Selasa, 14 November 2017

Insya Allah Sah, Film yang Bikin Ngakak Plus Baper

Insya Allah Sah, Film yang Bikin Ngakak Plus Baper


Insya Allah Sah, Film yang Bikin Ngakak Plus Baper
credit: jawapos.com


Ujwar.com – Pertama liat Insya Allah Sah itu di TV, pas ada tayangan trailer-nya. Awalnya sih, kurang menarik perhatian, sebab aku kurang suka dengan para pemain film ini. Maksudku, mereka bukan aktris atau aktor favorit. 

Namun, kemarin-kemarin, aku jalan-jalan ke sebuah website yang biasanya share film. Kalau sudah tayang di bioskop sekian bulan, biasanya sudah ada di website atau youtube. Maka, aku menemukan film itu. Dari sana, aku menonton di situs tersebut. Dan well, ketidaktertarikan berubah menjadi ketertarikan yang amat besar.

Baca juga:
1.Kalau Lagi Butuh Motivasi, Gue Suka Buka Ulang Film 5 CM2. Dari Dear Nathan, Gue Tahu Cara Menghargai Orang3.Iqbal CJR Jadi Pemeran Dilan? Fans Dilan: Gak Rela!


Kesan Pertama Saat Buka Film Insya Allah Sah

Sudah kubilang, aku kurang excited ketika lihat Trailler-nya. Namun ketika buka langsung filmnya, aku langsung ternganga. Pertama kali buka film, kok langsung dibuat ngakak ya, sama tingkah laku Silvi (Titi Kamal). Cewek yang gak sabaran, emosian, cerewet, dan .... ah pokoknya itu deh.

Kok aku baru tahu ya, kalau Titi Kamal aktingnya keren banget? Sejauh ini sih, baru pertama kali lihat film yang dibintangi Titi Kamal sebagai pemeran utama. Eh, pemeran utamanya Titi Kamal kan? Atau Panji? Nah, Panji ini yang bikin aku tambah ngakak.

Karena terlalu fokus sama film, aku jadi tidak terlalu ngeh sama nama-nama pemain. Contohnya, aku gak tahu kalau yang jadi Raka itu Panji. Raka sama Panji aslinya jauh beda, padahal aku sering lihat di acara Stand Up Comedy. Aku juga kurang tahu nama asli Dion (pacarnya Silvi). Baru tahu sekarang-sekarang pas buka informasi soal film tersebut. Namanya Richard Kyle kan? Aku sering lihat di My Trip My Adventure, tapi gak tahu namanya.

Terus terang, Part paling ngakak terjadi ketika adegan di lift untuk awal-awal. Di mana, Raka dan Silvi terjebak di lift tersebut. Mereka saling mengungkapkan nadzar masing-masing, yang juga menjadi alasan Raka buat terus ngikutin dan ngingetin Silvi setiap saat. Aku suka banget sama sosok Raka yang bikin ketawa terus. Ya, aku tahu sih, cerita ini emang lebih ke komedi-romance religi. Tapi ya, komedi yang ini nampol banget. Berbeda sama komedi-komedi lainnya. Keren pokoknya. 

Terus, ada bagian yang bikin baper. Yaitu saat Silvi mau dicium sama Dion, tiba-tiba Raka datang, menghalangi karena katanya belum Sah. Ih, ini mah kode besar banget bagi yang pacaran dengan gaya bebas. Soalnya pacaran gaya-gaya sekarang itu gimana gitu. Memprihatinkan. Buat aku yang jomblo sih santai-santai aja. Merasa bahagia gak masuk dalam budaya tersebut. Xixixi.


Soal Ide Cerita

Film ini kan ide ceritanya dari novel ya. Hoho. Aku benar-benar salut sama penulis novelnya. Keren oey. Idenya ciamik banget. Gak ngebosenin. Biasanya, hal-hal yang berhubungan dengan religi itu agak ngebosenin (memang godaannya seperti itu). Ceramah sana-sini. Tapi ini keren lho. Maksudnya, yang nonton juga jadi gak ngerasain diceramahin. Tahu kan diceramahin itu kaya gimana? Kesannya kan berbeda. Kalau cerita di film ini, ngalir saja begitu.  Secara keseluruhan, film ini bikin ngakak. Dari awal sampai akhir. Pokoknya komedinya itu kental banget tanpa mengurangi pesan yang ingin disampaikan.

Setelah nonton film ini, aku jadi tertarik buat cari novelnya. Pantas saja diangkat ke layar lebar. Inspiratif sekali sih. Pasti bukunya tak kalah keren. Pengalaman, kalau baca buku, biasanya imajinasi itu lebih kuat. Sebab secara tidak sadar, kita telah menciptakan sendiri karakter yang ada di dalam buku dengan pikiran kita.

Oke, suatu hari, aku pengin beli bukunya ya.


Rating Film Ini

Kalau aku pribadi sih, bakal ngasih rating 5 dari 5. Keren buanget. Hehe. Baru pertama kali lihat film, tapi gak lihat waktu mainnya. Biasanya, kalau aku nonton film, mata selalu tertuju ke bagian waktu pemutaran. Misal aku nonton sudah di menit 10, 20, dan lain sebagainya. Tapi di film ini, aku baru ngeh soal waktu di menit kesekian. Saking keasyikan ngakak lihat film ini.

Tapi sih, kalau soal jumlah penonton yang menonton di bioskop, aku kurang tahu. Belum lihat urutan film di internet. Tapi kalau seandainya tidak terlalu banyak yang nonton, atau bahkan sedikit, sayang banget sih. Soalnya film ini recomended bagi para jomblo fisabilillah. Hahay.

Harapanannya, pengen lagi gitu ada film macam begini lagi. Jadi yang dibahas bukan soal hal-hal mainstream, tapi yang bikin menghibur, plus memberikan pesan moral yang amat besar. Sejauh aku nonton film, film ini menjadi salah satu film terkeren yang pernah aku lihat. Aku tunggu film-film keren dari MD Ficture yang emang selalu bikin penasaran.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html