Minggu, 03 September 2017

Kalau Anak Paskibra, Kamu Pasti Pernah Mengalami 10 Hal Konyol Ini

Kalau Anak Paskibra, Kamu Pasti Pernah Mengalami 10 Hal Konyol Ini


Anak Paskibra, Kamu Pasti Pernah Mengalami 10 Hal Konyol Ini
credit: Paskibra SMK Nuurul Muttaqiin


Ujwar.com – Paskibra menjadi salah satu organisasi yang tidak hanya di tingkat kecamatan, kabupaten, atau nasional, tapi juga ada di tingkat paling bawah, yaitu paskibra sekolah. Pasibra tingkat sekolah termasuk salah satu ekstrakulikuler, bahkan di sebagian sekolah, Paskibra sudah dijadikan organisasi wajib atau intra.

Baca juga:

Sebagai mantan anak paskibra,  saya pernah mengalami hal-hal konyol, bahkan menjadi kebiasaan yang tidak akan pernah terlupakan oleh saya, atau mungkin oleh kamu yang pernah melakukan. Tentu saja, hal-hal konyol ini biasanya berlaku di Paskibra. Kalau ingat hal-hal ini, maka saya akan tertawa  karena merindukan suasana semacam itu.

Berikut hal-hal yang pernah saya alami di Paskibra:

1. Semboyan Satu Untuk Semua, Semua Untuk Satu

Di masa orientasi anggota baru, kadang ada yang namanya uji mental atau fisik. Bahasa gaolnya adalah perpeloncoan, yang tentu saja, sekarang sudah dilarang. Sebenarnya, semboyan satu untuk semua, semua untuk satu itu adalah semboyan yang bagus. Bentuk kekompakkan, juga bentuk kerjasama. Contoh kecilnya, ketika satu orang duduk, maka harus duduk semua. Jika seseorang tidak membawa makanan, maka lebih baik tidak membawa makanan. Tapi, ada juga yang menjulur ke hal konyol. Contohnya ketika harus mengemut loli secara keroyokan.

Itu bekas orang bro. Dan ya, daripada dipecat jadi anggota paskibra, atau dianggap tidak gentle, akhirnya harus mengemut loli bekas orang sambil merem melek. Apalagi orang sebelum kita memiliki gigi kuning keemasan. Ih, dijamin, pasti gak mau lagi.

2. Anak Pasibra Itu Kebanyakan Jomblo

Ini pengalaman di angkatan saya. Dulu, Paskibra itu terkenal dengan kompak dan sehati. Maka, semua kompak untuk gak punya pacar. Saya juga gak tau, mereka gak punya pacar karena memang ingin kompak, atau karena tidak laku? Ya, bisa saja mereka tidak laku, karena malu, ngakunya kompakan sama teman-temannya.

3. Budaya Izin Ketika Dalam Barisan

Kalian pastilah tahu, kalau sedang baris, kemudian ada sesuatu yang mendesak harus dilakukan, maka mau tidak mau harus izin kepada komandan. Entah izin kebelet pipis, izin karena ingin minum, dan lain-lain.

Saya pernah mengalami keunikan yang satu ini. Dulu, teman saya yang tidak pernah berbicara, tidak pernah meminta izin, dan tidak pernah ngelucu, tiba-tiba nyeletuk, “Kang, Teh, Izin buang angin.”

Kontan, disaat serius, semuanya ngakak abis. Setelah ditanyakan ke orang yang izin itu. Katanya, “Kan kalau mau apa pun harus izin. Mau buang angin pun tetap harus izin.” 

Ya, setidaknya, momen konyol itu adalah momen paling menyenangkan.

4. Budaya Menghitung

Nah, kalau yang ini buat senior. Entah kenapa, senior paskibra seperti suka banget ngitungin junior. Bukan ngitungin orangnya, tapi ngitungin kalau terlambat.

Dikit-dikit:

“Dalam hitungan lima, sudah ada di lapang! Satu, dua, tiga, ....”

Azegile, entah senior paskibra ini memang pintar ngitung, atau malah sebaliknya, gak bisa ngitung. Jadi deh, latihan ngitung terus. Lama-lama, mantan dan gebetan pun dihitung, kan jadi berabe.

5. Budaya Izin Bantu Dalam Makan

Pernah gak sih, ngelakuin budaya ini?

Kalau buat orang yang suka makan banyak, budaya izin bantu itu merugikan. Misal: Seseorang sedang makan, sementara seseorang sudah habis.

Kata senior, “Bantu temannya yang masih makan.”

Kemudian, temannya membantu seseorang yang masih makan. Kan si orang yang sedang makan itu jadi gak kenyang. Di wajah, mereka mungkin senyum dan ngebolehin, tapi di dalam hati, segala jenis nama hewan keluar. Setelah baris, capek-capekan, eh, tiba-tiba makanannya diserbu yang lain. 

Nah, bagi yang suka telat makan, padahal sebenarnya pengen makan sendiri, lain kali makannya lebih cepet. Jangan lama-lama. Keenakan bagi orang yang jarang bawa nasi. 

Kata mereka, “Gue gak bakal bawa makanan, nanti juga izin bantu punya yang lain.”

Kan rugi. Iya kan? Hehe.

6. Makan Itu Jangan Pakek Mulut!

Nih, bagi para senior, kalau gak pakek mulut pakek apaan dong? Sering kali, kalau para peserta lelet karena banyak ngobrol, mereka bakal bilang, “Makan itu jangan pakek mulut!”

Lha, terus? Harus pakek hidung gitu? Maaf, kalimatnya tolong dikaji lagi. Kalau mau nyuruh peserta diem, mending langsung to the point aja. 

Misal:

“Ngobrolnya nanti, sekarang waktunya makan.” 

Atau, “Obrolannya ditelen kembali, biar kenyang ....” 

7. Sedikit-sedikit Push Up

Pernah gak sih, disuruh push up sama senior paskibra? Saya yakin, pasti pernah. Bukan apa-apa, saya kadang pusing, setelah disuruh push up, biasanya akan ada sesi makan. Kan jijik.  Siapa tahu di lapangnya ada bekas tai kucing. Ih, asem-asem gimana gitu. Di paskibra itu jarang sekali lho, disuruh cuci tangan, karena memang harus serba cepat dan gak boleh jijik-an.

8. Cinlok sama Adik Kelas

Euh, saya rasa, kalau ini mah di setiap organisasi pasti ada kejadian. Si senior ngecengin anak-anak baru. Nah, dipaskibra pun begitu. Dan saya, saya ngalamin itu. Saya pernah pacaran sama junior di Paskibra. Hem, padahal saya tahu, dia nerima saya karena kasihan dan gak enak nolak. 

Kalian pernah gak cinlok sama adik kelas? Ngaku aja deh. Biasanya, senior ini sok-sok-an perhatian. Sok ngasih motivasi, sok ngelatih, sok ngasih gerakan tertentu dalam baris, pokoknya, banyak bangtet siasatnya. So, bagi para junior paskibra, jangan terbuai sama kebaikan para senior ya. Hehehe.

9. Ditanya Siap Sama Senior, Jawabnya Siap Juga

Kebanyakan senior itu galak. Kalau lagi baris, mereka selalu keras sama junior penerus. Tak ayal, kalau lagi dalam posisi istirahat, mereka selalu bertanya:

“Siap latihan?”

Tentu saja, anak-anak bakal bilang siap. Meskipun di dalam hati ada yang bilang ogah. Kalau jujur, pasti dihukum lagi. Atau kalau enggak, dikata-katai pemalas dan  gak konsisten. Pokoknya ribet deh. Para junior, tabahkanlah hatimu. Hahaha.

10. Kalau Sedang di rumah, Pasti Selalu Latihan Gerak Jalan

Kalau ini, ini pengalaman saya banget. Pas gabung jadi anggota paskibra sekolah, tiba-tiba saya jadi orang super rajin. Tiap balik dari WC, tiap jalan, pasti menggunakan gerakkan-gerakkan baris. Mau ngaca pun, pasti langkah tegap dulu.

Menurutku, itu adalah hal konyol. Sebab, kadang banyak yang gak sadar telah berbuat seperti itu. Alhasil, orang-orang terdekat kita pada ketawa-ketiwi. Bilang kita robot, gila, dan hal lain.

Nah, sepuluh hal itu pernah saya alamin. Baik ketika jadi junior, atau jadi senior. Sebenarnya, dalam organisasi seperti itu sih gak ada yang namanya juunior senior, tapi ya, hanya sekadar membedakan, bahwa junior itu anggota baru, dan senior itu pengurus atau yang sedang menjabat.

Bagaimana dengan kekonyolanmu di paskibra? Pernah mnegalami hal-hal di atas? Atau bahkan ada hal lebih konyol? Yuk tuliskan di komentar, apa yang pernah kamu alamin di organisasi tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html