan, cintai proses, lakukan perbaikan diri. Dan tunggu waktunya. Proses tidak akan membohongi memang benar. Karena, ketika kita menanam sesuatu, dan mengurusnya dengan penuh cinta dan ketelatenan, maka kita juga akan menuai hal yang memuaskan, ketimbang hasil tanaman orang yang sama sekali tidak diurus dengan maksimal. Semangaaaat!

Minggu, 20 Agustus 2017

10 Cara Membangun Semangat Menulis

10 Cara Membangun Semangat Menulis


10 Cara Membangun Semangat Menulis
credit: pipa-biru.blogspot.com


Ujwar.com – Banyak sekali para penulis yang selalu mengeluh karena tidak memiliki semangat dalam menulis. Mereka kadang tidak tahu, apa penyebab perasaan mereka bisa seperti itu. Banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan semangat menulis menurun, diantaranya kritikan pedas dari pembaca. Seharusnya, kritikan dijadikan sebagai motivasi, bukan hal yang bisa membuat diri down.

Baca juga: 

Berikut 10 tips membangun semangat menulis:

1. Tahu Tujuan

Kadang, ada orang yang tidak tahu tujuan awal menulis. Simpel sih. Seharusnya, penulis tahu, apa tujuan utama. Ketika kita sudah tahu, apa yang akan kita capai dari menulis, secara otomatis, akan terbangun rasa optimis dan semangat. Kenapa bisa? Karena kita tahu betul, bahwa dengan menulis, kita bisa menggapai tujuan awal. Ketika ada yang mencibir pun, kita tetap maju karena memiliki tujuan yang tidak diketahui orang lain. Sudahkah tahu tujuan awal menulis?

2. Jadwalkan Secara Rutin

Menjadwalkan menulis adalah salah satu cara agar kita belajar disiplin. Jadi, ketika ada jadwal, semangat tidak semangat, ya tetap harus semangat. Sebab, ketika sudah ada jadwal rutin, tidak ada kata dilanggar. Kita harus tetap melaksanakan jadwal itu dengan baik. Kalau bisa, kasih hukuman terhadap diri sendiri jika melanggar, kemudian, berikan reward jika berhasil melakukannya.

3. Menjaga Mood

Banyak faktor yang bisa membuat mood jadi buruk. Jagalah mood kita supaya tetap ada di jalur yang positif. Hal ini akan bereffek kepada hal-hal yang berhubungan dengan diri kita. Fisik atau juga batin. Mood yang baik akan memancarkan citra yang baik pula. Menjaga mood bisa bisa dengan cara memanjakan diri. Ngemil misalkan? Atau apalah.

4. Berada di Lingkungan Penulis

Kadang, kita merasa tidak bersemangat lantaran tidak ada lingkungan yang pas dengan hobbi. Saya sendiri merasa terus semangat dalam menulis karena memiliki grup menulis, teman sharing, juga teman becanda. Hal ini yang bisa terus meningkatkan adrenalin. Contoh kecilnya, seseorang berkata sudah menyelesaikan novelnya, biasanya kita juga akan langsung tertantang untuk mengikuti jejak orang tersebut. Ayo, buat lingkungan menulis yang efektif.

5. Membaca Karya Orang Lain

Saya sering tersulut api semangat ketika membaca karya orang secara fisik, terutama penulis nasional yang karyanya sudah best seller. Saya sering membayangkan, suatu saat karya saya akan seperti karya penulis tersebut. Dipegang oleh para pembaca, menghibur, juga menebar manfaat. Saya selalu memiliki harapan dan impian, sehingga terus mencoba bersemangat. Saya pernah down, saya pernah malas, tetapi semua itu kembali dibangun. 

6. Membaca Biografi Penulis Sukses

Nama-nama penulis sukses selalu saya cari, kemudian saya baca kisah perjalanannya dari awal sampai akhir. Semua orang tak pernah jauh dengan proses, maka saya juga memupuk diri untuk terus mencintai perjalanan kehidupan saya. Membaca biografi penulis membuat saya bercermin. Mereka saja mampu dan bisa, kenapa kita tidak?

7. Refreshing

Adakalanya, kita tidak hanya berkutat dengan komputer dan menulis. Milikilah waktu luang untuk merefresh otak kita. Hal ini bisa mengembalikan perasaan yang penat, menjadi perasaan yang lebih baik. Saya sering membuktikan ini. Sebab, otak itu butuh asumsi yang lebih segar selain melihat tulisan-tulisan atau layar putih komputer yang bisa membuat mata sakit, juga otak berat.

8. Berolahraga

Effek olahraga bisa membangun gairah kita. Hal ini berkaitan dengan posisi kita yang kadang down dan tidak bersemangat dalam menulis. Biasanya, olahraga bisa membuat kita lebih fresh dan lebih bugar. Cobalah miliki waktu olahraga, minimal seminggu sekali.

9. Mendengarkan Musik

Cobalah menulis disertai dengan musik yang bisa membuat semangat. Hal ini sangat amat penting. Musik bisa memmacu kita untuk melakukan sesuatu dengan baik. Pilihlah musik yang sesuai dengan keinginan kita. Ketika sedang butuh motivasi, putar musik yang sarat akan dorongan dan agak nge-beat. Biasanya kita akan terbawa suasana.

10. Mendekatkan Diri Kepada Tuhan

Tidak dipungkiri, tip nomor sepuluh ini adalah cara terpenting menurut saya. Sebab, kita tidak akan lepas dari Sang Pencipta. Kegelisahan, kemarahan, ketidakberdayaan, itu bisa dihilangkan dengan terus mendekatkan diri kepada Allah, kemudian membaca Al-Quran secara rutin. Saya selalu teringat akan ucapan salah seorang penulis nasional, katanya: Seseru-serunya menulis novel, jangan pernah melupakan shalat dan baca Al-Quran. Ya, mungkin maksudnya agar kita selalu mendapatkan citra positif dalam diri. Sebab, membaca Al-Quran bisa membuat kita lebih tenang.

Bagaimana, sudahkah melakukan tips di atas? Ayo, bangunlah semangat menulis dengan cara apa pun. Saya yakin, setiap orang memiliki cara masing-masing dalam memupuk rasa semangat. Good luck! Salam literasi.

Sabtu, 19 Agustus 2017

10 Cara Membuat Opening Cerita Fiksi

10 Cara Membuat Opening Cerita Fiksi

10 Cara Membuat Opening Cerita Fiksi
credit: kompasiana.ciom


Ujwar.com - Dalam menulis cerita, tentu saja ada berbagai cara, untuk membuka cerita itu sendiri. Dari mulai yang simpel, yang biasa digunakan, atau yang belum digunakan sama sekali.

Baca juga:

Ada beberapa penulis, terutama pemula yang masih kepusingan menentukan opening dari sebuah cerita (cerpen/novel). Di sini, saya akan sedikit membahas, atau mengingatkan, cara membuat opening dlam menulis sebuah cerita.

1. Deskripsi

Dalam pembukaan sebuah cerita, kita bisa memulainya dengan cara menggambarkan sesuatu. Bisa berupa latar, bisa berupa tokoh utama, tokoh yang diamati, dan lain sebagainya.

Contoh:

Namanya Nina. Dia gadis anggun dengan lesung pipi yang membuatnya semakin manis. Gadis itu berambut panjang, berwajah oval, juga bermata bulat. Tapi, yang membuat orang tertarik tidak hanya terhadap kecantikkannya, tetapi juga sikapnya yang sopan dan baik.

2. Narasi

Dalam menuliskan sebuah opening, bisa juga dengan menggunakan narasi. Narasi berhubungan dengan penjelasan tindakan seseorang, atau suatu hal. 

Contoh: 

Langkahnya menyepat. Matanya lurus ke depan. Dia seperti orang yang tidak beretika, meninggalkan guru dan juga sahabat-sahabatnya begitu saja. Padahal, dia sedang dinasihati. Ah, dasar gadis aneh. Orang-orang sudah tahu banyak, kalau dia seperti bukan manusia.

3. Pertanyaan

Opening sebuah cerita juga bisa dengan menggunakan pertanyaan. Hal ini untuk membangun rasa penasaran kepada pembaca. Dua hal dia atas (Deskripsi dan narasi) juga bisa membuat penasaran. Tergantung cara menuliskan. Namun, opening dengan pertanyaan ini lebih simpel.

Contoh:

Bagaimana bisa, orang tua yang sudah tak bisa apa-apa, terbaring lemah di kasur ditinggalkan sendiri?

4. Perkenalan

Sebenarnya, opening model perkenalan sudah dijelaskan atau dajarkan sejak SD. Hal ini menyebabkan opening dengan bentuk ini dibilang kuno atau terlalu pasaran. Tapi kadang, masih banyak yang menggunakan opening semacam ini. Ya, sebenarnya, bagaimana pun bentuk openingnya, tergantung cara kita menuliskan.

Contoh:

Namaku Lisa. Aku terkenal pendiam, tetapi sebenarnya banyak berbicara kalau sedang sendiri. Aneh memang, tapi itu adalah karakterku. Eh, sebenarnya aku bukan berbicara sendiri, melainkan berbincang dengan teman-temanku di dunia lain.

5. Bunyi-bunyian

Opening model begini juga sudah sering kita lihat di dalam cerpen atau cerita di buku pelajaran SD/SMP. Atau bahkan, bagi penulis pemula, opening dalam tipe ini menjadi favorit. Mengapa? Sebab simpel digunakan.

Contoh:

Kring!

Alarmku berbunyi. Aku langsung terbangun karena kaget. Ini kesekian kalinya aku bangun agak siang. Dan alarm itu, sudah sepuluh kali berbunyi. Baru kali ini juga aku benar-benar sadar, bahwa aku memiliki jadawal kuliah.

6. Lagu

Opening dengan menggunakan lagu juga sangat menarik menurutku. Kamu bisa memasukkan sebuah lagu di awal pembukaan cerita. Tidak usah semuanya, sepenggal dua penggal kalimat pun bisa coba disisipkan.

Kamu bisa memilih lagu yang sesuai dengan ceritamu. Misal: jika ceritamu percintaan, tulislah lagu percintaan. Jika persahabatan, sisipkan contoh lagu persahabatan.

Contoh:

Katakanlah sekarang bahwa kau tak bahagia


Aku punya ragamu, tapi tidak hatimu!

Aku langsung menyetop lagu sebelum bait dalam reff awal selesai. Pedih. Lagu itu sangat cocok dengan kondisiku sekarang. Dia berhubungan denganku, tetapi hatinya hanya untuk orang lain. Dan kehidupanku secara tidak langsung mirip dengan lagu Armada.

7. Puisi/ Syair

Nah, bagi kamu yang multitalent, kamu bisa membuat opening dengan syair atau puisi andalan. Hal ini bisa memberikan effek lembut kepada pembaca. Pembaca akan terbawa suasana dalam isi puisi itu sendiri.

Silakan buat sebait, dua bait puisi, maka masukkan beberapa baris, atau paling banyak, sebait puisi itu di opening ceritamu.

Contoh:

Aku tahu, kamu ada

Aku tahu, kamu melihat

Tapi kamu tahu, aku berharap?


(Maaf kalau puisinya tidak jelas, hanya contoh. Terus terang, saya kurang bisa membuat puisi, hehehe).

8. Quotes

Kamu bisa memasukkan quotes di awal pembukaan ceritamu. Baik  quotes buatan sendiri, atau dari orang-orang terkenal di dunia ini. Memasukan quotes bisa menambahkan kesan tenang, sekaligus semangat bagi si pembaca. Apalagi bukunya berhubungan dengan motivasi atau perjuangan.

Contoh:

“Aku akan hidup layaknya pohon. Dia diterpa angin, tetapi tetap kokoh berdiri.”

9. Al-Quran/ Hadist

Bagi kamu yang biasa menulis religi, kamu juga bisa memasukkan penggalan Hadist atau ayat Al-quran dalam ceritamu. Tentu saja yang berhubungan, atau mendukung langsung terhadap karya yang kamu tulis. Hal ini cukup efektif dalam membangun rasa penasaran. 

10. Dialog

Memulai sebuah cerita dengan langsung ke dialog juga tidak masalah. Justru, pembaca lebih suka to the point daripada bertele-tele, dengan membuat cerita langsung ke dialog. Pembaca akan langsung tahu bagaimana inti dari pembahasan dalam cerita.

Opening menggunakan dialog juga bisa membangun perasaan pembaca, karena dialog ini bisa disebut ungkapan si tokoh secara langsung. 

Contoh:

“Kamu gila?” Minar menatap tajam. “Dia itu adikmu!”

“Aku gak peduli!” sambarnya ketus. “Dia bukan adikku. Dia penghancur hidupku. Gara-gara kehadirannya, aku jadi anak yang tak dibutuhka lagi!”

Bagaimana, apakah masih pusing dalam menentukan sebuah opening? Mungkin, masih ada cara lain untuk membuat opening, tapi, sepuluh cara di atas sedikitnya bisa mencerahkan dan menerangkan. Kalau pun ada, silakan share di kolom komentar ya. Kita sedang sama-sama belajar.

Ayo, bikin pembukaan/opening cerita yang menarik. Buatlah pembacamu jatuh cinta terhadap tulisan yang kamu buat. Good luck!

Selasa, 15 Agustus 2017

10 Cara Merampungkan Tulisan

10 Cara Merampungkan Tulisan

10 Cara Merampungkan Tulisan
credit: rahasiapenulis.com


Ujwar.com - Menyelesaikan sebuah tulisan, memang menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian penulis, terutama penulis novel. Hal ini disebabkan karena novel tidak pendek seperti cerpen, melainkan harus menghabiskan waktu yang lama untuk bisa beres atau rampung.


Baca juga:



Banyak sekali orang yang mengeluh karena tulisan-tulisannya lama sekali beres. Tentu saja, lamanya menulis dikarenakan ada beberapa hal yang membuat waktu menulis mereka tersendat. Atau bahkan, mereka memang selalu merasa malas ketika menuliskannya.

Sekarang, saya akan berbagi tips, supaya tulisan cepat rampung. Berikut catatannya:

1. Niat

Guys, disadari atau tidak, niat itu nomor satu lho. Niatkan dan tekankan di dalam hati, bahwa kita akan menyelesaikan naskah yang akan digarap. Semua berawal dari niat. Ketika niat kita baik, maka akan berujung baik untuk hidup kita.

2. Memiliki Jadwal

Milikilah jadwal yang pas ketika sedang menulis novel. Jadwal ini bisa dilaksanakan setiap harinya. Saya sendiri, memiliki jadwal menulis malam hari. Kebetulan, saya tidak hanya menulis novel, tetapi menulis artikel juga untuk blog. So, lumayan panjang waktunya. Minimal, kita harus memiliki jadwal satu jam sehari untuk bisa menuliskan atau melanjutkan sebuah tulisan, terutama novel atau sebuah non fiksi.

3. Konsisten

Ketika kita memiliki jadwal, tetapi tidak konsisten, buat apa? Tidak ada gunanya selain konsisten. Kita harus menetapkan hati agar bisa menulis setiap harinya. Intinya jangan malas. Menulislah dengan semangat.

4. Nyuri Waktu

Bagi yang bekerja, mungkin menuliskan novel dalam waktu sebentar sangatlah susah. Tetapi, cara ini bisa dilakukan. Kamu bisa menulis disela-sela pekerjaan. Kalau kamu kerja di toko, kemudian sedang sepi, bisa saja kamu buka leptop dan mulai menulis. Intinya, pntar-pintar dalam memilih waktu.

5. Riset yang Sempurna

Maksud Riset yang sempurna di sini adalah: riset besar-besaran. Biasanya, ketika penulis sudah masuk ke dalam konflik di bukunya, mereka kesusahan karena kurang riset. Lebih baik, riset secara langsung jika bisa. Tidak hanya cari informasi dari internet atau youtube

6. Membuat Outline

Beberapa hari lalu, aku update mengenai kegunaan Outline. Outline juga merupakan salah satu hal penting untuk mempercepat penulisan sebuah novel. Hal ini disebabkan oleh hal-hal yang sudah tersusun rapi dalam tulisan tersebut. Sehingga, kita tinggal menuliskan dengan baik.

7. Jaga Mood

Nomer enam ini sangat penting guys. Kadang, kita malas menulis karena mood sedang buruk. Padahal, mood itu tidak boleh menjadi alasan untuk kemudian menjadi kita berhenti menulis. Hal semacam itu menganggu konsentrasi. Usahakan untuk bisa menjaga mood supaya terus baik.

8. Membaca Karya Orang Lain

Sesekali, ketika kita sedang menyusun naskah, cobalah membaca buku karya orang lain, baik yang temanya sama, atau yang berbeda. Yang saya rasakan, membaca karya orang lain itu membuat kita justru semakin semangat untuk melanjutkan cerita kita karena iri dengan buku orang yang sudah jadi.

Motivasi semacam itu sangatlah dibutuhkan. Bukan hanya motivasi Intrapersonal saja, ekstrapersonal pun sangat dibutuhkan. Contohnya motivasi dari penulis lain, atau karya-karya hasil dari penulis lain.

9. Fokus

Kadang, manusia itu selalu jatuh cinta dengan rumput tetangga. Eh, tapi kalau ini dengan rumput sendiri, tapi rumput di kebun lain. Hehe. Artinya, seseorang kadang tidak fokus dengan satu naskah yang digarap. Selesaikan satu-satu, baru kemudian menyelesaikan yang lain. Jangan sampai, hal semacam itu menghambat proses kerja. 

10. Reward

Cobalah untuk professional. Berikan diri sendiri deadline. Jika melewatinya, maka harus diberi hukuman. Kalau selesai tepat waktu, berikan hadiah. Simpel sebenarnya untuk membuat hati senang. Istilahnya, kita menantang diri sendiri yang telah berprestasi dan berhasil memberikan jawaban. Hal ini akan menjadikan diri kita lebih semangat dan tertantang. Coba saja.

Hal-hal di atas mungkin sudah ada yang dilakukan oleh para penulis, termasuk kamu. Tetapi, mungkin juga satu diantranya masih belum terpikirkan. So, mulailah untuk lebih giat dari sekarang. Impianmu untuk memiliki buku sendiri akan terwujud setelah melakukan 10 tips di atas. Selamat menulis. 

Senin, 14 Agustus 2017

10 Cara Tampil Percaya Diri

10 Cara Tampil Percaya Diri

10 Cara Tampil Percaya Diri
credit: terapiotak.com



Ujwar.com- Percaya diri menjadi modal utama untuk bisa melakukan sesuatu dengan baik. Sukses tidaknya seseorang memengaruhi orang yang mendengarkan, salah satunya dilihat dari cara penyampaian orang tersebut. Apakah percaya diri? Apakah meyakinkan? Atau tidak?

Ada sebagian orang yang bisa tampil sangat percaya diri, dengan pembawaannya yang pintar berbicara dan berbakat menjadi pengajak atau penghipnotis, tetapi, ada pula orang yang susah payah membangun rasa percaya diri dalam dirinya. Tentu saja, hal tersebut menjadi masalah pelik bagi sebagian orang.

Baca juga:

Berikut ini, saya akan membahas beberapa cara untuk bisa tampil percaya diri di hadapan audience, mitra, atau rekan kerjamu. 

1. Memahami Materi

Ketika ingin bisa tampil maksimal, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah memahami apa yang akan kamu sampaikan. Pelajari sampai ke hal terkecil kalau bisa. Mengapa perlu? Sebab, kadang rasa tidak percaya diri atau gerogi hadir karena kita tak mengerti, atau kurang faham dengan materi yang akan disampaikan. Jika seseorang tau betul materi yang harus dibicarakan, biasanya mereka akan lebih santai, ketimbang dengan orang tidak memahami materi sama sekali. 

2. Membiasakan Tampil

Kadang kala, ada seseorang yang cerdas, yang tau apa pun, yang mengerti mengenai hal-hal yang akan dia sampaikan, tetapi tidak terbiasa tampil, sehingga membuat penampilannya kacau. Hal semacam ini disebut sebagai jam terbang. Seberapa sering kita tampil di hadapan orang? Nah, usahakan untuk membiasakan tampil dalam keadaan apa pun. lawan rasa malu dalam diri.

3. Latihan Secara Continue

Latihan secara berkala dan terus-menerus sangatlah perlu. Berhadapan dengan orang lain merupakan sebuah skill, bukan lagi soal ilmu pengetahuan. Latihanlah dengan cara apa pun. Misal: kamu berbicara di depan cermin. Menampilkan gestur dan mimik yang sesuai, kemudian bisa dibawakan ketika kamu tampil. Terlihat gila memang, tetapi latihan di depan cermin terbilang ampuh. Saya sering latihan berpidato di depan cermin.

4. Ikut Pelatihan Publick Speaking

Nah, banyak sekali orang yang memilih ikut pelatihan, atau pula ada yang sengaja sekolah di bidang ini. Ketika kamu memiliki lingkungan tersendiri, berbicara di hadapan umum akan terasa hal yang biasa. Sebab, ada orang-orang yang mendukung. Ada mentor, dosen, atau guru yang membimbing kamu. How to speak well. Di sana, kamu akan diajari rahasia-rahasia yang tidak didapatkan ketika belajar otodidak.

5. Belajar Dari Buku Publick Speaking

Jika belum ada waktu untuk mengikuti pelatihan, maka kamu bisa mencoba untuk membaca buku-buku yang berhubungan dengan publick speaking. Banyak sekali buku yang berhubungan dengan materi ini. Kamu bisa coba cari di toko buku terdekat.

6. Belajar Dari Youtube

Banyak sekali tutorial atau cara tampil di hadapan orang di youtube. Kamu bisa mencoba membuka situs tersebut, kemudian cari cara-caranya. Apa yang kamu lakukan bisa menambah wawasan yang cukup karena kamu bisa melihat secara langsung orang yang memberikan intruksi lewat layar komputer 

7. Pemanasan Jika Ingin Tampil

Jangan membiasakan diam beberapa jam sebelum tampil. Cobalah untuk bergerak, melakukan pemanasan dengan gerakan-gerakan kecil, atau kembali membuka materi yang akan disampaikan. Rasa percaya diri turun, kadang karena gairah kamu belum muncul. Ketika badanmu sudah mulai panas, maka semangat pun akan meningkat. Bisa dicoba.

8. Berpenampilan Menarik

Pernah kepikiran penampilan sendiri ketika berada di suatu panggung? Nah, hal tersebut yang kadang menganggu. Kita telanjur fokus terhadap satu hal. Cuek saja seharusnya. Kalau kamu ingin tampil lebih fokus, cobalah berpenampilan dengan baik dari rumah. Gunakan pakaian yang menurutmu menarik. Sehingga ketika di atas panggung, atau di hadapan audiense, tidak ada lagi yang kamu pikirkan selain fokus dengan apa yang akan disampaikan.

9. Jangan Pikirkan Kata-kata Orang

Kadang, yang membuat down itu adalah komentar atau perkataan orang pada penampilan sebelumnya. Sehingga, ketika kamu akan tampil lagi, ada sebuah rasa yang membuat kamu kecil. Padahal, hal yang harus kita lakukan sebenarnya hanya diam, tanpa memikirkan ucapan mereka. Jika ucapan mereka membangun, terima, kemudian perbaiki. Jika tidak begitu penting, jangan terlalu dipikirkan. Kita tidak bisa membekam mulut semua orang dalam kehidupan kita, yang ada, kita hanya bisa menutup telinga kita, kemudian dengarkan hal-hal yang lebih penting. Setuju?

10. Menepati Janji

Menepati Janji? Maksudnya?

Apa hubungannya nemepati janji dengan rasa percaya diri? Oke, pertama-tama, terima kasih banyak untuk Bapak Maria Teguh, karena berkat videonya-lah, saya mengetahui arti percaya diri sebenarnya.

Menurut beliau, percaya diri sebenarnya adalah mampu menepati janji yang kita ucapkan dengan baik. Sehingga, kita akan selalu tampil percaya terhadap diri, karena kita tidak pernah membohongi diri sendiri.

Sampai sini sudah jelas? 

Intinya, rasa percaya diri akan muncul, jika pribadi kita sudah baik. Misal: ketika kita berkata akan melakukan sesuatu, kita melakukannya. Hal tersebut merupakan bukti bahwa kita tengah memupuk rasa percaya. Kalau kita sering bohong, bagaimana mau percaya? Meski itu kepada diri sendiri. 

Nah, itulah 10 cara tampil percaya diri dalam situasi apa pun. Untuk penutup, saya hanya ingin berkata: tetap berjuang. Sebab, saya merasakan sendiri, membangun rasa percaya diri itu adalah hal yang amat sulit. Terutama berhubungan dengan intra personal kita. Rasa rendah diri kadang selalu menyelimuti hati kita. Maka, hilangkanlah perasaan-perasaan negatif itu. Good luck!

Minggu, 13 Agustus 2017

10 Cara Menemukan Ide Menulis

10 Cara Menemukan Ide Menulis

10 Cara Menemukan Ide Menulis
credit. mjoni.com


Ujwar.com

Untuk membuat sebuah tulisan, yang pertama harus dilakukan adalah memiliki sebuah ide, untuk kemudian dikembangkan dan dijadikan menjadi tulisan utuh. 

Namun kadang-kadang, banyak sekali para penulis yang berkata bahwa mereka sangat susah menemukan ide menulis. Mereka hanya akan mulai menulis ketika ada ide muncul. Padahal sebenarnya, ide itu dicari, bukan ditunggu.


Baca juga: 

Nah, saya akan menulis beberapa cara agar kita mudah mendapatkan ide. Berikut cara-cara yang saya maksud:

1. Membaca Karya Penulis Lain

Hal yang pertama saya rekomendasikan adalah membaca. Dengan membaca, wawasan kita akan menjadi lebih luas. Biasanya, saya membaca novel penulis lain, hingga menemukan ide yang membuat saya terinspirasi. Bukan plagiat, tetapi kadang ide hebat muncul ketika telah membaca suatu bacaan.

Untuk menemukan sebuah ide selain membaca novel, kita bisa membaca berbagai buku, dari mulai politik, agama, hukum, sosial, dan lain-lain. Hal ini akan menumbuhkan rasa ingin tahu yang besar, hingga ingin membuat sebuah tulisan yang mungkin serupa dengan bacaan sebelumnya, bahkan lebih hebat dari buku sebelumnya. Buku-buku semacam itu bisa dijadikan rujukan atau sumber dalam masalah yang akan kamu buat di cerita kamu.

2. Mengamati Sekitar

Saya sering mendapatkan ide dengan cara mengamati sebuah kejadian. Misal: saya melihat seorang nenek yang diharuskan meminta-minta di pinggir jalan setiap pagi, maka tidak menutup kemungkinan, kejadian itu bisa dijadikan sebagai sebuah cerpen. Menurut saya, apa pun kejadiannya, bisa dijadikan sebagai sebuah tulisan, atau cerita fiksi. Saya sendiri sering menulis pengalaman-pengalaman yang pernah saya alami, apalagi yang lucu. Mengamati bisa menjadi sumber ide yang keren.

3. Melakukan Suatu Hal

Hal ini adalah pengalaman paling berharga. Ketika kita pernah melakukan sesutu, menjadi sesuatu, atau, mencoba menjadi sesuatu, pasti ada pengalaman tertentu yang bisa diambil, sehingga bisa dijadikan ide baru. Hal ini yang sering terjadi. Waktu itu saya pernah di-bully, maka saya berhasil membuat sebuah cerita tentang bullying. Hal yang pernah kita alami biasanya lebih ngena ketimbang yang tidak.

4. Mencari Informasi di Internet

Ketika kita tidak bisa melakukan pengamatan, atau melakukan sesuatu secara langsung, ide bisa di dapat dari internet. Jika kita seorang penulis artikel, kamu bisa berselancar di internet, artikel apa yang sedang tren. Kamu bisa ikut membuat tulisan semacam itu, tetapi versi kamu. 

5. Mendengarkan Musik

Saya sering mendapatkan ide dari lagu yang saya dengarkan. Percaya atau tidak, ketika kita ikut terhanyut dalam sebuah lagu, ada sesuatu yang merambat melalui otak. Misal: ketika kita mendengarkan lagu yang berhubungan dengan perselingkuhan, tanpa disadari, kita sadar, bahwa kita harus menghindari perselingkuhan itu. Secara otomatis, kita sudah memiliki masalah dan cara penyelesaiannya.

Banyak sekali penulis yang juga terinspirasi dari sebuah lagu. Bahkan untuk membuat ide itu lancar, kadang ada penulis yang sengaja menulis sambil mendengar lagu secara terus-menerus. Seru kan? Kamu pernah mendapatkan ide dari sebuah lagu?

6. Menonton film

Saya salah seorang manusia penyuka film. Apalagi, film yang diadaptasi dari novel. Seru saja untuk disimak, sebab, dari film juga, kita bisa mendapatkan inspirasi dalam menulis. Hal ini terjadi karena film memberikan kontak langsung secara audio-visual. Suaranya terdengar, wajah atau segala halnya terlihat oleh mata.

So, cobalah sesekali untuk menonton film. Hal ini bisa memberikan ide yang bagus, juga semangat menulis yang tinggi. Saya sendiri kadang suka berpikir: saya akan menulis sebuah cerita yang lebih hebat dari film tersebut.

7. Pengalaman Teman

Kalau ada teman yang curhat tentang masalah hidupnya, kadang bisa dijadikan ide dalam menulis juga lho. Apalagi, ceritanya itu menginspirasi. Kita bisa saja menuliskan kembali cerita teman di dalam sebuah buku. Banyak sekali orang yang terinspirasi karena kehadiran teman.

8. Menghayal

Menghayal adalah cara yang paling simpel, sebab, saya sering melakukannya. Tidak perlu jalan-jalan, tidak perlu mengeluarkan biaya, tinggal mikir dengan menggunakan imajinasi, kadang ide bisa di depat. Hayalan memang bagus untuk pengembangan sebuah tulisan.

9. Liburan

Sebenarnya, liburan ini lebih kepada membuat otak fresh. Kamu pernah stuck ketika menulis? Bisa saja otakmu sedang tidak berdaya karena terlalu sering dibuat mikir. Padahal seharusnya, sesekali kita memanjakan diri. Biasanya, setelah otak kembali segar, ide itu akan muncul satu-persatu.

10. Melihat Satu Kata atau Satu kalimat

Kalau dalam lomba menulis, secara otomatis, ada tema. Maka biasanya, saya melihat tema itu lekat-lekat, kemudian mengkombinasikan dengan imajinasi. Dalam waktu tak lebih dari lima menit, biasanya saya sudah mendapatkan ide dasar dari cerita yang akan ditulis, berdasarkan tema yang ada.

Lakukanlah peluang itu. Jangan sampai, belum apa-apa sudah menyerah karena temanya sulit. Justru pikirkan terlebih dahulu. Siapa tahu ada ilham yang tiba-tiba datang kepadamu. Dan itu menyeyangkan.

Kalau belum terbiasa, tantang dirimu untuk membuat ide semacam itu. Contohnya, kamu ditantang untuk membuat satu paragraph dari 1 kata. Begitu terus menerus, sampai idenya terkumpul.

Nah, itu dia 10 cara untuk mendapatkan atau mengundang ide. Mungkin, kamu punya cara tersendiri untuk mendapatkan ide, entah dengan cara bermeditasi, tidur, melihat bulan, misal, atau melihat si doi. Hehe. Pokoknya, setiap orang punya cara terendiri. Namun, bila tak kunjung menemukan ide, kamu bisa coba salah satu cara di atas. Good luck! 

Sabtu, 12 Agustus 2017

6 Kegunaan Outline Sebelum Menulis Novel

6 Kegunaan Outline Sebelum Menulis Novel

credit: thoughtco.com


Ujwar.com

Akhir-akhir ini, banyak sekali penulis yang bertanya, bagaimana caranya agar cepat memiliki novel dan tidak males. Mereka banyak mandeg di ide. Ketika menulis baru beberapa halaman, cenderung untuk membuat tulisan baru karena tulisan awal dirasa tidak menarik.

Baca juga:

Nah, hal semacam itu aku kaitkan dengan outline. Faktanya, aku sendiri berhasil menulis novel dalam waktu1-2 bulan saja. Dan itu? Itu berkat outline.

Apa yang dimaksud outline?

Oke, ini menurut bahasaku sendiri saja ya. Bahwa outline itu adalah catatan, atau garis besar sebuah cerita, terutama novel yang akan kita buat. Kita menuliskan kejadian yang akan terjadi tiap bab di buku. Kita juga bisa menuliskan secara rinci perwatakkan tokoh, juga fisiknya. 

Outline sendiri memudahkan penulis untuk bisa konsisten dalam menulis. Seorang penulis sudah memiliki pegangan karena sebelumnya menulis outline terlebih dahulu.

Nah, berikut ini, saya tuliskan kegunaan outline sebelum menulis novel.

1. Membuat Novel Tersusun

Hal pertama yang bisa ditangkap dari pembuatan novel adalah tersusun. Mengapa? Dari awal, kita sudah bisa menuliskan, kejadian apa, masalah apa, siapa tokohnya, kemudian penyelesaiannya di dalam outline. Hal ini membuat cerita gampang terorganisir. Sehingga, kita tinggal menuliskan hal yang kita sudah catat.

2. Mempermudah Pengerjaan

Menurut saya, salah satu sebab orang mandeg dalam menuliis novel adalah lupa, mau di bawa ke mana, cerita yang sempat dia tulis. Nah, dengan adanya Outline, kita bisa lebih mudah untuk tetap fokus terhadap cerita yang kita garap.

3. Menghindari Lupa

Banyak sekali orang yang memiliki ide menulis, tapi kemudian lupa terhadap ide yang akan dituliskannya. Salah satu cara agar tidak lupa adalah dengan membuat kerangka tulisan, atau outline itu sendiri. Ketika lupa, maka tinggal buka kembali outline yang kita buat.

4. Memperkuat Karakter

Ya, dengan outline, saya bisa mendeskripsikan sifat dan juga fisik tokoh secara mudah. Saya bisanya menuliskan segala hal seperti sifat, keunikan, hobbi, juga fisik yang kadang kala selalu dilupakan oleh para penulis pemula, termasuk saya. Padahal, karakter itu sangatlah penting.

5. Mempercepat Pengerjaan

Ketika kita membuat outline, sebenarnya kita sudah membuat naskah kita secara garis besar. Tinggal kita menuliskannya dengan lebih detail di komputer kita. Saya sendiri, bisanya menulis satu bab satu hari. Sehingga bisa menyelesaikan novel dalam kurun waktu satu bulan, atau kalau babnya banyak, bisa sampai dua bulan. Hal ini mempermudah kamu untuk maju ke tahap editing. Karena menulis cepat, maka tidak akan menghabiskan terlalu banyak waktu.

6. Memperjelas Alur dan Plot

Alur dan plot sangatlah penting. Dengan garis besar yang kita tulis, maka kita sudah bisa menentukan, akan dibawa ke mana cerita itu. Bagaimana alur dan juga plotnya. Kadang, ada alur yang bolong, yang tidak masuk akal. Kadang, ada plot yang bikin pembaca mengerutkan dahi. Nah, dengan garis besar yang sudah kita tulis, maka kita juga bisa lebih gampang mencari lubang kesalahan dalam penentuan alur atau plot.

Nah, itu dia 6 kegunaan Outline. Kenapa saya menuliskan itu? Karena masih banyak orang yang tidak tahu. Memang sih, menggunakan outline atau tidak, itu hak setiap orang. Kadang, ada yang lebih nyaman menulis langsung tanpa outline. Tapi, bagaimana bagi yang sering mandeg atau stuck ketika menulis novel? Nah, Outline ini bisa menjadi salah satu solusi yang bisa dicoba. Good luck!

Jumat, 11 Agustus 2017

15 Cara Populer di Wattpad

15 Cara Populer di Wattpad


15 Cara Populer di Wattpad
credit: techcrunch.com



Ujwar.com

Wattpad menjadi salah satu media yang saat ini sangat populer di kalangan penulis Indonesia. Baik yang sudah senior atau pun yang masih baru. Aplikasi ini menjadi tempat belajar dan berkarya. Sehingga, banyak sekali penulis-penulis wattpad yang menjadi terkenal berkat karya yang fenomenal.

Tidak dipungkiri, saat ini, banyak sekali orang yang menulis di dunia orange. Selain untuk membiasakan bakat menulis, tentu saja supaya karyanya banyak dibaca orang. Dan bonusnya, mungkin bisa jadi populer karena tulisan tersebut.


Baca juga: 


Banyak sekali orang yang menginginkan tulisannya bisa mejeng di wattpad, kemudian dibaca banyak orang, finalnya, penulis atau karyanya bisa dikenal para pembaca, alias terkenal. Apalagi, sekarang penerbit berbondong-bondong mencari suatu naskah yang sudah memiliki banyak pembaca. Salah satunya dengan mengincar naskah-naskah yang dari wattpad.  Siapa yang tidak mau menjadi penulis terkenal?

Nah, berdasarkan hasil mengamati, melakukan survey, juga mencobanya sendiri, saya ingin membagikan 15 cara agar tulisan kita populer di wattpad. Mungkin, untuk mencapai suatu kesuksesan itu tidaklah instan, tetapi, dengan melakukan cara-cara ini, cepat atau lambat, kamu bisa menjadi salah satu bagian orang sukses itu.

Berikut 15 cara populer di wattpad:

1. Keunikan Tulisan

Ingat, pertama-tama, sebelum memikirkan hal lain, persiapkan tulisan yang akan kamu share di wattpad. Persiapkan tulisan yang bisa menarik perhatian orang banyak alias unik. Banyak sekali penulis wattpad yang mengaku tulisannya sepi pembaca. Bisa saja, tulisanmu belum cukup menarik perhatian orang lain. Ya, namanya juga pembaca. Mereka itu layaknya raja. Maka kita harus mempersiapkan layanan terbaik. Toh, ketika pembaca puas, kita juga akan ikut puas dan mendapatkan effek baiknya.

2. Siapkan Judul yang Unik

Beberapa kali berkeliling di wattpad, saya menemukan beberapa fakta, bahwa  banyak sekali tulisan yang membuat judul semacam perbandingan. Misal: Cupu VS Populer, Nerd VS Smart, dll. Atau pula judul yang berhubungan dengan CEO, ketua OSIS,  kapten basket, dan hal-hal lain.

Nah, tugasmu adalah mencari judul yang bisa menarik perhatian calon pembacamu. Sebenarnya yang ini tergantung selera sih, tapi ya, kalau kita sudah berjuang dengan baik untuk mencari suatu judul yang dianggap menarik, inshaa allah, pasti juga bisa menarik perhatian orang lain.

3. Siapkan Sinopsis/ Blurb yang Membuat Penasaran

Ketika akan share tulisan di wattpad, kamu harus menyiapkan blurb, atau kalau di wattpad yaitu bagian keterangan tulisan. Buatlah keterangan tulisan sebaik dan semenarik mungkin. 

4. Siapkan Cover 

Ini juga menjadi hal menarik sebelum tulisanmu benar-benar di-publish. Orang akan melihat cover juga ketika naskahmu nongol di halaman berita wattpad. Ya, kamu bisa membuat cover sendiri, bisa juga dengan menggunakan jasa desain cover. Yang terpenting, cover itu bisa menarik perhatian.

5. Pasang Hastag yang Cocok

Memasang hastag yang benar dan tepat juga bisa membuat tulisanmu gampang ditemukan. Contoh kecilnya, misal kamu ingin mengapload cerita remaja, maka, cobalah untuk memasukkan hastag #REMAJA #TENFICTION #POPULER atau hastag lainnya. Saya kurang tahu hastag apa yang populer, tetapi, kamu bisa coba masukan hastag yang dikira banyak dicari. Kamu juga bisa menanyakannya secara langsung ke pengguna wattpad yang telah lebih dulu terjun, atau bahkan telah lama sukses.

6. Promosi

Lima hal di atas merupakan sebuah tindakan sebelum naskah di-publish. Maka, setelah naskah dipublish, giliran kamu mempromosikan tulisanmu. Banyak cara untuk mempromosikan. Bisa lewat media sosial, misal fb, atau pula secara personal. Namun, jangan memaksakan kehendak dengan cara promosi di dinding penulis atau pengguna wattpad lain. Ya, kadang banyak yang tidak berkenan. Kita yang promosi malah dicuekkin. Dari pada sakit hati?

7. Bersosial

Ketika kamu sudah memiliki cerita di akun wattpad, secara otomatis, kamu juga harus mulai terbiasa untuk berkenalan dan bersosial di media tersebut. Bangunlah rasa kepercayaan pengguna lain, bahwa kamu ada di wattpad. Bahwa kamu juga pengguna wattpad. Kadang kala, cerita kita tidak populer itu karena tidak banyak orang yang mengenal kita. Mulailah berkenalan satu sama lain.

8. Bangun Brand Image

Brand image ini sangat penting guys. Kamu harus membangun sikap dengan baik. Sikap adalah hal utama untuk membuat kamu sukses di mana pun kamu berada. Jika sikapmu kurang baik, tentu akan berdampak buruk, dan sebaliknya, jika sikapmu baik dengan image yang tinggi, maka akan baik pula.

Ingat. Bukan jadi penjilat ya. Sikap ini harus dibangun secara alami. Niatkan sebagai sebuah keharusan yang harus anda miliki. Disadari atau tidak, justru media sosial berpengaruh dari sikap kita sendiri.

9. Berkunjung ke Tulisan Orang Lain

Salah satu cara efektif agar tulisanmu di kenal, kamu juga harus berusaha menghargai orang-orang yang sama menulis dengan cara ikut membaca atau berkunjung ke postingan mereka. Berikan vote jika ceritanya menarik. Berikan komentar, atau masukan jika itu diperlukan. Ketika kamu mulai respect, pengguna lain pun akan ikut perhatian kepadamu dengan berkunjung balik ke ceritamu.

10. Karakter

Ini sangat penting. Karakter diri di dunia apa pun amat sangat dibutuhkan. Buatlah tulisan yang berbeda dengan orang lain. Atau, tunjukkan keunikanmu sebagai penulis. Orang-orang yang berbeda justru akan menjadi orang-orang yang dicari. Hal ini akan membuat tulisanmu juga gampang dikenal.

11. Konsisten

Konsisten berhubungan dengan skala kamu meng-update cerita. Buatlah jadwal sehingga tulisanmu tersusun. Kapan harus di-upate, kapan harus menulis. Saya sendiri, dulu sering tidak konsisten dalam menulis maupun share tulisan itu. Kadang, saya menulis, kemudian sebulan selanjutnya, baru diupdate lagi. padahal, pembaca lebih suka mmebaca cerita yang memiliki jadwal update.

Usahakan untuk tidak terlalu lama. Misal dua kali seminggu. Atau maksimal seminggu sekali. Hal ini memperkecil pembaca untuk melupakan naskah kita. Biasanya, mereka akan menunggu sesuai jadwal yang telah ditentukan.

12. Gabung di Komunitas Menulis 

Bergabung dalam komunitas menulis di wattpad juga bermanfaat. Tulisan kita bisa dibaca oleh anggota lain. Kita juga bisa saling ngasih masukan dengan sesama anggota. Banyak sekali komunitas yang bertebaran. Tinggal pilih, komunitas mana yang cocok untuk kita.

13. Update Cerita di Waktu Tepat

Hal ini juga bisa membantu kamu untuk memperkenalkan tulisan. Update-lah cerita di saat orang-orang sedang bermain di wattpad. Bisanya kapan? Siang, malam, sore, atau kapan? Kamu pasti tahu, kapan pengguna wattpad sedang rame.

14. Bangun Komunikasi

Selain berkenalan dengan pengguna wattpad, bangun juga komunikasi yang intens. Apalagi kepada orang yang sering mengomentari tulisan kita. Balaslah komentar-komentar mereka. Hal ini akan membuat mereke betah baca, dan ketagihan dengan cerita kita.

15. Sabar

Dan ini trik yang terakhir. Banyak orang yang ingin sukses secara instan. Padahal, orang-orang yang sekarang populer karena tulisannya di wattpad sudah memiliki jam terbang yang tinggi. Mereka biasanya sudah lebih dulu ada di wattpad. Kita yang baru satu minggu ada di wattpad sudah langsung ingin memiliki pembaca banyak? Hah, itumah stres. Gak ada yang bisa menghasilkan pembaca yang instan. Butuh proses supaya mereka mengenal tulisan kita.

Sabar, sabar dan sabar. Niatkan dengan baik tujuan kita di wattpad. Jangan hanya soal populer, atau memiliki banyak pembaca. Tetapi juga seberapa besar tulisan kita menebar manfaat. Setuju?

Kamis, 10 Agustus 2017

15 Cara Efektif Belajar Bahasa Inggris

15 Cara Efektif Belajar Bahasa Inggris

15 Cara Efektif Belajar Bahasa Inggris
credit: terjemahinggrisindonesia.com



Ujwar.com

Entah kenapa, saat ini Ujwar sedang ingin berbagi tips. Bukan karena saya sudah mahir berbahasa inggris, tetapi karena saya merasa tahu betul, bahwa banyak sekali di dunia ini yang membutuhkan tips belajar berbahasa. Apalagi bahasa inggris. Kalau bisa bahasa inggris, seenggaknya kita bisa say hello ke orang bule yang mungkin suatu saat lewat rumah, atau kalau enggak, kepada bule yang akan jadi pasangan hidup kita. Huhuy. 


Baca juga:


Perlu diketahui, saya itu adalah mahasiswa bahasa inggris yang sampai semester 2 (maju semester 3) belum bisa ngomong bahasa inggris dengan baik. Maka, saya pun mendapatkan berbagai tips, baik itu dari dosen, teman-teman sekitar, atau bahkan dari acara-acara english yang pernah saya ikuti. Percaya atau tidak, sampai saat ini saya masih kesulitan walaupun untuk berbicara singkat.  Anggap saja, tips yang kuberikan merupakan catatan pribadi supaya tidak lupa dan bisa dibuka lagi. Syukur-syukur bermanfaat bagi kalian.

Oke, gak usah banyak omong, berikut cara supaya bisa berbahasa inggris:



1. Niat

Ini yang pertama harus kamu miliki. Niat itu terkesan sederhana, tetapi ketika kita memiliki niat dan motivasi yang bagus, maka tidak menutup kemungkinan, kita akan terus bekerja keras dalam menggapai apa yang kita inginkan. Kuatkan niat kita, supaya kita tidak pernah bosan untuk terus belajar.

2. Tambah Kosakata

Guys, menurut saya, kosakata itu sangat penting. Saya sendiri gak bisa ngomong atau gagap biasanya karena gak tahu bahasa inggrisnya sesuatu yang saya maksud. Tips dari saya, tambah kosakata setiap harinya. Kalau saya dimulai dari hal-hal yang dekat dengan saya sendiri. Dari mulai bahasa inggrisnya semua anggota tubuh, benda-benda di rumah, juga hal lainnya. 

3. Membaca Buku Berbahasa Inggris

Salah satu cara untuk bisa memahami bahasa inggris adalah membaca buku yang juga berbahasa inggris. Saya mendengar tips ini dari vlognya Wirda Mansyur. Dia itu sering membaca buku, maka ketika menemukan kata yang tidak diketahui artinya, dia garis bawahi dan cari artinya. Semakin sini, ketika membaca buku, semakin sedikit yang dia garisbawahi. Awalnya memang akan pusing. Pastinya, sedikit-sedikit akan buka kamus, tetapi itu cara yang juga efektif untuk mengasa kepekaan kamu dalam berbahasa.

4. Mendengarkan Musik Berbahasa Inggris

Mulai sekarang, tambah koleksi lagu berbahasa inggris di ponselmu. Dengan mendengarkan, maka akan melatih kepekaan telinga dalam menangkap kata asing yang jarang kita gunakan. Usahakan untuk mendengarkan berkali-kali, kemudian, jika tidak tertangkap juga, boleh cari lirik lagunya. Syukur-syukur apa yang kamu dengarkan tertangkap semuanya.

5. Menonton Film Berbahasa Inggris

Kebanyakan dosen dan rekan saya yang sudah cerewet menggunakan bahasa inggris, mereka banyak menonton film berbahasa inggris. Jangan yang berat-berat, cukup menonton film sederhana, misalkan film kartun yang bahasanya ringan, itu sudah cukup membantu. Ingat, jangan sampai kamu menonton dengan menggunakan subtitle bahasa indonesia. Sama saja bohong kalau begitu.

6. Belajar Dari Percakapan

Hal lain yang bisa mempercepat bisa berbahasa inggirs adalah langsung mendengarkan percakapan native speaker, kemudian memahami kalimat yang sering digunakan dalam suatu percakapan. Kalau dalam bahasa inggris ada istilah Expression and respons. Pelajari kalimat-kalimat yang dapat digunakan dalam berbagai situasi. Di youtube, sekarang banyak video percakapan bahasa inggris.

7. Membangun Lingkungan Berbahasa Inggris

Membangun lingkungan berbahasa ini sangatlah sulit. Sebab, kita sudah biasa dengan lingkungan yang notabennya berbahasa daerah, atau berbahasa Indonesia. Kadang kala, ketika kita coba-coba mengajaki orang menggunakan bahasa Inggris, kita malah dikatai sok bisa atau sok modern. Padahal, tujuan kita tak lain hanya untuk membiasakan diri.

Namun, menurut saya, ketika banyak tanggapan buruk, kita hanya perlu senyum tanpa harus menanggapi berlebihan. Sebab, mereka bisa saja belum mnegetahui pentingnya bahasa asing. Mereka belum sadar, bahwa dengan bahasa asing, kita bisa terhubung dengan orang seluruh dunia.

Cara untuk membangun lingkungan berbahasa, kita bisa mulai gunakan bahasa inggris di keluarga, kampus, juga tempat umum. Bangun kepercayaan bahwa bahasa inggris ini sangat amat penting. Karena, semakin maju teknologi, kemampuan berbahasa juga dituntut untuk terus berkempang.

Selain itu, kita juga bisa membangun lingkungan berbahasa dengan mengikuti program berbahasa, seperti english camp, seminar bahasa inggris dan lain sebagainya.

8. Memiliki Partner

Bagaimana perasaanmu saat belajar sendiri? Tentu saja lama-kelamaan akan bosan. Hal ini memperkuat, bahwa kita membutuhkan seseorang sebagai teman belajar bersama. Setidaknya, ada yang menanggapi atau pula memberi masukan dan saran. 

Kalau bisa, kamu bisa mencari teman yang langsung dari native speaker. Hal itu akan lebih efektif untuk menambah kepekaan berbicara dan juga mendengar. Karena, cara berbicara orang lokal atau native speaker tentu berbeda.

9. Kursus

Kursus juga menjadi salah satu cara yang efektif sejauh ini. Banyak anak-anak yang dimasukkan ke dalam kursus atau bimbel bahasa di daerah masing-masing. Kita pun diajari berbagai hal dalam kursus. Kamu bisa memilih tempat kursus yang sudah terkenal bagusnya. Sebab, image tempat kursus juga penting untuk membuat kita lebih percaya diri.

10. Belajar Dari Game/Aplikasi

Hampir keseluruhan game menggunakan bahasa inggris. Banyak sekali orang yang mahir berbahasa inggris gara-gara bermain game. Terutama game online yang sekarang sedang booming. Hal ini mempercepat otak untuk terbiasa melihat dan membaca tulisan berbahasa inggris. Kamu juga bisa untuk membiasakan mengganti bahasa dari aplikasi apa pun yang kita gunakan dengan bahasa inggris. 

11. Menulis Menggunakan Bahasa Inggris

Guru saya pernah memberi tips, bahwa salah satu alasan mengapa dia mahir berbahasa inggris adalah menulis diary setiap hari. Tentu saja menggunakan bahasa inggris. Dia selalu menyempatkan mengekspresikan apa yang dia alami dengan bahasa inggris di buku. Hal tersebut membuat kita terbiasa dengan bahasa itu. Kamu bisa coba cara ke sepuluh ini.


12. Membiasakan Melamun Menggunakan Bahasa Inggris

Pernah melamun atau memikirkan sesuatu? Salah satu cara efektif untuk bisa berbahasa inggris adalah melamun dengan menggunakan bahasa inggris. Contoh kecilnya, kita melamunkan sedang apa pacar kita. Kata-katanya mungkin. “Dia sedang apa ya?”. Kenapa tidak kita ganti dengan bahasa inggris? Hal yang paling sulit dari berbahasa itu adalah kealamiannya. Kadang, kalau mau berbicara, bahasa kita selalu terlihat dibuat-buat. Nah, dengan belajar melamun atau memikirkan sesuatu dengan bahasa inggris, makia akan melatih naturalnya kita dalam berbahasa inggris.

13. Speak out

Apa fungsi dari bahasa? Jelas saja untuk berkomunikasi atau berinteraksi dengan orang lain. Nah, banyak sekali orang yang mengerti grammar, mengerti kosakata, mengerti hal-hal tentang bahasa inggris, tetapi tidak berkata atau praktek. Banyak sekali orang pintar menggunakan bahasa inggris dalam tulisan, tetapi gugup atau malah blank ketika digunakan. Gunakan bahasa itu secara langsung. Ketika ingin bisa berbahasa, maka harus berkata. 

Ingat, menurut pandangan saya, jangan dulu memikirkan grammar atau structure kalau mau berkata dalam bahasa inggris. Sebab, itu justru memusingkan. Percaya diri saja. Yang terpenting, kita mengerti, dan mereka yang mendengarkan juga mengerti. Masalah grammar, kita bisa belajar sambil berjalan.

14. Menjadi Pengajar

Ada sebagian dosen dan guru saya yang berkata, bahwa cara paling efektif untuk bisa berbahasa inggris itu adalah diamalkan. Istilahnya, mengajar itu adalah salah satu bentuk pembiasaan. Mungkin, mengajar tidak harus secara formal.  Setidaknya, ketika kita bisa mengajari adik, mengajar tetangga, hal  itu akan mengasah kemampuan kita. Kadang kita akan semakin bekerja keras ketika kita akan tampil di hadapan orang. Nah, mengajar pun begitu. Kita akan tampil di hadapan murid, kalau kemampuan berbahasanya belum baik, maka merasa malu. Hal itu akan memacu semangat untuk mendorong diri supaya lebih baik lagi.

15. Berdoa

Ingat, setelah berusaha, ya kita berdoa. Disadari atau tidak, segala hal yang kita lakukan, pasti ada campur tangan dari Allah. Tidak mungkin tidak. Dia yang menggerakkan apa pun di tubuh kita. Semnagat kita, otak kita, otot kita, hati kita, juga hal-hal kecil lainnya. Inshaa allah, hal ini akan membuat kita lebih tenang dan semangat dalam belajar sesuatu.

Bagaimana? Apakah salah satu dari tips di atas pernah dilakukan? Atau sedang dilakukan? Kalau belum, yuk dicoba dari sekarang. Ingat, tetap percaya diri dalam berbicara bahasa inggris. Karena kunci paling efektif adalah tahu dan percaya bahwa kita mampu. Semangat!


http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html