6 Kegunaan Outline Sebelum Menulis Novel

6 Kegunaan Outline Sebelum Menulis Novel

credit: thoughtco.com


Ujwar.com

Akhir-akhir ini, banyak sekali penulis yang bertanya, bagaimana caranya agar cepat memiliki novel dan tidak males. Mereka banyak mandeg di ide. Ketika menulis baru beberapa halaman, cenderung untuk membuat tulisan baru karena tulisan awal dirasa tidak menarik.

Baca juga:

Nah, hal semacam itu aku kaitkan dengan outline. Faktanya, aku sendiri berhasil menulis novel dalam waktu1-2 bulan saja. Dan itu? Itu berkat outline.

Apa yang dimaksud outline?

Oke, ini menurut bahasaku sendiri saja ya. Bahwa outline itu adalah catatan, atau garis besar sebuah cerita, terutama novel yang akan kita buat. Kita menuliskan kejadian yang akan terjadi tiap bab di buku. Kita juga bisa menuliskan secara rinci perwatakkan tokoh, juga fisiknya. 

Outline sendiri memudahkan penulis untuk bisa konsisten dalam menulis. Seorang penulis sudah memiliki pegangan karena sebelumnya menulis outline terlebih dahulu.

Nah, berikut ini, saya tuliskan kegunaan outline sebelum menulis novel.

1. Membuat Novel Tersusun

Hal pertama yang bisa ditangkap dari pembuatan novel adalah tersusun. Mengapa? Dari awal, kita sudah bisa menuliskan, kejadian apa, masalah apa, siapa tokohnya, kemudian penyelesaiannya di dalam outline. Hal ini membuat cerita gampang terorganisir. Sehingga, kita tinggal menuliskan hal yang kita sudah catat.

2. Mempermudah Pengerjaan

Menurut saya, salah satu sebab orang mandeg dalam menuliis novel adalah lupa, mau di bawa ke mana, cerita yang sempat dia tulis. Nah, dengan adanya Outline, kita bisa lebih mudah untuk tetap fokus terhadap cerita yang kita garap.

3. Menghindari Lupa

Banyak sekali orang yang memiliki ide menulis, tapi kemudian lupa terhadap ide yang akan dituliskannya. Salah satu cara agar tidak lupa adalah dengan membuat kerangka tulisan, atau outline itu sendiri. Ketika lupa, maka tinggal buka kembali outline yang kita buat.

4. Memperkuat Karakter

Ya, dengan outline, saya bisa mendeskripsikan sifat dan juga fisik tokoh secara mudah. Saya bisanya menuliskan segala hal seperti sifat, keunikan, hobbi, juga fisik yang kadang kala selalu dilupakan oleh para penulis pemula, termasuk saya. Padahal, karakter itu sangatlah penting.

5. Mempercepat Pengerjaan

Ketika kita membuat outline, sebenarnya kita sudah membuat naskah kita secara garis besar. Tinggal kita menuliskannya dengan lebih detail di komputer kita. Saya sendiri, bisanya menulis satu bab satu hari. Sehingga bisa menyelesaikan novel dalam kurun waktu satu bulan, atau kalau babnya banyak, bisa sampai dua bulan. Hal ini mempermudah kamu untuk maju ke tahap editing. Karena menulis cepat, maka tidak akan menghabiskan terlalu banyak waktu.

6. Memperjelas Alur dan Plot

Alur dan plot sangatlah penting. Dengan garis besar yang kita tulis, maka kita sudah bisa menentukan, akan dibawa ke mana cerita itu. Bagaimana alur dan juga plotnya. Kadang, ada alur yang bolong, yang tidak masuk akal. Kadang, ada plot yang bikin pembaca mengerutkan dahi. Nah, dengan garis besar yang sudah kita tulis, maka kita juga bisa lebih gampang mencari lubang kesalahan dalam penentuan alur atau plot.

Nah, itu dia 6 kegunaan Outline. Kenapa saya menuliskan itu? Karena masih banyak orang yang tidak tahu. Memang sih, menggunakan outline atau tidak, itu hak setiap orang. Kadang, ada yang lebih nyaman menulis langsung tanpa outline. Tapi, bagaimana bagi yang sering mandeg atau stuck ketika menulis novel? Nah, Outline ini bisa menjadi salah satu solusi yang bisa dicoba. Good luck!

Belum ada Komentar untuk "6 Kegunaan Outline Sebelum Menulis Novel"

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

BACA ONLINE KARYAKu DI WATTPAD: