Minggu, 29 Oktober 2017

Inilah Hal Penting yang Harus Dilakukan Sebelum dan Sesudah Stand Up Comedy

Inilah Hal Penting yang Harus Dilakukan Sebelum dan Sesudah Stand Up Comedy
credit: list.ly


Ujwar.com – Setelah kemarin saya menulis beberapa tips dalam menulis materi stand up, sekarang saya akan coba menuliskan beberapa hal sebelum dan ketika sedang melakukan stand up comedy, alias tampil, atau bahasa kerennya, open mic. Sekarang, saya akan mengambil sudut pandang sebagai penonton. Hal ini dilakukan agar saya tidak dianggap sok tahu, karena penonton biasanya merasakan apa yang disampaikan oleh seseorang.

Baca juga:

Sebelum membahas open mic, apa perasaan sahabat ketika akan tampil? Saya yakin, akan ada perasaan nervous plus deg-degan. Apalagi open mic yang pertama kali. Saya pernah open mic di kelas sendiri. Meski di hadapan teman-teman sekelas, tetap saja gerogi.

Oke, langsung saja, ini dia hal-hal yang harus diperhatikan sebelum tampil:

1. Pahami Materi Betul-betul

Hal pertama yang sering mengganggu seorang komika adalah lupa atau tidak hafal materi. Hal ini akan menganggu dan membuat kita benar-benar nervous. Guys, pahami materi sebaik mungkin sebelum tampil. Hal ini akan menambah rasa percaya diri. Tentu saja, dengan hal semacam itu, kita tidak akan terpaku dengan materi yang akan dibawakan. Percaya deh, ketika hafal materi, maka kita akan fokus menyampaikan dengan maksimal.

Baca juga:

2. Melakukan Gerakan Kecil

Sebelum tampil, alangkah baiknya melakukan gerakan-gerakan kecil. Sebelum tampil, kebanyakan orang cenderung diam dan melamun, padahal hal tersebut tidak perlu untuk dilakukan. Malah membuat tubuh tegang. Apalagi di bagian wajah, pundak, punggung dan leher.

Lakukanlah sedikit gerakkan pemanasan. Misal, menggerak-gerakkan kepala ke kiri ke kanan. Menggerakkan pundak. Melakukan latihan untuk artikulasi dengan melakukan gerakkan kecil pada mulut. Juga bentuk gerakkan kecil lainnya.

3. Jangan Ingin Tampil Lucu

Menyampaikan materi itu bukan diiringi emosi yang besar.

“Pokoknya harus buat mereka ketawa!”

No! Itu gak benar. Yang harus dilakukan adalah menata hati, bahwa apa yang disampaikan tulus dari hati. Tulus sebagai suatu ungkapan kegelisahan yang ada dalam diri. Buatlah mereka percaya bahwa itu the real story. Jika seseorang sudah menganggap bahwa apa yang kamu bicarakan benar-benar terjadi dalam kehidupan nyata, biasanya akan gampang nyatu dengan penonton.

Usahakan untuk tidak tertawa saat tampil. Buatlah teknik-teknik yang memukau. Kalau ada tekni Act Out, buatlah gerakkan tubuh senatural mungkin. Jangan terlihat dibuat-dbuat dan jangan setengah-setengah. Totallah dalam melakukan teknik-teknik tersebut.

Baca juga:

4. Fokus

Ini adalah hal yang amat penting dalam penyampaian materi. Fokus. Jangan pikirkan hal lain selain materi. Hal ini akan memperkecil kesalahan dalam pengungkapan di atas panggung. Bayangin jika kita salah. Malunya minta ampun. Tapi, jika seandainya kesalahan itu benar-benar terjadi, tetap lanjutkan stand up-mu. Jangan terganggu, apalagi dipikirkan.

Fokus juga bisa membuat penampilan terlihat lebih natural. Wajahnya terlihat cerah, tubuhnya tegap, percaya diri, dan hal-hal lain yang bisa mebuat penampilan yang memukau.

5. Lakukan Gerakkan di Atas panggung

Ada seseorang yang sudah kebiasaan diam tanpa gerak di panggung. Hal ini akan menambah tubuh semakin tegang. Cobalah lakukan gerakkan. Misal, berjalan ke depan, ke belakang, kiri dan kanan. Atau sekadar menyapa penonton dengan gerakkan tangan. Intinya, jangan biarkan kamu tidak bergerak. Buatlah tubuh serileks mungkin.

6. Jika Ada Kesalahan, lanjutan

Jika ada kesalahan dalam pengucapan kata dan lain sebagainya, lanjutkan saja penampilaan itu. Jangan sampai kamu memikirkan kesalahan tadi. Kesalahan sedikit tak sebanding dengan materi yang kamu buat juga waktu yang telah dikeluarkan.

7. Setelah Selesai Open Mic, Jangan Kapok

Misal, open mic pertama tidak memuaskan. Jangan berpikir untuk berhenti jadi seorang komika. Sebab, namanya juga pertama kali. Ingat, penampilan pertama tidak melulu sempurna. Pasti ada hal yang membuat tidak puas. Setelah tampil, justru harus semakin percaya bahwa apa yang disampaikan hanya ujung kukunya. Kamu akan menampilkan hal spektakuler lain di penampilan selanjutnya. Tentu saja dengan materi yang lebih fresh dan unik.

Masih mau jadi komika? Yuk perbanyak jam terbang. Dijamin, proses demi proses itu tidak akan pernah membohongi hasil. Bye, selamat bertemu di materi selanjutnya. 

Rabu, 25 Oktober 2017

5 Langkah Efektif Membuat Materi Stand Up Comedy

5 Langkah Efektif Membuat Materi Stand Up Comedy
credit: google.com


Ujwar.com – Setelah membicarakan istilah-istilah dalam stand up comedy, kemudian membahas teknik dalam melakukan stand up comedy, kali ini saya akan menuliskan beberapa langkah membuat matery stand up comedy.

Guys, materi itu sangat penting. Kalau tidak ada materi, kita mau menyampaikan apa? Stand Up Comedy sangat berbeda dengan lawakan pada umunya yang terkesan asal bunyi (meski disiapkan terlebih dahulu). Stand up comedy harus benar-benar disiapkan, sebab harus tampil sendiri di atas panggung dengan waktu tertentu.

Baca juga:
1. Inilah 12 Teknik Stand Up Comedy yang Wajib Diketahui Calon Komika
2. Ingin Menjadi Seorang Komika? Pelajari Dulu 15 Istilah Stand Up Comedy


Lantas, bagaimana langkah menuliskan materi stand up comedy? Berikut ulasannya:

1. Telah Faham berbagai Teknik Menulis

Sebelum kepada kepenulisan, saya ingatkan agar kamu sudah faham terhadap teknik-teknik dalam penyampaian stand up comedy. Teknik-teknik ini akan mebantu kamu memudahkan dalam penulisan materi. Misal: kamu akan membawa suatu materi dengan teknik call back, act out, dan lain-lain.

2. Cari Ide Umum Berkenaan Dengan Materi yang Akan Disampaikan

Setelah mengerti teknik, giliranmu untuk mencari ide. Ide bisa didapat dari mana saja. Biasanya, kebanyakan materi stand up comedy berasal dari suatu kegelisahan. Misal, kegelisahan terhadap sifat diri sendiri yang aneh, terhadap keadaan fisik yang beda dari yang lain, kegelisahan saat melakukan sesuatu, kegelisahan yang kamu dapat dari keadaan tempat tinggal atau keadaan negara, dan ide-ide kreatif lainnya.

Ide ini akan menunjang materi bagus atau tidak. Sebisa-bisa, buatlah materi yang baru. Yang bergizi alias memiliki pesan moral yang besar. Sehingga, hal tersebut akan membuat rasa percaya diri meningkat karena materinya bagus.

3. Buat Mind Mapping Atau Kerangka Tulisan

Pernah menulis langsung di kertas dengan panjang kali lebar?

Hihi. Biasakan untuk menulis semacam kerangka. Kalau dalam materi stand up, raditya Dika mengungkapkan bahwa kita bisa membuat mapping terhadap ide yang akan disampaikan. Misal: ketika ingin menyampaikan kegelisahan yang memiliki kulit hitam, maka, tuliskan hal-hal yang telah dialami yang berkenaan dengan kulit hitam.

Contoh:

Gara-gara Kulit hitam:
1. Disangka Orang Negro
2. Disebut Si Hitam Manis
3. Disebut Mirip Sama Tanah
4. Disebut Kuli bangunan
5. Dll

4. Memulai Menulis Materi Stand Up Ccmedy

Nah, setelah mengetahui apa saja yang akan dibicarakan dalam stand up comedy, kamu tinggal menuliskan mapping yang telah dibuat. Ditulis dengan sejelas-jelasnya berdasarkan teknik yang dipilih, juga cara penyampaian yang akan digunakan.

Dalam menulis, biasakan untuk menandai, mana set up, mana punchline. Hal ini mempermudah kamu dalam mempelajari teknik. Misal berkenaan dengan Act Out, Gesture, Mimik, Artikulasi, Cara berbicara dan hal-hal lainnya.

5. Melakukan Editing Terhadap Materi yang Dibuat

Setelah menulis materi yang ada, kamu tidak boleh tinggal diam. Dalam penulisan materi, adakaalanya kita melakukan beberapa kesalahan, baik dari kata-kata yang kurang enak untuk kemudian diucapkan, atau hal-hal lain yang bisa membuat orang mengerutkan dahi mendengar kalimat kita.

Tahap editing materi ini sangat amat penting. Sebab berhubungan dengan cara penyampaian. Ketika kita sudah memiliki materi yang benar-benar baik dari kacamata diri sendiri, maka penyampaiannya pun akan memnambah kesan percaya diri.

Nah, setelah semua proses itu selesai, cobalah untuk latihan. Kalau bisa, berlatihlah bersama orang-orang yang sudah tahu mengenai stand up comedy. Kemudian, minta masukan dari orang-orang di sekitar Anda yang berperan sebagai penonton pertama.

Ingat, jangan puas dengan materi yang telah dibuat. Setelah benar-benar hapal, cobalah buat lagi materi lain. Supaya tidak kehabisan materi saat open mic di lain waktu dan acara. Jangan sampai, kamu terus-terusan menyampaikan materi yang sama. Kesannya tidak kreatif.

So, siap untuk membuat materi yang lucu? Yuk capcus. Jangan lupa sahabat, buatlah materi yang benar-benar pernah dialami. Penyampaian materi yang benar-benar kita banget akan terlihat lebih alami. Semangat!

Jumat, 20 Oktober 2017

Inilah 12 Teknik Stand Up Comedy yang Wajib Diketahui Calon Komika

Inilah 12 Teknik Stand Up Comedy yang Wajib Diketahui Calon Komika
credit: groupon.com


Ujwar.com – Dunia Stand up kini semakin maju. Banyak sekali orang yang pengin jadi komika, apalagi saya. Soalnya muka saya jelek. Baru berdiri pun mereka udah ketawa lihat wajah saya. Hehe. Jadi, saya pun mulai tertarik dengan dunia ini. Meskipun belum pernah open mic sih, baru sekadar suka dan mempelajari teknik-teknik yang ada.

Baca juga:

Buat menjadi seorang komika, tentunya kita harus tahu teknik agar apa yang kita sampaikan lucu dan bisa dapet gerr-nya. Setelah tahu teknik, baru kita bisa mebuat materi yang bisa menggiring penonton untuk tertawa.

Berikut ini adalah 12 Teknik Stand Up Comedy!

1. Rule Of Theree

Rule of Theree adalah suatu teknik, di mana komika menyebutkan sesuatu dalam tiga kali. Pertama biasa saja, kedua biasa saja, dan ketika adalah punchline-nya. Jangan terlalu banyak makek teknik ini dalam stand up, sebab, teknik ini cukup gampang ditebak. Jika kita sudah menyebutkan sesuatu satu-satu, penonton biasanya akan menebak punchline yang akan kita gunakan.

Tapi buat pemula, alangkah baiknya tetap mempelajari teknik ini, karena lumayan mudah dipelajari dan ditulis.

2. Hackler Handling

Teknik ini biasanya terjadi spontanitas. Hackler ini adalah penonton yang menjadi pengganggu disaat seseorang sedang stand up comedy. Biasanya akan berteriak-teriak untuk menghancurkan konsentrasi kita.

Nah, supaya kita tidak blank ketika tampil, kita bisa menjadikan objek itu sebagai bahan lelucon. Supaya kita tidak terkesan pasif. Dan pastinya, akan menjadi nilai tambah, karen bisa membuat orang-orang tertawa.

3. Riffing

Pernah nonton Pesbookers? Banyak lho lelucon-lelucon yang menjadi teknik riffing. Teknik ini biasanya berhubungan dengan keadaan fisik seseorang yang dijadikan lelucon. Misal: Wajah lo kaya cucian kotor.

Namun, jangan sekali-sekali menggunakan teknik ini dengan berlebihan. Kita tahu, tidak semua orang mau diperlakukan seperti itu. Kecuali acara komedi yang biasanya sudah diseet oleh pemain di belakang panggung.

4. Call Back

Call Back adalah membawakan kembali punchline yang pernah dibawakan sebelumnya, di joke yang berbeda. Misal: diawal kita sering menyebutkan kata Modus, kita bisa menyebutkan kata itu di situasi lain dengan joke yang berbeda.

5. Hiperbola

Pernah belajar bahasa Indonesia? Pasti pernah dong belajar Majas Hiperbola? Nah, di stand up comedy juga ada Hiperbola. Hiperbolah adalah melakukan sesuatu dengan berlebih-lebihan. Biasanya, teknik ini berhubungan dengan gesture, cara ngomong, atau hal lainnya.

Seperti seorang cowok yang memeragakan gerakan cewek dengan berlebih-lebihan alias melambay. Atau mengatakan sesuatu dengan aksen dan mimik wajah yang bisa membuat orang lain tertawa. 

Jika mau menggunakan teknik ini, kita harus benar-benar total. Kalau tidak total, maka akan terlihat hambar, dan justru tidak akan dapat lucunya.

Baca juga: 

6. Double Punch

Teknik ini sering disebut juga bom punchline. Artinya, seseorang hanya menggunakan satu set up, tetapi menambahkan dua atau lebih punchline yang bisa membuat penonton tertawa terus-menerus. Dalam teknik ini, kita harus mahir dalam membuat joke yang benar-benar berkualitas.

7. Act Out

Act Out adalah teknik dengan menonjolkan adegan seorang komika. Teknik ini lumayan sulit. Maka, seorang komika harus total dalam menggunakan teknik act out. Kalau tidak total, maka akan terlihat aneh. Dan justru membuat penonton terlihat bosan.

8. Impersonation

Pernah menirukan gaya seseorang yang bisa membuat penonton ngakak? Nah, hal yang dilakukan itu disebut Impersonation. Kita bisa menirukan cara ngomong seseorang, cara jalan, atau cara menasihati. Misal kita menirukan gaya Pak mario Teguh saat bilang: SUPER! Dan lain sebagainya.

9. Self Bulying

Self Bulying bisa menjadi teknik menyenangkan lho. Di mana, seseorang membuli diri sendiri. Hal ini akan memacu tawaan orang-orang jika apa yang kita bully sesuai dengan kenyataan asli. Misal, kita bully wajah yang jelek, item, hidup lagi. Hehe. Atau apa saja yang berhubungan dengan diri kita sendiri.

10. One Liner

Dalam teknik ini, kita akan bermain set up dan punchile yang sederhana. Tetapi bisa memacu orang lain untuk tertawa. Kesederhanaan ini biasanya berhubungan dengan kisah nyata dalam kehidupan. Sehingga penonton dapat membayangkan.

11. Gimmick

Seseorang akan menyambungkan suatu lelucon dengan gimmick atau hal yang sedang jadi sorotan dan trending topik di masa sekarang. Misal: Seseorang berkata Terangkanlah. Tiba-tiba Dia joget sambil nyanyi Eta Terangkanlah yang akhir-akhir ini sedang diperbincangkan. Tentu saja akan memacu tawaan orang-orang.

12. Comparisons

Comparison adalah teknik membandingkan. Teknik membandingkan iakan memacu tawa jika apa yang dibadingkan sesuai dengan fakta aslinya. Misal seseorang membandingkan cara jalan orang Jawa dan Orang Sunda. Kemudian akan muncul joke-joke dari cara membandingkan tersebut.

Nah, itulah 12 teknik Stand Up Comedy yang harus dipelajari. Masih minat jadi seorang komika? Yuk belajar dasarnya dari sekarang. Semoga sukses.

Kamis, 19 Oktober 2017

Ingin Menjadi Seorang Komika? Pelajari Dulu 15 Istilah Stand Up Comedy

Ingin Menjadi Seorang Komika? Pelajari Dulu 15 Istilah Stand Up Comedy
credit: vecteezy.com

Ujwar.com – Sejauh ini, Stand Up Comedy menjadi salah satu tontonan berkelas yang sudah semakin berkembang. Hampir setiap stasiun TV nasional mengadakan acara-acara stand up. TV yang melahirkan cikal- bakal stand up comedy awalnya METRO TV, KOMPAS TV--yang melahirkan para komika seperti Dodit, Ge Pamungkas, Ernest, dan lain-lain. Juga stasiun TV lain yang kemudian ikut memeriahkan dengan mengadakan acara-acara stand up comedy.

Setelah itu, kini muncul ajang pencarian bakat yaitu SUCA atau Stand Up Comedy Academy di Indosiar yang melahirkan komika-komika lainnya. Seperti Cemen, Musdalifa, Arafah, Aci, dan lain-lain.

Hal tersebut membuat orang-orang tertarik untuk ikut terjun ke dunia stand up comedy. Dan mungkin, salah satunya adalah kamu.

Saya tanya sekarang. 

Apakah kamu ingin jadi seorang komika? 

Nah, sebelum benar-benar terjun ke dalam dunia tersebut, kamu harus mengerti dulu tentang istilah-istilah dalam stand up comedy. Terutama hal mendasar yang akan menjadi modal dalam belajar stand up comedy.

Berikut adalah istilah-istilah yang saya maksud:

1. Komika/ Comic

Komika adalah sebutan bagi penggiat stand up comedy. So, kamu akan disebut komika jika sudah pernah tampil, atau sedang dalam masa belajar.

2. Open Mic

Open mic adalah penampilan dari seorang komika di suatu perkumpulan untuk melatih kemampuan stand up seseorang. Open mic biasanya dilakukan di cafe, di basecamp organisasi yang mengatasnamakan komunitas Stand up, restoran, nikahan orang, atau acara-acara lain.

3. Bit

Bit adalah lelucon dalam Stand Up Comedy. Bit ini menjadi titik awal dari terbentuknya Set up dan Punchline. Nah, jika kamu memiliki sebuah lelucon yang akan ditampilkian dalam stand up, berarti itu yang disebut bit. Lebih kepada ide tentang jokes atau lelucon itu sendiri.

4. Premis

Premis adalah ide dasar yang mengantarkan kamu ke dalam cerita yang akan dibahas. Premis ini biasanya terdiri dari alasan kamu menceritakan masalah. Misal: Premis materi kamu adalah: Hal-hal yang dialami saat jadi anak kost. 

Setelah disebutkan premisnya, akan maju ke hal-hal yang menjadi bagian dari ide dasar tadi. Yaitu berhubungan dengan set up dan juga punchline.

5. Set Up

Set up adalah bagian kalimat yang tidak lucu. Tidak akan ada punchline kalau tidak ada set up. Set up bisa dibilang pendahuluan, kemudian nanti akan berlanjut ke dalam puncak materi yang akan membuat semua tertawa, yaitu punchline.

6. Punchline

Punchline adalah kata atau kalimat yang membuat lucu. Nah, inilah lanjutan dari  set up. Ketiika kita menyebutkan set up yang sudah disipakan, maka akan berlanjut ke dalam punchline yang akan membuat tertawa para penonton.

7. Blue Material

Blue material yaitu materi yang terkesan jorok atau kasar. Joke ini paling mudah digunakan. Sebab kita bisa menggunakan objek apa saja untuk mengeluarkan joke. Terutama hal yang berhubungan dengan penonton.

Baca juga:

8. Segue

Segue berhubungan dengan kalimat pergantian. Biasanya, segue akan dilakukan jika ada pergantian dari lelucon satu ke lelucon dua. Begitupun seterusnya, sampai selesai.

9. Old Bits

Old bits adalah jokes atau lelucon yang sudah ada dari dulu dan dibawakan lagi dalam situasi sekarang. Tidak masalah sebenarnya menggunakan joke lama, tapi alangkah baiknya jika kita mencari model joke yang lebih kekinian dan menarik.

10. Persona

Persona adalah hal yang berhubungan dengan karakter atau ciri khas. Misalkan, Dicky SUCI memiliki ciri khas yang biasanya agak ngondek, kemudian selalu memulai perkataan dengan kata “AHAI”. Terus, Dodit memiliki ciri khas dengan aksen ngomongnya. Radit punya ciri khas dengan materi-materi yang cerdas dan berhubungan dengan kegelisahan diri. 

Kamu harus memiliki ciri khas agar bisa diingat oleh penonton setia. Hal ini memperbesar peluang untuk menjadi komika terkenal.

11. Delivery

Delivery adalah cara kita menyampaikan materi kepada penonton. Ketika delivery seseorang bagus, maka akan memacu penonton untuk tertawa, dan pastinya suka terhadap penampilan kita. Dalam Delivery, ada beberapa hal yang harus diperhatian, diantaranya: gesture, yaitu cara kita dalam membawakan materi dengan melibatkan tubuh. Artikulasi, yaitu cara kita dalam mengucapkan kata-kata dengan jelas. Hal ini menunjang penampilan untuk bisa tampil dengan baik di hadapan orang-orang. Lalu ada, Mic-ing, artinya cara seorang komika mengendalikan microfone, supaya suara yang diproduksi bisa terdengar bagus dan tidak ada kendala. Dan, hal lain yang termasuk dalam delivery adalah: emosi. Permainan seseorang akan baik jika diimbangi dengan emosi.
Baca juga: 

12. Opener atau Pembuka

Opener adalah istilah bagi seseorang yang melakukan penampilan pertama, atau pembuka dalam sebuah acara.

13. Closing

Closing adalah istilah yang sering digunakan ketika sedang tampil. Closing dikaitkan dengan punchline terakhir sebelum penampilan benar-benar diakhiri. Biasanya, closing harus lebih pecah dan mengundang gelak tawa.

14. To Bomb

To Bomb adalah istilah jika seorang komika kurang sukses dalam menyampaikan materi. Seperti tidak membuat penonton tertawa, atau tidak berhasil membuat suasana pecah.

15. To kill

Nah, kalau istilah ini sebaliknya dengan To Bomb. Yaitu Istilah jika seorang komika bisa membuat materinya diterima dengan baik oleh penonton. Seperti berhasil membuat ruangan  riuh dengan tawaan.

Oke, itulah 15 Istilah Dalam Stand Up Comedy. Sebenarnya masih banyak istilah lain, tapi 15 istilah ini sudah cukup  untuk selanjutnya diingat. Semoga bermanfaat.

Rabu, 18 Oktober 2017

Kamu Akan Mendapatkan Bayaran Fantastik Jika Menulis di 15 Situs Ini

Kamu Akan Mendapatkan Bayaran Gede Jika Menulis di 15 Situs Ini
credit: cnnindonesia.com


Ujwar.com – Semakin sini, semakin banyak orang yang ingin menjadi penulis. Baik penulis fiksi, atau pun penulis non fiksi. Di balik itu, makin banyak juga media online yang mewadahi para penulis. Terutama media yang memberikan fee atau bayaran sebagai penghargaan atas jeripayah membuat tulisan.

Bayar juga:

Saya sendiri pernah bergabung dengan beberapa media online. Meskipun pada akhirnya memilih menulis di blog sendiri meski tanpa fee. Hehe. Namun, bagi yang tidak mau ribet dengan blog sendiri. Dan ingin mendapatkan uang dengan hanya membuat artikel, maka wajib join di beberapa situs yang akan saya tulisakan.

Siap untuk menyimak? Berikut 15 situs yang membayar para penulisnya:


Guys, saya belum pernah join di JalanTikus. Tapi, situs tentang teknologi yang sangat dikenal ini memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk menjadi bagian dari mereka dengan cara mengirimkan artikel. Jika di-acc, penulis akan mendapatkan uang sebesar 50 ribu. Jika dalam sehari minimal satu saja yang diterbitkan, maka dalam tiga puluh hari? Kamu akan mendapatkan 1,5 juta. Apalagi jika kamu bisa menulis sehari dua artikel, diterima pula. Kan edun ya?

Namun, kalian harus memperhatikan jenis artikel yang diterima oleh media itu. Karena Jalantikus berkenaan dengan bidang teknologi, maka buatlah hal-hal yang berhubungan dengan hal tersebut. Terutama android, game, ponsel, dan lain sebagainya. Semakin unik artikel, semakin besar kesempatan untuk diterima. Untuk panjang artikel, jalantikus mengharuskan menulis minimal 200 kata. 

Baca juga:



Situs ini adalah situs yang paling saya suka. Saya sering lihat fanspage situs ini di facebook. Mojok.co menerima essay dengan judul yang agak nyeleneh. Dan pokoknya, kadang bikin ngakak. Untuk yang sudah memiliki tulisan, silakan kirimkan tulisamu ke redaksi@mojok.co.


Saya pernah daftar akun di babe (baca berita). Di Babe ini tersedia beberapa jenis tema artikel, sehingga memudahkan kita untuk menuliskan sesuai dengan tema yang disukai. Biasanya tulisan yang lolos akan mendapatkan fee sebesar 50 ribu. Dengan tahap review maksimal dua minggu.

Pengalaman saya saja. Cobalah buat artikel yang pasarnya lebih luas, sebab saya sudah pernah mendaftarkan, dan hasilnya ditolak. Kan sedih. Yang saya sadari, tulisan saya pembacanya sempit. So, bagi kamu yang ingin bergabung, silakan buka situs Babe dan ikuti tata caranya.


Vebma juga menjadi salah satu situs yang keren. Biasanya, penulis akan dibayar minimal 10 ribu per artikel yang lolos dan diterima. Bayarannya akan semakin gede jika artikel yang kita upload menarik dan mendapatkan pengunjung yang banyak.

Namun, kabar dari orang-orang yang masih ada di vebma, untuk bayaran per artikel itu diberhentikan dulu. Tinggal bayaran berdasarkan viewers dalam artikel yang kita buat. Semakin banyak yang baca, semakin besar bayaran kita. Oh iya, untuk menulis di vebma, kamu diharuskan menulis sebanyak minimal 400 kata. 

Baca juga:



Punya aplikasi UC Browser di HP? Pasti dong, sering lihat berita yang berkeliaran di sana. Nah, berita-berita itu ditulis oleh para penulis yang bergabung di UC News. Kalian bebas menulis apa saja di UC News sepanjang tulisan itu bermanfaat. Kalian akan mendapatkan bayaran dari UC News berdasarkan viewers dari artikel yang kita buat. Namun lagi-lagi, tidak sembarang orang bisa nulis di sini. Tetap melalui tahap review editor. Jika tulisannya bagus, ada kemungkinan akan ditayangkan.


Saya belum pernah join di nulis.co.id. Namun kata teman-teman saya, nulis.co.id hampir sama dengan situs kebanyakan. Ketika menulis dan diterima, maka kita akan mendapatkan bayaran berdasarkan viewers dari artikel yang kita buat. Bagi artikel yang pembacanya banyak, bayarannya pun akan semakin besar.

Baca juga:


Nah, kalau ini situs yang berhubungan dengan novel. Bagi teman-teman yang ingin mendapatkan fee dengan menulis novel, maka bisa nulis di novel.id. Dulu saya pernah daftar, tapi gak lolos. Nah sebelum menulis, akan ada review terhadap sinopsis yang kita kirim. Silahkan kepo ke websitenya ya guys.

Baca juga:


Basabasi.co adalah salah satu penerbit, plus media online. Biasanya akan memuat sajak-sajak dari penyair nusantara. Selain sajak, di sini juga diterima naskah lain. Seperti esai dengan fee 300 ribu, cerpen 300 ribu, puisi 250 ribu dan resensi buku 200 ribu. Selain fee,  kamu juga akan menndapatkan T-shirt kenang-kenagan. Kamu bisa kirim naskah ke gerobaknaskah@basabasi.co.


IDNTimes adalah salah satu media yang sangat terkenal.  Kamu bisa menulis artikel juga di situs tersebut. Jika medapatkan 100 viewers, maka akan mendapatkan poin. Satu poin di sini bisa ditukarkan dengan uang sebesar 100 ribu. Jika kamu memiliki 10 poin saja, tentu akan mendapatkan uang yang lumayan besar.


Saya tahu Meltik baru-baru ini. Situs ini menginginkan tulisan yang berhubungan dengan pengalaman pribadi. Seperti halnya tentang percintaan, pengalaman menarik, pengalaman konyol, dan pengalaman yang dianggap absurd. Meltik akan membayar kamu 100 ribu jika tulisanmu diterima.

Untuk cara pengiriman artikel di meltik, silakan kunjungi situsnya ya.


Waow, ternyata situs ini juga terbukti membayar lho. Bahkan, situs ini lumayan besar dalam memberikan fee, yaitu 200 ribu. Syarat utamanya, artikel tersebut benar-benar tulisanmu, bukan saduran atau jiplakan. Untuk bergabung dan berkontribusi menjadi salah satu penulis di brilio, silakan kunjungi situs tersebut.


Nah, selain situs yang telah saya sebutkan, Artikel Internet juga menerima tulisan. Biasanya akan dibayar sebesar 7-10 ribu dengan panjang minimal 150 kata. Bayangkan, 150 kata itu hanya sekitar setengah lembar. Bisa dong, nulis sesingkat itu? Nah, kamu bisa menarik uang jika fee yang dimiliki sudah lebih dari 50 ribu. Hayuk nulis, bentar lagi malam minggu lho. Hehehe.


Bagi orang yang berpengalaman dalam ilmu yang berhubungan dengan INTIM atau berupa tips seks, bisa bergabung dengan intim.id. Situs ini membayar sebesar 50 ribu jika artikel di-acc. Supaya tulisanmu di-acc, buatlah tulisan baru, yang masih fresh dan belum pernah dibahas sebelumnya. Kalau pun sudah ada yang bahas, adakan pembaruan yang lebih lengkap dan detail.


Tertarik menulis di bidang politik? Seword-lah tempatnya. Situs ini berbicara mengenai politik yang ada di negeri ini. Jika ingin mengirimkan tulisan, kamu diharuskan untuk mengirim ke email. Silakan buka situsnya untuk informasi lebih lanjut.


Kamu pintar di bidang kecantikan? Beautynesia terkenal dengan situs kecantikan. Di mana, situs ini lumayan diminati orang-orang yang membutuhkan artikel tentang kecantikan. Nah, jika kamu berhasil menulis di sini, kamu akan mendapatkan bayaran sebesar 20 ribu per artikel. Namun, menulis di sini khusus wanita. Hahai. Namanya juga media kecantikan ya guys.

Nah, itulah 15 situs yang akan membayar tulisanmu. Yuk menulis. Selain menginspirasi, kamu juga akan mendapatkan penghasilan.

Selasa, 17 Oktober 2017

Benarkah Orang yang Banyak Omong di Medsos Memiliki Sifat Pendiam di Kehidupan Nyata?

Benarkah Orang yang Banyak Omong di Medsos Memiliki Sifat Pendiam di Kehidupan Nyata?
credit: cognitivebehaviortherapycenter.com


Ujwar.com – Sikap seseorang kadang emang gak bisa ditebak. Sama halnya dalam kehidupan nyata, dan media sosial. Bisa saja berbanding terbalik dengan yang sebenarnya. Setuju?

Tidak usah berbicara jauh-jauh, saya akan membicarakan diri saya sendiri. Perbedaan saya di media sosial dan dunia nyata.

Kata warga medsos, saya itu ramah, homoris dan menyenangkan. Tapi sebaliknya, kata sebagian orang yang mengenal saya dalam keseharian, saya ini orangnya cenderung diam, cuek dan sombong.

Baca juga:

Kenapa bisa berbeda?

Terus terang, menjadi orang dengan image sombong adalah hal yang paling saya takuti. Suer. Saya paling gak mau disebut sombong hanya karena jarang bergabung dengan teman-teman lain, atau jarang berinteraksi di keseharian.

Saya memang salah satu orang yang susah bersosial di lingkungan masyarakat. Sangat susah. Menarik diri dari lingkungan bukan berarti saya tidak mau bergabung dengan mereka, atau bahkan sombong, melainkan sifat saya memang begitu. Kaku.

Hal tersebut membuat saya mengidam-ngidamkan sosok seperti mereka. Yang ramah, juga punya selera humor dan pintar bersosial. Saya menginginkan itu. Kadang saya mengeluh, kenapa tidak seperti mereka?

Baca juga:

Well, kehadiran media sosial menurut saya adalah salah satu cara menyalurkan kemauan itu. Media sosial tidak harus bertatap muka. Media sosial tidak harus berbicara empat mata. Tidak ada kontak secara langsung. Media sosial hanya bermodal kecepatan tangan dalam menulis.

Maka, saya bebas melakukan apa yang saya mau. Termasuk menjadi orang yang benar-benar didambakan.

Kalau begitu, saya tidak menjadi diri sendiri, dong?

Gak juga. Justru, ketika kita memiliki sikap berbeda, hal itu menggambaran karakter asli. Sebenarnya kalau mau, saya bisa menjadi seseorang yang banyak omong, sama dengan di media sosial. Kalau mau, saya bisa jadi orang yang sering melucu, sama dengan di media sosial.

Di beberapa situasi, kadang saya memunculkan itu. Misal di lingkungan sekolah. Biasanya, saya akan sedikit mengeluarkan selera humor kepada anak didik ketika mengajar. Membuat suasana belajar tidak terlalu beku dan kaku.

Saya kadang memunculkan sisi banyak omong di kampus. Bersama teman-teman saya. Saya terkenal dengan image orang yang suka teriak-teriak gak jelas. Kadang bikin mereka tertawa.

Tapi itu tadi, hanya beberapa situasi yang bisa mendorong saya bersikap semacam itu. Sedangkan di lingkungan keluarga, biasa saja. Saya bahkan jarang ngomong kalau gak ada hal yang benar-benar ingin disampaikan. Di masyarakat juga begitu, saya tidak terlalu banyak berinteraksi. Padahal itu perlu kan? Ya, itulah yang sekarang menjadi PR. Bagaimana pun, saya adalah makhluk sosial.

Atau ada yang bisa bantu saya?

Bagaimana supaya sikap banyak omong saya di media sosial bisa menular di dunia nyata?

Kalau berinteraksi di lingkungan masyarakat, saya merasa risi banget. Mungkin karena pernah punya masa terpuruk. Orang-orang kampung tahu saya dari kecil. Jadi saya segan sama mereka. Padahal ni ya, saya pengin banget ikut berbaur.

Mungkin juga ini masalah kedewasaan. Saya sepertinya masih kaya anak kecil. Masih memikirkan ego, masih memikirkan ucapan-ucapan orang yang sebenarnya tak penting buat dipikirkan. Saya masih sering berasumsi, padahal belum tentu kenyataannya semacam itu.

Intinya, pertanyaan kita semua memang benar. Orang yang sering banyak berinteraksi di medsos nyatanya tidak sama dengan dunia nyata. Kenapa saya berbicara begitu? Karena saya mengalaminya. Orang-orang akan sering menemui saya di media sosial ketimbang di keseharian.

Tapi, tidak semuanya begitu. Banyak kok, orang yang di medsos menyenangkan, di dunia nyata juga menyenangkan, bahkan lebih menyenangkan.

Untuk sifat, sebenarnya kita bisa memilih. Mau jadi humoris, mau jadi pendiam, mau jadi apa pun, kita bisa. Tapi yang susah itu nyaman. Kita nyamannya di mana? Kalau nyamannya jadi orang pendiam, ya udah, nikmati. Kalau nyamannya jadi orang yang suka banyak ngomong, ya udah nikmati juga.

Manusia itu variatif. Gak semuanya harus sama. Gak semuanya harus bersikap sama. Tiap-tiap orang punya ciri khas masing-masing. Yang gak mungin bisa dipatahkan.

Pertanyaan selanjutnya, wajarkah perbedaan sikap tersebut?

Wajar-wajar saja menurut saya. Setiap orang punya keinginan masing-masing. Semua manusia itu menurutku aktor dan aktris. Pandai bersandiwara. Pandai menjadi apa dan siapa saja. Yang terpenting, tidak merugikan orang lain kan?

Lantas, bagaimana denganmu? Apakah sikapmu di media sosial dengan keseharian berbeda? Coba ceritakan di kolom komentar ya. Hihi.

Sabtu, 14 Oktober 2017

Ingin Laris Jualan di Facebook? Ubah Dulu Sikapmu Menjadi Seperti Ini

Ingin Laris Jualan di Facebook? Ubah Dulu Sikapmu Menjadi Seperti Ini
credit: onlineterpercaya.com


Ujwar.com – Banyak cara untuk mencari rezeki. Salah satunya berpindah haluan dari berjualan secara nyata, menjadi jualan di dunia maya.

Sejauh ini, orang-orang yang sibuk dan tak sempat pergi ke toko lebih senang berselancar alias online untuk mencari keperluan. Baik keperluan personal maupun keperluan umum.

Hal ini tentu saja menjadi kesempatan bagi orang-orang kreatif untuk menjual produk-produk yang ada. Mungkin kamu salah satunya. Namun, yang menjadi masalah saat ini adalah tidak semua barang yang kita jual laku. Bahkan ada yang pernah curhat, bahwa dia malah capek promot sana-sini, sementara jarang sekali ada yang beli. Orang lain closing sehari puluhan barang, dia satu minggu saja jarang ada yang terjual.

Ada yang salah?

Bisa jadi. Dan saat ini, saya akan membahas soal itu.

Terus terang, kalau soal marketing, saya belum pintar apa-apa. Namun, saya sering mendapatkan ilmu dari para expert yang telah dulu terjun ke jualan online. Tentu saja, hal tersebut saya jadikan sebagai bahan pembelajaran, baik untuk dikonsumsi sendiri, pun untuk disampaikan kembali seperti saat ini.

Lantas, bagaimana agar barang-barang yang kita jual bisa menarik perhatian? 

Yups, salah satunya dengan sikap kita. Sikap itu penting. Dengan sikap, orang suka dan benci kita.

Berikut sikap yang harus dimiliki:

1. Jadilah Orang yang Bisa Membangun Koneksi

Bagaimana cara membangun koneksi? Ya berkomunikasi. 

Menurut saya, media sosial hampir sama dengan media secara nyata. Ada interaksi. Meskipun pada media sosial kebanyakan menggunakan tulisan, tapi tetap saja, interaksi adalah hal utama yang diperlukan.

Hal yang perlu kamu lakukan adalah mulai membangun interaksi. Berkenalan. Bersosialisasi dengan pengguna lain. Buat mereka ingat dengan kita. Seolah-olah, mereka adalah teman-teman kita di dunia nyata. 

Ini sangat penting. Sebab, meski akun media sosial seseorang hanya berupa nama dan poto profil, tetapi digunakan oleh manusia. Kita sebagai pengguna media sosial tentu memiliki perasaan. Kita akan tahu, mana orang yang ramah, judes, baik juga yang buruk.

Koneksi membuat kita memiliki calon-calon pelanggan. Tidak dipungkiri, orang yang justru sering tanya-tanya adalah orang yang terbiasa berinteraksi dengan kita. So, bersikaplah baik. Jangan sombong dengan rekan-rekan pengguna media sosial lain.

Membangun Koneksi juga bisa dengan cara bergabung dengan grup-grup bidikan kita. Misal kita berjualan buku, bergabunglah dengan grup orang-orang yang suka membaca. Hal ini memberikan peluang agar buku terjual dengan cepat.

2. Manusia Tidak Suka Dikirimi Sampah

Pernah promosi ke setiap orang, di beranda dan grup, tapi barang tak laku juga?

Nah, ini yang menjadi masalah. Barang-barang yang dijual menurut mereka adalah sampah. Mengapa? Karena mereka tak kenal kita, sementara kita kirim kiriman berantai alias spam.

Bayangkan. Jika di dunia nyata kamu tiba-tiba lempar sesuatu ke rumah seseorang, kamu pasti malah dicaci dan dimaki. Begitupun di facebook. Kadang ada orang yang lebih senang promosi ke sana ke mari alias spam. Padahal kebanyakan orang tidak suka jika ada yang tak mereka kenal tiba-tiba ikut promosi.

Kuncinya tadi, komunikasi. Kamu harus dekat dulu dengan orang yang menjadi bidikanmu. Kamu harus kenal dulu dengan anggota grup yang dimasuki. Dengan begitu, mereka justru tidak akan keberatan ketika kita promosi, malah ada yang langsung inbox.

Ingat juga. Promosi itu harus sewajarnya. Meski kita sudah kenal mereka, tetap saja, spam adalah hal yang paling tidak disukai. Kesannya kaya positingan sampah yang ketika orang liat langsung ditendang. 

3. Konsisten Posting Bukti Transfer, Resi, Dan Lain-lain

Media sosial terkenal dengan dunia semu. Banyak penipuan. Salah satu cara untuk membangun rasa percaya dari pelanggan kita adalah: rutinlah memposting barang yang dijual, resi bekas pengiriman barang, testimoni, dan lain-lain.

Kalau mau beli barang, saya pasti lihat testimoninya dulu. Karena terus terang, saya pernah beberapa kali ditipu saat beli barang. Uang udah transper, tetapi ternyata barang tak diterima alias tak dikirim dari sana. Para calon pembeli mengurangi kehati-hatian dengan cara melihat-lihat sepak terjang usaha kita.

4. Berinisiatiflah Dalam Menindaklanjuti Calon Pelanggan

Pernah promosi? Kemudian ada seseorang yang memilih order akhir bulan setelah gajian? Cobalah tindak lanjuti mereka yang seperti itu. Kadang, ada orang-orang yang lupa, sehingga tidak jadi order. Berinisiatiflah untuk lebih dekat dengan calon pembeli. Hal ini memperbesar peluang. Mereka bisa menjadi pembeli dari barang-barang yang kita jual.

5. Jadilah Orang Kreatif

Kreatif di sini adalah orang yang bisa melakukan promosi dengan cara menarik. Kalau kamu pintar di dunia grafic, cobalah buat katalog gambar untuk menarik perhatian. Buatlah semacam penarikan-penarikan dengan gambar. Orang cenderung lebih tertarik dengan apa yang bisa dilihat ketimbang tulisan yang harus dibaca terlebih dahulu.

Kalau pintar di dunia editing video, kamu bisa membuat video berisi foto-foto produk-produk kita. Hal ini akan menambah kesan professional di dalam usaha yang dilakukan.

6. Jadilah Orang yang Pandai Mengambil Peluang

Kadang, ada orang yang sering koar-koar jika membutuhkan sesuatu dengan cara update status. Cobalah kamu menawarkan barang yang dia butuhkan jika ada stock. Hal ini akan membuat pelanggan senang. Intinya, kamu harus pandai mengambil peluang.

7. Jadilah Orang yang Pintar Copywriting

Copywriting adalah salah satu hal yang penting dalam hal marketing. Teknik atau strategi berbahasa yang kita gunakan harus bisa menarik perhatian, sehingga mereka tertarik dengan apa yang ditawarkan.

Misal: ketika kita menawarkan sesuatu, jangan hanya upload gambar, tetapi lengkapi dengan harga, dan juga kelebihan, mengapa mereka harus membeli barang tersebut.

Semua berasal dari bahasa. Kalau bahasa dalam tulisan kita menarik, tidak menutup kemungkinan bahwa mereka akan menjadi pelanggan kita.

8. Jangan Melulu Jualan

Media sosial pada awalnya bukan tempat jualan. Melainkan tempat mencari teman. Pernah gak, dinding kamu penuh dengan update jualan?

Sekarang ubah. Cobalah sesekali buat status supaya terlihat bahwa kamu itu ada. Misal update hal-hal bermanfaat. Update kegunaan penting barang yang kamu jual. Pokoknya, kamu harus bertindak seperti pengguna lain.

Ketika kamu terus-terusan update tentang jualan, mereka pasti bertanya-tanya. Kok kerjaannya jualan mulu? Padahal, banyak orang yang justru tidak begitu nyaman berandanya disesaki kata-kata promo yang klise dan membosankan.

9. Jualan Bukan Memaksa

Pernah maksa orang buat beli produk kita? Masih syukur, orang yang dipaksa kenal kita secara baik. Bagaimana jika orang yang kita paksa adalah orang yang kenalnya hanya selewat, di media itu saja?

Mungkin kata mereka, “Lu siapa gue?”

Orang itu lebih tertarik dengan sendirinya, ketimbang ditarik orang.

“Buruan beli! Terbatas!”

“Alhamdulillah, produk ini stocknya tinggal sedikit. Besok pasti sudah closing semua.”

Kalimat satu dan dua sebenarnya ingin memberitahukan bahwa stock terbatas, tinggal sedikit lagi. Alias best seller. Tapi menurutku, kalimat peretama terlalu ngotot. Itu cara jualan zaman dulu yang terkesan mengajak para pembeli.

Sedangkan kalimat dua, saya rasa lebih menarik. Sebab, berisi tentang informasi yang menggambarkan bahwa barang tersebut laku keras, dan akan habis besok. Menurut saya, orang-orang akan lebih tertarik dengan kalimat kedua.

Saya sendiri justru lebih tertarik pada promosi di luar mengajak. Alias promo tapi tidak seperti promo. Misal seorang penjual update status, membicarakan proses penjualan kepada para pelanggannya, kemudian pelanggannya puas, dan lantas produk itu habis. Tanpa ada kalimat, “Ayo buruan dibeli!” Atau apalah-apalah. Hihi.

Tapi sih, untuk masalah ini, tergantung strategi penjual. Jadi bagaimana pun cara promosinya, yang terpenting laku dan para pelanggan nyaman. Hehe.

Itu dia hal-hal yang harus diperhatikan bagi seorang penjual jika produknya ingin laku, terutama di media sosial seperti facebook. Mulai sekarang, cobalah berjualan dengan lebih cerdas. Dengan cerdas, inshaa allah, dompet tebalsss. Selamat berjuang!

Jumat, 13 Oktober 2017

No Excuse! Buku Motivasi Terkeren yang Pernah Saya baca

No Excuse! Buku Motivasi Terkeren yang Pernah Saya baca
Dokumen Pribadi


Ujwar.com – Pernah merasa sangat down? Baca buku ini! Suer!

Saya mereview buku ini bukan veres, bukan tanpa sebab, bukan pula karena penulisnya seseorang yang terkenal. Saya menulis review karena merasakan effek yang amat besar dari buku ini. Itu sebabnya, mengapa saya sangat merekomendasikan buku No Excuse!.

By The Way, saya itu sebenarnya kurang suka dengan buku motivasi dari dulu. Sebab, buku motivasi terkenal  garing, datar, dan membuat yang baca males. Namun, karena waktu itu ada promo dapet 3 buku hanya dengan 99 ribu. Akhirnya saya beli. Dan buku yang paling saya butuhkan adalah 101 Dosa Penulis Pemula sebagai penunjang dalam belajar menulis. Pikir saya, ya sudahlah, setelah dibeli, nanti bisa siapa saja yang baca.

Setelah buku datang, sayang juga kalau tidak dibaca. Maka, setelah beres menyelesaikan buku 101 Dosa Penulis Pemula, saya membuka buku No Excuse! Buku yang awalnya tak dianggap penting, tetapi akhirnya menjadi buku yang keren menurut saya.

Sebelum menjelaskan masalah buku, mungkin sahabat semua harus tahu dulu latar belakang saya. Saya sendiri awalnya seorang pemuda pendiam, pemurung, pemalu dan penyendiri. Seseorang yang sangat susah bersosialisasi. Seseorang yang selalu merasa rendah dengan kemampuan diri.

“Kenapa saya tidak seperti mereka?”

Itulah kata saya setiap hari. Saya ingin sekali memiliki sifat kaya orang lain yang fleksibel, ramah, pintar berbicara, pergaulannya luas dan hal-hal yang tak ada dalam diri. Hingga saya benar-benar merasa berbeda dari yang lain. Dan keminderan melekat dalam diri saya, setiap saat.

Namun setelah membaca buku ini, semuanya berubah. Pikiran saya terbuka. Buku yang super lengkap. Buku yang memberikan arti tangguh tanpa alasan. 

Saya sadar, bahwa saya terlalu sibuk melihat kelebihan orang lain, juga memikirkan kekurangan diri. Bukankah seharusnya saya menggali potensi yang dimiliki?

Membaca buku ini, saya serasa membaca seluruh keagungan Tuhan yang belum pernah saya lihat. Seperti cerita seorang difabel yang bisa jadi sukses. Seorang anak miskin yang bisa jadi milyader. Hingga sampai ke dalam poin yang benar-benar cocok dengan situasi saya. Seorang Pemalu yang ternyata bisa sukses.

Baca juga: 


Saya bertanya-tanya di dalam hati. Apakah pemalu seperti saya bisa sukses?

Jawabannya bisa. Buku pak Isa telah menjelaskan contoh-contoh dari kesuksesan orang-orang pemalu. Salah satu orang yang masih saya ingat adalah Afgan Syahreza, penyanyi pop yang justru memiliki sifat pemalu pada awalnya. Sekarang? Siapa yang tak kenal dia?

Terus terang, setiap bab dari buku ini berhasil membukakan pikiran saya. Bahwa orang yang tak berpendidikan tinggi bisa sukses, bahwa orang yang tak memiliki modal bisa menjadi seorang pengusaha kaya raya, bahwa seseorang yang merasa tak memiliki bakat, ternyata paling berbakat dalam suatu bidang. Saya menyerap semuanya.

Dari segi bahasa, buku ini sangat ringan. Pak Isa adalah salah satu penulis non fiksi yang sangat pintar meramu kata-kata. Biasanya, tulisan non fiksi itu kebanyakan berisi bahasa-bahasa yang njlimet, kalimat-kalimat yang susah dipahami, namun buku ini sangat gampang dipahami. Cocok dibaca oleh siapa saja.

Akibat buku ini, semangat saya mulai terpompa. Bahkan ketika semangat itu turun lagi, sesekali saya membuka kembali kisah seseorang yang paling kukagumi di dalam buku itu. Terutama tentang  EXCUSE 1 (Saya tidak bisa!, Saya tidak berbakat!) dan EXCUSE 4 (Saya Tidak Cocok! Ini Bukan Saya!)

Jika disuruh memberi rating, saya berikan rating 4, dari 5. Kenapa tidak 5? Sebab, saya masih tertarik dengan pembahasan di bagian karakter pemalu. Pak Isa hanya menambahkan beberapa kisah pemalu. Dan justru, semangat saya selalu bertambah ketika saya kembali membaca kisah-kisah mereka yang berkenaan dengan karakter.

Akhir kata, Terima kasih Pak Isa. Serius deh. Ini review yang saya tulis berdasarkan apa yang saya rasa setelah baca buku Bapak. Buku Bapak telah memberikan peran berharga bagi kelangsungan hidup saya. Semoga saya bisa baca buku Pak Isa yang lain.

Kamis, 12 Oktober 2017

10 Cara Menyembuhkan Insomnia Ala Saya

10 Cara Menyembuhkan Insomnia Ala Saya
credit: pixabay.com


Ujwar.com – Insomnia menjadi salah satu hal yang menakutkan bagi sebagian orang. Tahu kan insomnia? Tahulah pasti. Kalau kamu tidak bisa tidur lewat dari waktu biasa tidur, berarti kamu terkena insomnia.

Saya membuat tulisan ini bukan sok-sok-an menjelaskan cara menghilangkan insomnia ala dokter, tetapi lebih kepada pengalaman yang pernah saya alami dan rasakan. Ya, ketika sudah mencoba melakukan berbagai cara, siapa tahu kamu bisa terhindar dari insomnia dengan cara yang saya berikan? Semudah itu.

Pertama-tama, saya akan sedikit mengulas penyebab dari insomnia.

Yang saya tahu, insomnia terjadi karena beberapa hal. Bisa dari faktor makanan dan minuman. Seseorang bisa susah tidur jika sebelumnya minum kopi. Seseorang susah tidur kalau perutnya lapar. Hehe. Maka, usahakan untuk menjaga pola makan dan minum. Menstabilkan kebutuhan tubuh. Mnegurangi yang tidak perlu, dan menambah yang perlu.

Selain makanan, insomnia juga bisa disebabkan oleh stres. Saya pernah merasakan ini. Dulu, waktu saya bekerja dan merantau di kota, nyaris setiap hari tidak bisa tidur. Saya bisa tidur setelah lewat pukul dua dini hari, dan bangun dalam satu atau dua jam kemudian, sementara paginya kembali bekerja. 

Faktor utamanya ya karena stres. Banyak masalah yang terjadi di tempat kerja. Sehingga pikiran dan otak tertekan. Hal itu memicu saya untuk terus memikirkan masalah-masalah tersebut, hingga merembet kepada masalah tidur. Insomnia.

Hal lain yang bisa menyebabkan insomnia adalah kenyamanan tempat tidur dan suhu ruangan. Biasanya, jika kasur yang ditiduri keras, kita akan susah tidur. Atau misalkan, ketika suhu ruangan terlalu panas atau terlalu dingin, ini juga akan menyebabkan susah tidur.

Dan masih banyak penyebab insomnia yang lain.

Nah, kali ini, saya akan membahas beberapa hal yang bisa menghilangkan kebiasaan insomnia. Tentu saja, tips ini telah saya coba, dan hasilnya, membuat saya tidak lagi tidur larut. Dan bisa tidur dengan mudah.

1. Olahraga

Kamu bisa menerapkan pola hidup sehat. Salah satunya olahraga. Olahraga dapat menghindari diri dari stres. Hal itu pula yang akan membuat tubuh enjoy. Hal ini membuat kamu bisa tidur lebih cepat.

Bentu olahraganya bebas. Bisa futsal, voli, badminton, lari, dan lain sebagainya. 

2. Membaca Buku

Sebelum tidur, saya membiasakan diri untuk membaca buku. Hal ini sangat efektif untuk dilakukan. Mata biasanya cepat lelah ketika melakukan sesuatu di luar kebiasaan. Salah satunya yaitu baca buku. Selain dapat ilmu, kamu juga akan terhindar dari insomnia. Coba deh.

3. Melakukan Gerakkan Kecil Sebelum Tidur

Ada kalanya, seseorang tidak bisa tidur karena ada otot yang tegang. Sehingga membuat badan tidak enak dan berefek kepada mata yang susah merem. Cobalah melakukan gerakkan-gerakkan kecil sebelum tidur. Buatlah tubuhmu rileks.

4. Hindari Memikirkan Sesuatu yang Berlebihan

Ini nih yang sering buat saya insomnia. Mungkin hal ini juga terjadi kepada kamu. Cobalah untuk tidak memikirkan suatu masalah secara berlebihan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara melakukan alternatif lain. Seperti bermain game, membaca, menulis dan lain sebagainya.

Memikirkan sesuatu secara berlebihan memicu stres. Kalau ada masalah, bagaimana mau nyenyak tidur? Yang ada. Diri semakin tertekan.

5. Mematikan Listrik Kamar

Salah satu hal yang bisa membuat susah tidur adalah terpaan cahaya yang terlalu terang. Sehingga mengganggu kenyamanan. Saya sendiri dari kecil terbiasa dengan lampu terang. Ketika mencoba mematikan lampu, maka sensasinya lebih menyenangkan dan lebih tenang.

Sinar lampu bisa menghambat pertumbuhan dan pergantian sel-sel rusak dalam tubuh. Maka, cobalah untuk belajar tidur tanpa lampu.

6. Matikan Media Sosial

Media sosial menjadi salah satu peningkat keresahan. Misal, kita akan selalu penasaran dengan jumlah like di media sosial. Atau komentar teman dan pacar di postingan kita. Hal tersebut memi cu kita untuk terus berselancar di dunia maya.

Seperti yang telah kita ketahui, berlama-lama dengan media sosial itu tidak terlalu baik. Managemen waktu sangat diperlukan. Ketika waktunya tidur, cobalah untuk mematikan ponsel. Supaya tidak ada pikiran-pikiran tertentu.

7. Minum Sebelum Tidur

Sensasi minum luar biasa sekali menurut saya. Saya pernah susah tidur. Dan setelah minum air putih, tenggorokan terasa lebih lega. Tubuh pun lebih ringan. 

8. Pastikan Kamu Dalam Keadaan Kenyang

Kebanyakan orang susah untuk makan. Biasanya, seseorang akan merasa gelisah jika perutnya belum diisi. Usahakan untuk menjaga pola makan yang baik. Supaya kamu bisa tidur dengan nyenyak.

9. Hindari Tidur Siang yang Terlalu Lama

Tidur siang sebenarnya baik bagi kesehatan. Tapi kalau seandainya tidurnya terlalu lama, tentu saja bisa memicu mata untuk terus melek ketika malam hari. Suer deh, susah tidur itu menyiksa. Sementara besoknya ada pekerjaan yang harus dilakukan. Atau harus sekolah bagi yang masih sekolah.

10. Berpikir Positif

Sebelum tidur, sugestikan pikiranmu untuk memikirkan hal-hal yang baik. Kadang, penyebab seseorang susah tidur adalah perasaan gelisah yang besar. Misal takut karena hal-hal horor. Atau misal tertekan dengan suatu hal.

Cobalah berpikir positif sebelum tidur. Bahkan dianjurkan untuk membaca doa dengan khusu. Hal ini akan menambah tidurmu lebih nyenyak.

Baca juga:

Itulah 10 cara versi saya dalam menghilangkan insomnia. Bisa dicoba. Namun jika seandainya insomnia masih berlanjut, bisa dikonsultasikan ke dokter. 

Selamat praktek. Semoga masalahnya bisa segera terselesaikan.

Rabu, 11 Oktober 2017

Jangan Berani Berekspektasi Kalau Masih Takut Gagal

Jangan Berani Berekspektasi Kalau Masih Takut Gagal
sumber: google.com


Ujwar.com – Setiap orang pasti ingin sukses. Kesuksesan itu dicapai dengan cara bekerja keras dan melakukan apa pun yang bisa dilakukan untuk tercapainya sebuah usaha. Ketika kita merasa sudah bekerja dengan baik, mempersiapkan segalanya dengan matang, maka akan muncul hal yang bernama ekspektasi. Tentu saja, ekspektasi ini berhubungan dengan pencapaian atas apa yang telah diperjuangkan.

Ekspektasi sendiri berasal dari Bahasa Inggris, yaitu expectation, yang artinya harapan. Jadi, sederhananya, ekspektasi itu harapan seseorang yang berhubungan dengan hasil.

Pernah berekspektasi?

Saya yakin, kamu pernah bereskpektasi. Contohnya: ketika kamu sudah tampil dengan baik, kemudian akan muncul ekspektasi untuk menjadi juara. 

Ekspektasi di sini sebenarnya bermakna baik. Sebab, ketika ada ekspektasi yang tinggi, berarti seseorang  memiliki rasa percaya diri yang tinggi, juga merasa bahwa dirinya benar-benar optimis dengan apa yang telah dilakukan.

Ketika sesuatu sesuai dengan ekspektasi, tak jarang kita akan merasakan kebanggaan tersendiri. Sebab harapan yang didambakan akhirnya berujung ke dalam hal nyata.

Tapi nyatanya, ekspektasi kadang selalu berbanding terbalik dengan kenyataan. Ketika harapan kita A, maka bisa jadi yang terjadi malah B. Dan ketika seseorang bisa berekspektasi, tetapi kemudian tidak bisa menerima hasil di luar espektasi, maka itulah yang disebut gagal.

Baca juga:

Pernah gagal?

Saya yakin, semua pernah.

Pernah takut gagal?

Kalau yang ini, saya rasa bukan hanya pernah, tetapi selalu mneghantui setiap saat. Takut gagal adalah penyakit. Maka, ketika kamu sudah menaruh ekspektasi yang besar, jangan pernah takut gagal. Karena hal itu menggambarkan, bahwa dirimu tidak bermental kompetisi. Bukankah seseorang yang senang berkompetisi harus senantiasa menerima kegagalan?


Ilustrasinya begini:

Suatu hari, seseorang mengikuti lomba pidato. Dia sudah berlatih dengan sangat giat, bahkan telah menonton berbagai macam pidato yang dijadikan sebagai sumber dan referensi. Baik dari cara penyampaian, atau pun hanya sebatas pembanding.

Ketika latihan, dia sudah merasa cukup baik, bahkan sangat baik. Sebab banyak menuai pujian dari orang yang menontonnya pertama kali. Contoh pengajar atau pelatih. Hal tersebut menjadikan dia percaya bahwa dirinya akan menjadi pemenang.

Singkat cerita, sampailah kepada hari H lomba. Dia antusias sekali mengikuti acara lomba, terlebih ketika melihat peserta lain. 

Dalam hati, muncul pikiran bahwa penampilan mereka tidak cukup baik dibanding penampilannya sendiri. Sehingga dia benar-benar yakin 100%, bahwa dirinya akan menjadi juara dalam perlombaan tersebut. Dalam kata lain, dia bereskpektasi sangat tinggi.

Selain itu, dia juga memiliki pikiran yang cenderung beremosi. Semacam sombong. Karena disadari atau tidak, dia telah menyepelekan penampil lain.

Hingga sampailah kepada dirinya yang tampil. Dengan sangat bercaya diri, dia berdiri di podium, dengan tegap dan berwibawa. Dia sangat yakin dengan apa yang disampaikan.

Baca juga:

Setelah itu, sampailah kepada waktu pengumuman. Semua orang berharap bahwa masing-masing dari dirinya ingin menang. Pun dengan orang yang berekspektasi tadi. Dia bahkan cenderung memaksa, bahwa dirinya harus menjadi juara.

Namun, apa yang terjadi?

Ternyata dia tidak menjadi juara dalam perlombaan tersebut. Tentu saja syok. Padahal, dirinya merasa sangat baik menyampaikan apa yang telah dipelajari. Tapi kenapa malah tidak menang?

Dia merasa kecewa, bahkan cenderung menyalahkan juri, bahwa mereka tidak melakukan penilaian dengan baik. Dia menuduh orang telah bermain belakang. Dia berpikiran buruk kepada setiap peserta yang memenangkan lomba.

Apakah salah? 

Salah.

Tanpa disadari, dia memiliki  ekspektasi, tapi ternyata masih takut gagal. Bukan hanya takut gagal, bahkan dia tidak ridho dirinya gagal.

Apa yang kurang dari dia?

Jawabannya adalah kurang ikhlas dan kurang menerima.

Ketika menyampaikan pidato, dia tidak sedang dalam keadaan ikhlas, tetapi sedang dalam keadaan ngotot, emosi, bahwa dia akan menang. Sementara, dia tidak memikirkan isi dari pidato itu sendiri. Dia tidak memerhatikan, apakah pendengar ikut merasakan apa yang dia sampaikan? Apakah juri terkesima atas apa yang dia sampaikan?

Baca juga:

Kesombongan akan terlihat. Ketidakikhlasan akan terpampang meski kita tak menjelaskan sekalipun. Sebab, sebuah penampilan sama halnya dengan seni. Seni akan bisa dinikmati jika si penyampai telah merasuk bersama apa yang ingin disampaikan.

Ikhlaslah dalam menyampaikan sesuatu. Kadang ketulusan akan mengalahkan sesuatu kata pamungkas seperti “bagus” sekalipun. Konteks bagus dan tulus jelas berbeda. Tulus, sudah pasti bagus karena bisa menyampaikan dengan baik, juga bisa menyeret pendengar untuk memberikan apresiasi yang lebih. Sementara bagus, belum tentu tulus. Sebab bagus bisa dilihat dari teknik, tetapi tidak bisa dirasakan dengan perasaan.

Sementara, selain tidak ikhlas, orang tadi tidak menerima. Alias takut gagal. Seharusnya, ketika mengikuti sebuah kompetisi, seseorang harus siap untuk gagal dan kalah. Ketika kita sudah berharap akan menang, jangan lupa, bahwa kemenangan itu pun belum tentu. Meskipun dalam segi penampilan, banyak yang bilang bagus.

Saya pernah mendengar kalimat motivasi dari guru tercinta saya. Kurang lebih katanya seperti ini, “Menang itu bukan tujuan utama. Yang penampilannya buruk bisa saja menang, yang penampilannya keren bisa saja kalah. Tujuan utama kita adalah menampilkan yang terbaik dari diri kita. Berdasarkan apa yang kita rasa, berdasarkan tingkat dari rasa menerima yang begitu besar.”

Pernah menang lomba, padahal tak pernah berharap menang?

Pernah tidak menang lomba padahal kita sudah berharap tinggi?

Itulah bagian dari ikhlas dan menerima. Ketika seseorang tidak bisa menerima, maka akan terjadi keburukan. Yaitu berburuk sangka kepada orang lain.

Maka, ketika ingin mengiikuti lomba, sangat boleh berekspektasi tinggi. Ekspektasi bagian dari diri yang harus ada. Tapi di balik itu, jangan takut untuk gagal. Sebab, ketika ekspektasi tersebut tidak tercapai, maka kita akan menjadi orang buruk.

“Kok dia menang ya, padahal aku lebih bagus!”

“Jangan-jangan dia nyogok juri!”

Ketika kita tak menerima kegagalan, maka akan ada hal-hal negatif dalam diri.

Mulai sekarang, kita harus belajar menjadi seseorang yang lebih ikhlas dalam melakukan sesuatu. Yang lebih menerima ketika ada kegalan. Dengan begitu, semangat kita tidak akan pudar. Kita tidak akan jatuh ke dalam jurang kegagalan yang lain.

Mari berharap, mari berekspektasi, tapi ingat, tunjukkan kalau kita adalah seorang petarung tangguh. Yang tetap tersenyum meski tidak ada dalam deretan terbaik. Sebab, hal tersebut yang akan membuat kita terus kuat untuk mengejar mimpi-mimpi lain dalam kehidupan.

Fighting! 

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html