5 Tips Sederhana Laris Jualan Buku Karya Sendiri

5 Tips Sederhana Laris Jualan Buku Karya Sendiri
credit: kelaspengusaha.com




Ujwar.com – Hallo, kali ini Ujwar kembali muncul nih guys. Hehehe. Membawa tips, yang insya Allah sangat bermanfaat bagi kita semua. Terutama bagi penulis yang memiliki karya, namun masih bingung cara untuk menjualnya.

5 Tips Sukses Laris Jualan Buku Sendiri ini aku tulis semata-mata hanya ingin memberikan sedikit bocoran kepada kawan-kawan, dari saya yang merupakan owner Penerbit Ujwart Media. Saya mendapatkan banyak hal ketika berhasil mengurus penerbitan.


Well, di era digital sekarang, selain oleh penerbit besar, penulis juga bisa menerbitkan buku secara self publishing maupun secara indie. Ketika tulisan kita terbit di penerbit besar, maka penjualan pun akan semakin luas. Karena penerbit akan melakukan penjualan secara luas. Baik toko buku online, atau offline.

Bagaimana jika ini terjadi bagi karya yang terbit secara self publishing?

Seperti yang kita ketahui, menerbitkan secara self/indie ini pemasarannya tidak seluas di penerbit besar, maka sebagai penulis, kita harus cerdas. 

Lantas, bagaimana cara agar buku kita laris dipasaran dengan hanya mengandalkan pemasaran yang terbatas? Berikuit cara-caranya:



1. Posting Karya Sebelum Terbit

Bagi sebagian orang, memposting karya di media sosial merupakan hal yang sedikit memuakan. Kenapa? Sebab di media, tulisan kita bisa banyak mendapatkan tanggapan.

-Ceritanya jelek

-Ceritanya udah ketebak

-Ceritanya bagus, tapi udah nggak penasaran lagi kalo dibikin buku,

Dll.

Apakah semua itu benar?

Benar. Yang namanya ruang publik, mereka selaku orang yang pasti membaca cerita kita pasti tahu bagaimana isi cerita kita. Mereka pasti memberi tanggapan.

Tapi jangan lupa, lewat mereka juga kita belajar banyak.  Dari mereka, kita tahu cara meng-klik novel kita supaya lebih disukai.

Well, menurutku, memposting karya ke media sosial merupakan hal yang sangat penting. Ini gerbang awal. Setelahnya, akan ada dua kemungkinan. Pembaca suka, dan pembaca tidak suka. Dari postingan itu semua, kita tahu bagaimana karya kita dimata pembaca.

Banyak sekali media yang bisa kita gunakan dalam memperkenalkan karya. Saat ini yang sedang populer:

WATTPAD, FACEBOOK, INSTAGRAM, BLOG.


Posting karya kita di sana, perkenalkan.

Beberapa penulis yang sudah menuliskan karya lewat media terbilang sukses. Salah satu penulis Ujwart Media, berhasil menjual bukunya 1000 exemplar. Keren sekali.

Penulis ini memang memperkenalkan karyanya terlebih dahulu di facebook, lantas mengangkatnya menjadi novel.

Banyak pula penulis WATTPAD yang memilih menerbitkan tulisannya secara self publishing dan menjualnya sendiri. Wedan, penjualan bukunya meledak. Dan jelas, royalti dari slefpublishing ini lebih besar.

2. Membentuk FanBase 

Menerbitkan buku fiksi tidak sesederhana menerbitkan buku-buku lainnya. Fiksi itu butuh sentuhan. Sehingga suatu hari akan menyentuh hati pembacanya. Ketika seorang penulis sudah memiliki fans banyak. Sudah ada fanbase, dijamin, buku apa pun yang dikeluarkan akan laris manis. 

Coba aja liat artis. Mereka bisnis apa pun sepertinya (kebanyakan) pasti laku, ya itulah kekuatan fanbase. Mari membentuk fanbase dari sekarang.

Dengan cara apa?

Dengan cara lebih dekat dengan calon pembaca kita. Interaksi, kemudian mempublis tulisan kita untuk dibaca mereka (sesuai point nomor 1), dan hal lainnya. Kawan-kawan pasti punya strategi tersendiri dalam membentuk fanbase.

3. Buat Karakter yang Disukai

Sepanjang perjalanan menulis, juga mengurus penerbitan, ada satu hal yang paling menonjol dalam fiksi (menurutku), yaitu karakter tokoh. Kadang, banyak karya yang (katanya) jelek, nggak masu akal, mainstream, dan lain-lain, tapi kemudian malah digandrungi orang-orang. Tokohnya disebut-sebut. Dicetak ribuan exemplar buku, diangkat ke layar lebar. 

Yups, hal yang paling krusial adalah melekatnya tokoh dan karakternya di dalam otak pembaca.

Siapa yang nggak tahu DILAN?

Siapa yang nggak tahu FAHRI?

Dan lain-lain.

Hipnotis calon pembaca kita dengan karakter tokoh, dan nantinya akan menjadi menarik untuk diikuti. Meski begitum jangan lupakan juga aspek lain. Unsur-unsur karya fiksi lain yang bisa menambah kesan menakjubkan untuk karya fiksi kita.

Untuk unsur fiksi lain, bisa dibaca di sini.

4. Cekrek-cekrek, Upload

Gila guys, ini mantul. Benar-benar mantul. Banyak hal yang bisa kita lakukan sebelum benar-benar launching karya fiksi. Kita bisa share quotes secara berkala di medsos kita. Kita bisa share visual tokoh secara berkala di media sosial. Kita bisa share hal-hal yang berhubungan dengan novel kita sebelum benar-benar ada dalam bentuk buku.

Karya fiksi kita harus dikenalkan kepada orang banyak.

Nggak lucu sebenarnya kalau buku kita tiba-tiba terbit. Bedakan tanggapan mereka jika kita sudah memberikan informasi awal soal tulisan kita sebelumnya dan jika belum menginformasikan sama sekali.

5. Bentuk Tim Marketing Sendiri

Ini gila nggak sih? Sekarang bukan hanya perusahaan (dalam hal ini penerbit), yang memiliki tim marketing, penulis juga harus mulai memikirkannya. Sebelum buku benar-benar launching, rerkut marketer, reseller, dropsipper, dan lain-lain. Ini penting, sebab, kita jualannya tidak akan sendiri. Kita akan dibantu banyak orang.

Ingat.

Yang eksis yang sukses.

Media sosial itu mematikan. Kita bisa melakukan hal baik, juga hal buruk. Dan dalam sekejap, hal-hal yang dilakukan bisa menjadi viral.

Bagaimana jadinya jika buku kita dipromosikan ribuan orang. Jelas kemungkinan untuk terjualnya akan semakin banyak.



Yups, itulah 5 Tips  Laris Jualan Buku Sendiri. Ingat, lakukan hal ini secara berkala dan berporses. Sebab pengenalan karya fiksi tidak bisa secepat membalikan telapak tangan. Bangun rasa cinta para pembaca secara perlahan, sehingga bisa benar-benar mencintai kita, juga karya-karya kita.

Selamat berjuang, semoga sukses.


Belum ada Komentar untuk "5 Tips Sederhana Laris Jualan Buku Karya Sendiri"

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel