Kamis, 28 September 2017

Aku Belajar Nulis Dari Grup Facebook, Blog dan Buku 101 Dosa Penulis Pemula

Aku Belajar Nulis Dari Grup Facebook, Blog dan Buku 101 Dosa Penulis Pemula
credit: aninda-online.com


Ujwar.com – Seperti yang pernah kubilang, bahwa aku kenal menulis sejak tahun 2014, dan mulai ikut event menulis di tahun 2015. Namun, baru tahun 2016 aku benar-benar mempelajari teknik menulis. Aku belajar dari grup facebook, web atau blog dan buku teknik menulis yang ditulis oleh Bapak Isa Alamsyah, “101 Dosa Penulis Pemula”.

Baca juga:

Aku sudah lupa, grup apa yang pertama kali aku singgahi waktu itu. Tapi  effek yang kurasa hingga sekarang adalah peran media sosial itu sendiri. Aku bergabung di berbagai grup kepenulisan. Salah satu contohnya, Komunitas Bisa Menulis. Ya, meskipun baru tahu kemarin kalau ternyata aku diblok dari grup tersebut.  

Ada gedeknya juga sih! Soalnya, aku belajar banyak di grup itu. Meskipun kebanyakan jadi silent reader. Aku sendiri baru sadar alasan aku diblok, yaitu sering share link artikel yang kubuat di blog. Karena hanya itu yang sering kulakukan di sana. Tujuan awalnya sih emang mau berbagi tulisanku sendiri. Seperti tips menulis, pengalaman, dan hal lainnya. Ternyata itu melanggar peraturan. Bodohnya aku, aku malah belum baca peraturan di KBM. Apa boleh buat, peraturan tetap peraturan. Aku yang salah. Dan aku sudah di-kick. Hahay. Byeee.

Selain grup kepenulisan di facebook, aku juga belajar dari banyak blog dan web. Baik blog pribadi, atau blog web instansi. Hal yang membuat aku suka baca di blog adalah unik atau menariknya suatu blog. Dan ya, kalau sudah suka sama suatu blog, pasti akan jadi langgananku untuk terus dikunjungi.

Salah satu blog yang sering kukunjungi adalah blog Kak Ken Hanggara. Aku belajar nulis dari cerpen-cerpennya yang amazing. Kemudian, aku belajar dari blog Ka Arumi E. Banyak tips menulis dan hal-hal mengenai penerbitan yang kuikuti dair penulis yang satu itu. 

Blog lain yang sering kukunjungi adalah blog punya penerbit Diva Press. Sering sekali Diva Press share hal-hal yang berhubungan dengan kepenulisan. Dan yeah, hal itu memang sangat bermanfaat bagi seorang penulis sepertiku.

Selain blog, aku juga belajar dari wattpad. Banyak sekali tulisan yang berhubungan dengan teknik menulis. Salah satunya punya Kak Ary Nilandari, juga punya Kak Shirei. Aku banyak belajar dari tulisan mereka. Terima kasih akak-akak. Hehe.

Selain media sosial dan blog, saya juga belajar menulis langsung dari buku. Cieeh. Gak lengkap kalau belajar tanpa buku secara fisik.

Terus terang, aku salah satu orang yang agak susah beli buku. Bukan gak mau, tapi karena keterbatasan. Masalah finansial kadang memang jadi alasan utama. Namun aku bersyukur ketika suatu hari diberi rizki lebih oleh Allah, kemudian aku membeli buku 101 Dosa Penulis Pemula yang kebetulan sedang ada diskon. Aku masih ingat, waktu itu, hanya dengan 99 ribu, aku sudah dapet tiga buku, yaitu No Excuse!, Humortivasi, dan 101 Dosa Penulis Pemula.

Baca juga:

Guys, kalau perlu jujur, pembelajaran paling efektif yang paling ngena itu adalah melalui buku Pak Isa Alamsyah ini. Bukan veres lho. Buku 101 Dosa Penulis Pemula melengkapi semua yang telah aku pelajari sebelumnya.

Pertama kali aku mengenal buku 101 Dosa Penulis Pemula adalah dari Komunitas Bisa Menulis. Jelas saja. Sebab grup itu diusung oleh Bunda Asma Nadia dan Pak Isa Alamsyah. Pertama kali melihat cover buku itu, aku langsung tertarik dengan judulnya yang ada kata-kata “dosa”.



Gila, ternyata penulis juga punya dosa?

Dari sana, aku mulai cari tahu tentang buku tersebut. Kebetulan, karena sedang ada promo.

Maka, jadilah aku membeli buku itu secara online. Dan memang, hari-hariku selanjutnya adalah menunggu mamang pos nganterin paketan.

Setelah datang, tentu saja aku antusias. Dan langsung mempelajari bukunya. 

Baca juga:

Isi buku itu sangat lengkap. Memang ada 101 “dosa”  penulis pemula.

Percaya atau tidak, dari Bab awal, aku langsung geleng-geleng. Sebab, kesalahanku memang masih sangat banyak. Dan ya, sepanjang membaca buku itu, aku pasti berkata, “Oh, jadi gini toh.” Atau, “Jadi selama ini aku salah dong?” Diselingi anggukan pelan.

Secara manfaat, buku ini amat sangat bermanfaat, khususnya bagiku yang baru belajar. Aku membeli buku Pak Isa tahun 2016, dan sekarang sudah 2017. Jika lupa, aku kadang buka buku itu lagi. Belajar lagi. Pahami lagi. 

10 Dosa Penulis Pemula menurutku rekomended bagi siapa saja yang ingin belajar nulis lebih lanjut.  Soalnya bahasanya sangat ringan, sehingga kita gampang untuk mempelajarinya. Hal lain yang membuat aku gampang mengerti adalah, ada contoh-contohnya. Diperlihatkan, seperti apa naskah yang kurang baik, bagaimana pula naskah yang baik, dan lain sebagainya.

Sekarang, tahu kan aku belajar dari mana saja? 

Terus terang, aku belum pernah kursus atau pelatihan menulis. Tapi mungkin kedepannya, kalau Allah merestui, akan ada kesempatan untuk ikut pelatihan secara langsung.

Oke, setelah aku bercerita panjang kali lebar, sekarang giliranmu yang bercerita. Ccurat-coret di komentar yuk, dari mana kamu belajar menulis?

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html