Rabu, 08 November 2017

Susah Menghilangkan Malas? Coba Lakukan 7 Hal Sederhana Ini


Susah Menghilangkan Malas? Coba Lakukan 7 Hal Ini
credit: youthmanual.com

Ujwar.com – Aduh, saya malas banget nulis artikel ini. Hahai. Mau share tentang malas, malah akunya yang malas. Oke, intinya, ketika malas, ya paksakan. Contohnya seperti saya ini. Memaksakan diri untuk menuliskan cara-cara menghilangkan malas. Soalnya kalau tidak dipaksakan, susah kan?

Kalian pernah malas? Sebenarnya, malas itu selalu datang setiap saat. Bahkan mungkin mengajak kita untuk bersantai ria, melupakan apa-apa yang harus dikerjakan. Dan akibatnya, semua pekerjaan yang harusnya selesai malah tidak terselesaikan. Tambah males kan kalau begitu?

Di sini, saya memberikan beberapa cara yang bisa menghilangkan malas. Sebagian sudah saya terapkan, dan ampuh. Sebagian masih diraba-raba. Hehe.

Tidak usah lama-lama, berikut 4 cara menghilangkan malas:

1. Lakukan Rangsangan Terhadap Diri

Dih, bahasanya kok berasa gimana ya. Maksudnya merangsang di sini adalah menarik diri kita. Jadi begini ... biasanya, semangat kita untuk mnegerjakan sesuatu itu akan meningkat jika kita menarik diri dengan suatu hal. Misal, kita akan senantiasa melakukan sesuatu yang memiliki bayaran tinggi. Oke, siapa sih yang tidak mau mendapatkan semua itu? 

Maka, secara tidak langsung, kita akan mulai terangsang. Terus melakukan hal yang harus dilaksanakan. Tanpa sadar pula, rasa malas itu sudah tertindas dengan semangat membara. So, ketika kita ingin melakukan sesuatu, cobalah rangsang pikiran kita kepada hal-hala baiknya, jangan hal-hal buruknya. Sehingga, cepat atau lambat, kita akan mulai bersemangat mengerjakan sesuatu.

2. Memberikan Punishment

Konyol tidak sih, kalau memberikan hukuman kepada diri sendiri?

Enggak juga sih kalau menurut saya. Ketika kita menyiapkan sebuah hukuman kepada diri sendiri, maka akan sedikit menghindari hal buruk yang akan terjadi jika tidak melakukan sesuatu.

Contoh: Saya akan membereskan naskah novel dalam satu bulan. Kalau tidak selesai, saya tidak boleh jajan buku dalam satu bulan ke depan. Atau, misal disuruh lari keliling kampung. Hahay. Itu contoh saja ding. Intinya, pacu diri kita dengan suatu hukuman. Biasanya kita akan mencoba melakukan sesuatu dengan tepat waktu.

Seperti halnya dalam kehidupan, kita akan melakukan sesuatu jika kita takut. Misal, kita akan latihan dengan giat jika besoknya ada pertandingan. Kita akan mencukur rambut jika takut diberi hukuman sama hguru BP. Dan lain sebagainya. So, cobalah lakukan trik ini.

3. Menyiapkan Target

Saya tanya, apakah Anda tipe orang pencatat? Yang selalu menuliskan target-target yang harus dicapai? Salah satu hal yang bisa membuat kita lebih rajin adalah target tersebut. Misal, aku harus bisa maen gitar dalam dua minggu. Maka, setiap hari pasti latihan. 

Target adalah hal yang penting dalam kehidupan. Ketika tidak punya target, kita akan lalai dalam melakukan sesuatu. Kita akan leha-leha dan menganggap semuanya enteng.

Mulai dari sekarang, kita harus menyiapkan target dalam setiap aktivitas yang akan dilakukan. Sebab, dengan melakukan itu, setidaknya kita memiliki tujuan dan jadwal. Di jamin, kemalasan itu akan berkurang dengan sendirinya.

4. Memberikan Hadiah Terhadap Diri Sendiri

Kamu sering memberikan hadiah kepada orang lain? Bagaimana dengan dirimu sendiri? Apakah kamu pernah memberikan reward kepada diri sendiri atas apa yang telah dicapai?

Misal, ketika saya bisa menulis dua artikel dalam satu hari, aku akan traktir diri sendiri beli eskrim. Hehe. Hal-hal kecil bisa dilakukan agar kita bisa mencapai targtet. Tentu saja, dengan sistem reward, kita akan lebih tertantang ketimbang tidak menggunakan sama sekali.

5. Matikan Media Sosial

Sadar tidak sih, sekarang media sosial itu sudah beralih fungsi. Dari tempat mencari teman, menjadi tempat mencari-cari tahu soal orang. Alias kepo. Kebanyakan orang buka facebook hanya stalking akun lain. Misal seharian liahtin status mantan, atau like dan komenin status orang.

Ingat, bersosial di dunia maya itu harus, tetapi tidak berlebihan. Ketika sedang melakukan sesuatu, matikan media sosial. Nah, media sosial ini juga bisa dijadikan reward. Misal: Aku bakal open facebook kalau sudah selesai 20 halaman menulis novel, atau cerpen.

Saya sendiri kadang merasa bodoh. Saya sering terperangkap dalam situasi semacam ini. Apalagi ketika serdang seru chat sama orang, sampai-sampai lupa waktu. Padahal, isi chatnya pun kadang-kadang hanya hal-hal yang tidak begitu penting.

Media sosial juga menghilangkan fokus kita. Yanga walnya bersemangat, ketika lihat medsos bisa tiba-tiba galau. Entah melihat status orang lain yang membuat kesal, atau malah melihat status mantan yang bikin cinta lama bersemi kembali, atau hal-hal konyol lainnya. Ingat, ingan takut tidak ketinggalan informasi. Gilangkan gengsi-gengsi itu.

Baca juga:


6. Biasakan Untuk Mengatur Jadwal

Waktu itu penting. Amat sangat penting. Setiap orang punya waktu yang sama, 24 jam. Tinggal bagaimana cara kita mempergunakannya. Nah, sebisa-bisa, kita harus tahu, apa yang akan kita lakukan esok hari. Aturlah sedemikian rupa. Kalau bisa, tulisakan. Sebab, ini sangat membantu buat menjadikan diri cepat tanggap. Kadang, manusia itu pelupa. Malamnya sudah yakin besoknya akan melakukan suatu hal, eh malah kelupaan.

Namun, kadang membuat jadwal semacam itu terkesan repot. Namanya juga jadi orang detail. Orang detail itu keren lho. Ketika kita bisa melakukan hal tersebut, secara otomatis, kita bakal sukses. Orang-orang yang sudah memiliki hitungan terhadap dirinya sendiri cenderung memiliki visi misi ke depan.

7. Menyibukkan Diri

Hahai, kamu pernah lihat pengangguran tidak? Coba, kenapa dia diam saja? Pasti karena nganggur, tidak punya pekerjaan. Akibatnya, dia lebih banyak menggunakan waktu buat tidur, nongkrong, main-main dan hal lainnya.

Nah, bagi kamu yang mungkin merasa tidak banyak kerjaan, cobalah isi waktu kosong dengan berbagai aktivitas. Menurut saya, lebih baik melakukan suatu hal daripada duduk-duduk tak jelas. Misal bergabung dengan komunitas tertentu, ikutan les musik kalau yang suka musik, atau hal-hal bermanfaat lainnya. Biasakan untuk mengisi waktu kosong, supaya terbiasa untuk tidak jadi orang yang membuang-buang waktu.

8. Menghilangkan Kebiasaan Buruk

Sesuatu itu bisa berawal dari kebiasaan. Ketika kita terbiasa berleha-leha, sudah, hancur dah. Sebab, hal-hal yang secara rutin dilakukan, akan menjadi habit ke depannya. Mending hal-hal baik, kalau hal-hal buruk? Seperti kebiasaan menunda-nunda suatu pekerjaan, itu akan menganggu diri kita sendiri. Dan ketika sudah semakin terbiasa, susah buat menghilangkan.

Biasakan untuk tidak menunda-nunda suatu pekerjaan. Menunda nantinya akan berujung kepada malas. Semakin ditunda, semakin malaas untuk dikerjakan. Kalau langsung dikerjakan malah lebih tenang

Itulah 8 cara menghapus malas. Apakah salah satu diantaranya sudah dicoba atau diterapkan? Kalau sudah, selamat membiasakan diri. Hayo, sama-sama memberantas sifat malas. Hihi. Apalagi malas mandi. Xixixi. Nanti tidak ada yang naksir. 

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html