Sabtu, 14 Oktober 2017

Ingin Laris Jualan di Facebook? Ubah Dulu Sikapmu Menjadi Seperti Ini

Ingin Laris Jualan di Facebook? Ubah Dulu Sikapmu Menjadi Seperti Ini
credit: onlineterpercaya.com


Ujwar.com – Banyak cara untuk mencari rezeki. Salah satunya berpindah haluan dari berjualan secara nyata, menjadi jualan di dunia maya.

Sejauh ini, orang-orang yang sibuk dan tak sempat pergi ke toko lebih senang berselancar alias online untuk mencari keperluan. Baik keperluan personal maupun keperluan umum.

Hal ini tentu saja menjadi kesempatan bagi orang-orang kreatif untuk menjual produk-produk yang ada. Mungkin kamu salah satunya. Namun, yang menjadi masalah saat ini adalah tidak semua barang yang kita jual laku. Bahkan ada yang pernah curhat, bahwa dia malah capek promot sana-sini, sementara jarang sekali ada yang beli. Orang lain closing sehari puluhan barang, dia satu minggu saja jarang ada yang terjual.

Ada yang salah?

Bisa jadi. Dan saat ini, saya akan membahas soal itu.

Terus terang, kalau soal marketing, saya belum pintar apa-apa. Namun, saya sering mendapatkan ilmu dari para expert yang telah dulu terjun ke jualan online. Tentu saja, hal tersebut saya jadikan sebagai bahan pembelajaran, baik untuk dikonsumsi sendiri, pun untuk disampaikan kembali seperti saat ini.

Lantas, bagaimana agar barang-barang yang kita jual bisa menarik perhatian? 

Yups, salah satunya dengan sikap kita. Sikap itu penting. Dengan sikap, orang suka dan benci kita.

Berikut sikap yang harus dimiliki:

1. Jadilah Orang yang Bisa Membangun Koneksi

Bagaimana cara membangun koneksi? Ya berkomunikasi. 

Menurut saya, media sosial hampir sama dengan media secara nyata. Ada interaksi. Meskipun pada media sosial kebanyakan menggunakan tulisan, tapi tetap saja, interaksi adalah hal utama yang diperlukan.

Hal yang perlu kamu lakukan adalah mulai membangun interaksi. Berkenalan. Bersosialisasi dengan pengguna lain. Buat mereka ingat dengan kita. Seolah-olah, mereka adalah teman-teman kita di dunia nyata. 

Ini sangat penting. Sebab, meski akun media sosial seseorang hanya berupa nama dan poto profil, tetapi digunakan oleh manusia. Kita sebagai pengguna media sosial tentu memiliki perasaan. Kita akan tahu, mana orang yang ramah, judes, baik juga yang buruk.

Koneksi membuat kita memiliki calon-calon pelanggan. Tidak dipungkiri, orang yang justru sering tanya-tanya adalah orang yang terbiasa berinteraksi dengan kita. So, bersikaplah baik. Jangan sombong dengan rekan-rekan pengguna media sosial lain.

Membangun Koneksi juga bisa dengan cara bergabung dengan grup-grup bidikan kita. Misal kita berjualan buku, bergabunglah dengan grup orang-orang yang suka membaca. Hal ini memberikan peluang agar buku terjual dengan cepat.

2. Manusia Tidak Suka Dikirimi Sampah

Pernah promosi ke setiap orang, di beranda dan grup, tapi barang tak laku juga?

Nah, ini yang menjadi masalah. Barang-barang yang dijual menurut mereka adalah sampah. Mengapa? Karena mereka tak kenal kita, sementara kita kirim kiriman berantai alias spam.

Bayangkan. Jika di dunia nyata kamu tiba-tiba lempar sesuatu ke rumah seseorang, kamu pasti malah dicaci dan dimaki. Begitupun di facebook. Kadang ada orang yang lebih senang promosi ke sana ke mari alias spam. Padahal kebanyakan orang tidak suka jika ada yang tak mereka kenal tiba-tiba ikut promosi.

Kuncinya tadi, komunikasi. Kamu harus dekat dulu dengan orang yang menjadi bidikanmu. Kamu harus kenal dulu dengan anggota grup yang dimasuki. Dengan begitu, mereka justru tidak akan keberatan ketika kita promosi, malah ada yang langsung inbox.

Ingat juga. Promosi itu harus sewajarnya. Meski kita sudah kenal mereka, tetap saja, spam adalah hal yang paling tidak disukai. Kesannya kaya positingan sampah yang ketika orang liat langsung ditendang. 

3. Konsisten Posting Bukti Transfer, Resi, Dan Lain-lain

Media sosial terkenal dengan dunia semu. Banyak penipuan. Salah satu cara untuk membangun rasa percaya dari pelanggan kita adalah: rutinlah memposting barang yang dijual, resi bekas pengiriman barang, testimoni, dan lain-lain.

Kalau mau beli barang, saya pasti lihat testimoninya dulu. Karena terus terang, saya pernah beberapa kali ditipu saat beli barang. Uang udah transper, tetapi ternyata barang tak diterima alias tak dikirim dari sana. Para calon pembeli mengurangi kehati-hatian dengan cara melihat-lihat sepak terjang usaha kita.

4. Berinisiatiflah Dalam Menindaklanjuti Calon Pelanggan

Pernah promosi? Kemudian ada seseorang yang memilih order akhir bulan setelah gajian? Cobalah tindak lanjuti mereka yang seperti itu. Kadang, ada orang-orang yang lupa, sehingga tidak jadi order. Berinisiatiflah untuk lebih dekat dengan calon pembeli. Hal ini memperbesar peluang. Mereka bisa menjadi pembeli dari barang-barang yang kita jual.

5. Jadilah Orang Kreatif

Kreatif di sini adalah orang yang bisa melakukan promosi dengan cara menarik. Kalau kamu pintar di dunia grafic, cobalah buat katalog gambar untuk menarik perhatian. Buatlah semacam penarikan-penarikan dengan gambar. Orang cenderung lebih tertarik dengan apa yang bisa dilihat ketimbang tulisan yang harus dibaca terlebih dahulu.

Kalau pintar di dunia editing video, kamu bisa membuat video berisi foto-foto produk-produk kita. Hal ini akan menambah kesan professional di dalam usaha yang dilakukan.

6. Jadilah Orang yang Pandai Mengambil Peluang

Kadang, ada orang yang sering koar-koar jika membutuhkan sesuatu dengan cara update status. Cobalah kamu menawarkan barang yang dia butuhkan jika ada stock. Hal ini akan membuat pelanggan senang. Intinya, kamu harus pandai mengambil peluang.

7. Jadilah Orang yang Pintar Copywriting

Copywriting adalah salah satu hal yang penting dalam hal marketing. Teknik atau strategi berbahasa yang kita gunakan harus bisa menarik perhatian, sehingga mereka tertarik dengan apa yang ditawarkan.

Misal: ketika kita menawarkan sesuatu, jangan hanya upload gambar, tetapi lengkapi dengan harga, dan juga kelebihan, mengapa mereka harus membeli barang tersebut.

Semua berasal dari bahasa. Kalau bahasa dalam tulisan kita menarik, tidak menutup kemungkinan bahwa mereka akan menjadi pelanggan kita.

8. Jangan Melulu Jualan

Media sosial pada awalnya bukan tempat jualan. Melainkan tempat mencari teman. Pernah gak, dinding kamu penuh dengan update jualan?

Sekarang ubah. Cobalah sesekali buat status supaya terlihat bahwa kamu itu ada. Misal update hal-hal bermanfaat. Update kegunaan penting barang yang kamu jual. Pokoknya, kamu harus bertindak seperti pengguna lain.

Ketika kamu terus-terusan update tentang jualan, mereka pasti bertanya-tanya. Kok kerjaannya jualan mulu? Padahal, banyak orang yang justru tidak begitu nyaman berandanya disesaki kata-kata promo yang klise dan membosankan.

9. Jualan Bukan Memaksa

Pernah maksa orang buat beli produk kita? Masih syukur, orang yang dipaksa kenal kita secara baik. Bagaimana jika orang yang kita paksa adalah orang yang kenalnya hanya selewat, di media itu saja?

Mungkin kata mereka, “Lu siapa gue?”

Orang itu lebih tertarik dengan sendirinya, ketimbang ditarik orang.

“Buruan beli! Terbatas!”

“Alhamdulillah, produk ini stocknya tinggal sedikit. Besok pasti sudah closing semua.”

Kalimat satu dan dua sebenarnya ingin memberitahukan bahwa stock terbatas, tinggal sedikit lagi. Alias best seller. Tapi menurutku, kalimat peretama terlalu ngotot. Itu cara jualan zaman dulu yang terkesan mengajak para pembeli.

Sedangkan kalimat dua, saya rasa lebih menarik. Sebab, berisi tentang informasi yang menggambarkan bahwa barang tersebut laku keras, dan akan habis besok. Menurut saya, orang-orang akan lebih tertarik dengan kalimat kedua.

Saya sendiri justru lebih tertarik pada promosi di luar mengajak. Alias promo tapi tidak seperti promo. Misal seorang penjual update status, membicarakan proses penjualan kepada para pelanggannya, kemudian pelanggannya puas, dan lantas produk itu habis. Tanpa ada kalimat, “Ayo buruan dibeli!” Atau apalah-apalah. Hihi.

Tapi sih, untuk masalah ini, tergantung strategi penjual. Jadi bagaimana pun cara promosinya, yang terpenting laku dan para pelanggan nyaman. Hehe.

Itu dia hal-hal yang harus diperhatikan bagi seorang penjual jika produknya ingin laku, terutama di media sosial seperti facebook. Mulai sekarang, cobalah berjualan dengan lebih cerdas. Dengan cerdas, inshaa allah, dompet tebalsss. Selamat berjuang!

28 komentar:

  1. bermanfaat gan artikelnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih bang heru.Selamat berjualan

      Hapus
  2. wihh,.. mantep niih,.. izin bookmark gan

    BalasHapus
  3. Wah boleh ni, bagi yang jualan di facebook atau buka olshop di facebook

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups. Cocok sekali. Selamat mencoba

      Hapus
  4. Wah sangat bermnfaat gan .. makasihh infonya langi merintis bisnis olshop nih mau coba trik triknya .. kalau misal jualan Spinner itu trik ceoqtnya gimana ya kan sekrang dah gak tren

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi. Semoga jualannya sukses yaaa.

      Hapus
  5. sangat bermanfaat sekali biar menambah wawasan kta

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya gan. Bisa diterakan dalam kehidupan.

      Hapus
  6. Balasan
    1. Semoga benar2 bisa diterapkan dlam kehidupan sehari-hari

      Hapus
  7. Bagus nih buat pembelajaran kalau mau sukses

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups. Soalnya kebanyakan pedagang sekarang maunya instan. Hihi. Apalagi persaingan di medsos sangat keras

      Hapus
  8. Sama ya no 1 saya setuju tuch sama pendapatnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau sama yang lainnya setuju gak gan.

      Hapus
  9. wah begitu ya gan ane baru tau nih , berarti ane harus ubah sikap dulu biar jualan makin laris di facebook

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya gan. Sikap itu nomor satu yang harus diperhatikan

      Hapus
  10. Balasan
    1. Terima kasih kan. Smoga bisa diterapkan.

      Hapus
  11. Bisa dicoba nih pas mau jualan. Bookmark ah

    BalasHapus
  12. Memang harus banyak kenalan ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya. harus banget. Itu sangat penting soalnya :)

      Hapus
  13. promosi yang terlalu sering bisa bikin jengkel banyak orang ya. Salam.ayahbloggerdotcom

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jengkel banget kaka... hihi. Jadi ya begitu deeh

      Hapus
  14. Betul sekali. :D Kalau nggak gitu, bakal sepi2 saja. Tapi yang pasti, kita gak boleh sombong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya.. bener banget kak nisa. Huhu. Itu sangat penting.

      Hapus

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html