English Camp di Taman Bahagia Bersama KOMPEGA

English Camp di Taman Bahagia Bersama KOMPEGA

English Camp di Taman Bahagia Bersama KOMPEGA
document by: KOMPEGA


Ujwar.com – Sebagai salah satu orang yang menyukai bahasa inggris, tentu saja, saya akan merasa bangga bila bisa mengikuti kegiatan yang berhubungan dengan hal tersebut. Entah lomba, seminar, atau kegiatan lain. Nah, bulan lalu, tepatnya  tanggal 28 sampai 30 Juli 2017, saya mengikuti English Camp di Taman Bahagia yang diadakan oleh KOMPEGA (Komunitas Pendidikan Garut).

Ikutnya saya diawali oleh seorang teman yang mengajak untuk bergabung dengan acara english camp. Awalnya kurang tertarik, sebab dari dulu, saya tidak pernah suka dengan camp. Ada rasa trauma ketika mengikuti acara kemping yang dicampuri perpeloncoan senior semasa sekolah. Ya, meskipun tidak parah sih. Saya tetap benci camp, apalagi ada embel-embel ekstrakulikuler/komunitas. Muak dibentak-bentak atau disuruh ini itu. Meskipun, suruhannya hanya sebatas push up, atau kegiatan yang bermanfaat juga bagi diri kita. Masalahnya, saya ini paling anti nurut sama orang lain. 

Namun, teman saya terus membujuk dengan berbagai rayuan. Kasihan juga sih gak ada teman. Bagaimana pun, acara ini juga berkenaan dengan bahasa inggris, yang pasti akan membanggakan jika saya berada di dalamnya. Akhirnya, saya mengikuti kegiatan ini, disambut bahagia oleh saya sendiri yang bisa mengalahkan ketidaktertarikan, juga teman saya.

Akhirnya saya ikut. Saya pikir, apa salahnya mencoba? Sepertinya english camp seru. Di sana, kita akan bertemu dengan orang-orang yang juga suka dengan bahasa inggris, atau setidaknya, kepingin bisa bahasa inggris. 

Saya sadar diri, meski kuliah di jurusan pendidikan bahasa inggris, kemampuan berbahasa diri sendiri sangat buruk, belajar bahasa asing itu dari enol. Jadi, saya anggap acara english camp sebagai acara yang bisa mengasah kemampuan berbahasa.

Hari jumat, sekitar pukul satu, saya berangkat menggunakan motor ke Taman Bahagiadi daerah kecamatan Wanaraja, Garut. Tempat yang juga pernah saya kunjungi dalam acara Garut Got Talent. 

Dalam acara tersebut, saya banyak belajar. Suer. Saya banyak belajar dari anak-anak SMA yang semangatnya tinggi, prestasinya keren, juga kemampuan bahasanya yang melebihi saya. Malu? Ada. Bahkan saya sempat mikir, dua semester kuliah, dapat apa? Sementara anak-anak SMA yang juga menjadi peserta memiliki kemampuan yang waw. Ada juga yang kemampuan bahasa inggrisnya setara sama saya, yang asal bunyi, yang kalau gak tahu artinya langsung diam dan terpatah-patah, yang kalau malu buru-buru buka kamus, yah, tidak dipungkiri. 

Hari pertama, saya langsung exited bertemu mereka. Say hello, kenalan, kemudian sedikiit berbincang. Dalam hari pertama itu pula, kami sebagai peserta, yang kurang lebih berjumlah 35 orang, mulai berkenalan dengan tempat yang disebut Taman Bahagia.

Ketika Berdisukusi


Taman bahagia itu milik Pak Asep, yang justru disediakan gratis bagi orang-orang yang mau mengadakan suatu kegiatan. Ya, hal tersebut menjadi ke
sempatan besar bagi kami, juga bagi orang-orang yang kapan saja bisa berkunjung.

Yang menarik, banyak permainan Outbond di Taman Bahagia. Ada panahan, berjalan di atas bambu, menaiki jaring, dan lain sebagainya. Yang kemudian, wahana outbond itu kami coba di hari terakhir. Selain itu, Taman Bahagia juga memiliki berbagai fasilitas, diantaranya perpustakaan, kolam bermain anak, juga spot menarik untuk selfie, yaitu ruangan berbalik.



Pokoknya, di hari pertama ini, kami lebih banyak mnegenal tempat, peserta, juga penitia yang diantaranya ada mentor. Tentu saja diharuskan menggunakan bahasa inggris. Sebab aturannya memang speak 99% bahasa inggris, dan 1%-nya bahasa alien. Hehe. 

Hari kedua, kami mulai masuk ke dalam kegiatan pembelajaran. Kami sendiri dibagi ke dalam beberapa kelompok dengan dipegang satu mentor. Kebetulan, mentor saya adalah Miss Vera,  lulusan pendidikan Bahasa Inggris di STKIP Garut, juga mendapatkan beasiswa LPDP di UPI Bandung. Tentu saja, ini menjadi kesempatan besar bagi saya untuk belajar darinya. Selain ramah, dia juga cantik, hehe. Jadi kami sebagai anak didiknya merasa sangat beruntung.

Miss Vera


Di hari kedua itu, kami dihadapkan dengan berbagai contest yang sengaja diadakan panitia. Seperti Story telling, Speech dan music. Tentu saya milih musik, meski tidak menang. Ya, gimanan mau menang, saya nervous banget ketika tampil, jadi lupa lirik, ditambah suara saya yang jelek dan alakadarnya. 


Saya ketika bernyanyi. Jelek kan? hehe





Hari ketiga, baru ada acara outbond. Acara ini lebih kepada refreshing setelah dua hari satu malam belajar bahasa inggris, juga diisi seminar bahasa dari empat pemateri. Hal yang saya suka adalah kietika mencoba panahan. Untuk pertama kali, saya memegang panah dengan raut wajah yang tegang. Haha. Bisa dilihat di gambar, betapa jeleknya saya.




Saya juga mencoba berbagai permainan yang ada. Seperti naik jaring-jaring tambang, melewati bambu di atas kolam, menaiki tambang yang di bawahanya ada kolam, dan permainan lain. Ya, satu hari itu, saya dan teman-teman berubah jadi sasuke ninja warior. Cukup menyenangkan.

Isi dari kegiatan tersebut ternyata jauh dari ketakutan saya sebelumnya. Justru kegiatan camp ini terbilang enak. Kita bebas keluar camp, tidur di ruangan semacam asrama, juga mendapatkan ilmu yang banyak. Tentu ada kekurangan dalam acara, tetapi saya anggap tidak ada. Sebab pengalaman yang saya dapat lebih besar dari itu semua.

Terus terang, setelah ikut acara english camp, rasa percaya diri saya tentang bahasa inggris semakin besar. Bahkan saya mencoba menerapkan berbagai metode yang diberikan oleh para mentor di dalam kehidupan sehari-hari.

Lingkungan itu memang penting. Acara english camp menjadi acara yang membangun lingkungan belajar. Sebab bagi saya sendiri, susah untuk belajar bahasa asing di tengah orang-orang yang berbahasa daerah, atau bahasa Indonesia. Hambatan lain, kalau tidak dibilang sok inggris, pasti dibilang sok pinter atau orang gila. 

Over all, saya bahagia bisa mengikuti acara english camp yang diadakan oleh KOMPEGA. Salut juga sama anggota KOMPEGA yang memiliki visi ke depan. Saya juga berpikir untuk bergabung suatu saat, meskipun untuk saat ini belum. Masih banyak pertimbangan.

Itu saja cerita keseruanku di english camp. Akhir kata, terima kasih kepada seluruh official KOMPEGA. semangat terus untuk menjadikan generasi Garut semakin baik. Sukses dengan program-programnya. Saya senang bisa menjadi salah satu bagian dari acara yang diadakan oleh KOMPEGA.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "English Camp di Taman Bahagia Bersama KOMPEGA"

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.