Sabtu, 26 Agustus 2017

Maksa kepada Allah, dan Hasilnya? Mashaa Allah!

Maksa kepada Allah, dan Hasilnya? Mashaa Allah!


Maksa kepada Allah, dan Hasilnya? Mashaa Allah!
credit: adamsains.us


Ujwar.com – Setiap orang, pasti punya suatu impian. Dan ketika impiannya terwujud, tentu saja akan membuat si pemimpi seperti melayang-layang di atas awan. Hehe. Terwujudnya salah satu impian itu telah saya rasakan, tepatnya detik ini.

Baca juga:

Selain berusaha, tentu kita juga harus melibatkan ke-Agungan Allah dengan cara berdoa. Dan memang, berdoa menjadi salah satu penguat, bahkan ampuh ketika kita sudah berjuang. Seperti yang kita ketahui, berjuang tanpa berdoa, itu tandanya sombong, dan berdoa tanpa berusaha, berarti malas. Sebab, ketika kita berdoa tanpa bekerja, tentu cita-cita kita tidak akan pernah terwujud, karena tidak ada aksi yang berarti.

Saya di sini hanya ingin curhat, bahwasannya Allah memang Maha Besar. Segala sesuatu bisa dilakukan-Nya dengan mudah. Kun Fayakun, maka terjadilah.

Awalnya, saya merasa tertarik dengan cerita Wirda Mansyur ketika diundang ke Hitam Putih (Entah tahun berapa, lupa). Yang jelas, dalam wawancara Om Deddy, Wirda menceritakan kehidupan, serta keajaiban yang pernah dia alami.

Waktu itu, Wirda benar-benar ingin leptop, sementara dia tidak bisa meminta begitu saja kepada kedua orangtua. Jelas saja, dia bingung. Namun, suatu hari, sang ayah memberitahu, jika ingin sesuatu, berdoalah.

Wirda selalu berdoa setiap melihat leptop di mall. Dia juga berdoa di kamarnya terus-menerus. Waktu itu, dia meminta leptop dalam seminggu. Dan agak maksa. Pokoknya harus seminggu. Titik.

Dan apa yang terjadi?

Suatu hari, sang ayah membawakan leptop. Bukan dibelikan lho, melainkan diberikan oleh salah satu fans Wirda di luar kota. Pak Ustadz Yusuf Mansyur bilang, bahwa leptop itu hampir ketinggalan di pesawat, namun takdir mneyatakan lain.

Setelah itu, Wirda benar-benar shock. Tidak ada yang tahu kalau Wirda menginginkan leptop. Dia juga tidak memberitahu kedua orangtuanya tentang hal tersebut. Namun dalam waktu seminggu, tidak kurang tidak lebih, leptop itu datang dalam hal yang tak terduga. Wirda pun menangis, lalu benar-benar bersyukur akan kebesaran Allah.

Nah, kawan, cerita itulah yang membuat saya terispirasi untuk ikut seperti Wirda. Maksa sama Allah. Aduh, saya itu kesannya tidak bersyukur banget ya? Selama hidup, saya sudah diberi kenikmatan yang berlipat ganda. Masih maksa?

Terus terang, dalam hati, saya ingin ikut membuktikan, apakah kejadian yang Wirda alami bisa saya alami? Jawabannya. Benar saya alami.

Jadi begini ceirtanya:

Awal 2017, saya bertekad untuk fokus berkarya, terutama novel. Resolusi saya pun pada tahun ini adalah ingin tembus mayor. Tahu kan penerbit mayor? Kalau buku kita berhasil diterima, tentu akan disebar di seluruh toko buku Indonesia. Melihat karya sendiri mejeng di rak buku menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. 

Nah, entah kenapa, saya waktu itu berbicara. “2017, pokoknya naskah saya harus di-ACC, tepatnya di bulan Agustus.”

Kesannya maksa kan?

Ya, saya berbicara seperti itu sambil terus mengingat Allah. Sebab ingin membuktikan sebuah kejadian yang dialami gadis cantik dan berprestasi itu.

Satu bulan, dua bulan, saya mengirimkan naskah novel. Sampai bulan ini, saya masih menunggu empat keputusan. Namun justru, sebuah jalan muncul dari kumpulan cerpen yang ditulis berlima, antara saya, Kak Erby, Kak Baiq, Genta dan Kak Damar. Naskah itu ternyata di-ACC di bulan Agustus. Tepatnya, beberapa hari lalu, tanggal 24 AGustus 2017.

Dan saya?

Melongo! Merasa yakin gak yakin. berasa mimpi. Dan cepat atau lambat, kumpulan cerpen psikopat itu akan segera terbit dan mejeng di rak gramedia (aamiin, jika Allah masih mengizinkan).

Nah, semua itu hasil maksa. Katanya, Allah paling suka sama orang yang selalu berdoa kepada-Nya. Dan saya selalu lakukan itu dengan intens, dengan yakin, serta dibumbui perjuangan. Nulis, nulis dan nulis, lalu kirim.

Allah memberikan jalan melalui Kak Erby, kebetulan, dia itu adalah salah satu penulis Nasional, bahkan penulis Asia yang bukunya sudah banyak terbit. Dia yang awalnya ngajak nulis. Kemudian kami menulis cerita psikopat. Alhasil naskah itu di-ACC oleh Penerbit Scritto Books, dan akan terbit dalam waktu dekat.

Ajaib kan? Aku saja sampai menggeleng-geleng. Kekuasaan Allah itu amat begitu besar. Saya tidak akan lagi meragukan segala hal tentang Raja Semesta Alam.

Hari ini, saya juga kembali memulai usaha-usaha, mimpi baru, kemudian doa yang lebih khusu. Sebab, dengan itu, sesuatu yang mustahil terkabul bisa terjadi kapan pun tanpa diduga. [.]

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html