Fakta-fakta Menarik Tentang Garut Yang Wajib Anda Ketahui

Fakta-fakta Menarik Tentang Garut Yang Wajib Anda Ketahui
https://www.tasikmalaya.com
www.ujwar.com - Fakta-Fakta Menarik Tentang Garut Yang Wajib Anda Ketahui - Garut merupakan salah satu kota priangan timur di daerah Jawa Barat, dan merupakan salah satu kabupaten yang terletak sekitar 64 km sebelah tenggara Bandung ibu kota Jawa Barat dan sekitar 250 km dari Jakarta. Garut berada pada ketinggian 0 m sampai dengan 2800 meter, berbatasan langsung dengan Samudra Indonesia di sebelah selatan yang memanjang sekitar 90 km garis pantainya. Kabupaten Garut terletak di Provinsi Jawa Barat bagian Selatan pada koordinat 6º56’49” – 7 º45’00” Lintang Selatan dan 107º25’8” – 108º7’30” Bujur Timur. Kabupaten Garut memiliki luas wilayah administratif sebesar 306.519 Ha (3.065,19 km²). Garut bersebrangan langsung dengan Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Tasik Malaya, Kabupaten Cianjur, dan Samudera Indonesia.

Pada tahun 20-an, Garut dikenal sebagai  “Swiss van Java”, karena pesona alamnya yang menakjubkan dengan pemandangan yang sangat eksotis dan ditunjang dengan hawa yang sejuk dan bersih. Bukan hal aneh jika Garut yang begitu indah kemudian dijadikan kota wisata oleh orang Belanda bernama Holke van Garut (seorang gubernur kesayangan pemerintah Belanda pada tahun 1930-1940) dan melihat kabupaten ini berpotensi sehingga dijuluki sebagai ”Switzerland van Java” dan kemudian mendirikan hotel di sana. Di wilayah ini juga pernah didirikan dua hotel yang antara lain bernama Hotel Belvedere dan Hotel Van Hengel.

Jarak yang tidak begitu jauh dari kota Bandung, menjadikan kota Garut cukup ramai dikunjungi oleh para wistawan lokal maupun mancanegara. Hal ini dapat dilihat dari padatnya   kota ini terutama     pada musim libur panjang  dan libur akhir pekan. Di bagian utara, timur, dan barat didominasi oleh pemandangan hijau dengan bukit-bukit dan pegunungan, sedangkan pada bagian selatan cenderung berbentuk relatif curam dengan corak alam pantai yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.

1. Sejarah Kota Garut

https://id.wikipedia.org
Sejarah Garut tak bisa dilepaskan dari Kabupaten Limbangan. Kabupaten Limbangan adalah Kabupaten lama yang ibukotanya kini dipindahkan ke Garut,  karena seringkali terjadi bencana alam berupa banjir yang melanda daerah ibukota. Selain itu, kurang berkembangnya pusat pemerintahan, karena jauh dari sungai yang menjadi sarana transportasi dan irigasi areal pesawahan dan perkebunan.

Bupati Adiwijaya (1813–1831) membentuk panitia survei lokasi untuk ibukota kabupaten yang baru. Pilihan akhirnya jatuh di tempat yang dikelilingi gunung dan memiliki mata air yang mengalir ke Cimanuk. Tempat tersebut berjarak ± 17 km dari pusat kota lama. Saat menemukan mata air, seorang panitia kakarut (bahasa sunda: tergores) belukar.

Orang Belanda yang ikut survei tak dapat menirukan kata tadi, dan menyebutnya gagarut. Pada awalnya, nama kabupaten yang ibukotanya telah dipindahkan tidak akan diubah, masih Kabupaten Limbangan. Namun, atas saran sesepuh hendaknya nama kabupaten diganti dengan nama baru sehingga tidak menimbulkan bencana dan malapetaka dikemudian hari seperti yang sering menimpa kabupaten Limbangan. Dari kejadian kakarut tersebut, yang dilafalkan oleh orang Belanda dengan gagarut, munculah nama kabupaten baru,  yaitu Garut. Hari jadi Garut diperingati setiap tanggal 16 Februari.

2. Sosial budaya Garut

• Bahasa

Masyarakat Garut biasanya menggunakan bahasa sunda, ada yang menggunakan bahasa sunda kasar, lembut dan bahasa untuk sesama umur. Suku sunda dikenal dengan keramahannya, kelembutannya, dan kesopanannya. Ini dibuktikan dengan norma-norma yang ada pada masyarakat Sunda,  contoh kata punteun sering sekali diucapkan ketika ingin melewati orang yang ada di sekitar. Hal ini berarti masyarakat Sunda sangat menghormati norma-norma yang ada sejak dulu.

• Budaya Adu Domba Garut

kebudayaan.kemdikbud.go.id
Hewan ini selain digembalakan untuk memanfaatkan rumput yang berlimpah, juga merupakan penghasil pupuk organik. Kotorannya digunakan untuk penyuburan ladang atau kebun. Dalam sejarahnya Domba selain sebagai hewan domestik masyarakat agraris ini, kemudian berkembang menjadi seni tradisi adu ketangkasan.


3. Jajaran Pegunungan yang melingkari Kota Garut

www.garutselatanonline.com
Kota Garut dikellilingi oleh banyak pegunungan, baik itu gunung api ataupun bukan gunung api. Deretan pegunungan ini sebut saja Gunung Gandapura, Gunung Rakutai, Gunung Kamasan, Gunung Guha, Gunung Kendang, Gunung Puntang, Gunung Nangklak, Gunungapi Papandayan, Gunungapi Cikuray, Gunung Peti, Gunung Mandalagiri, Gunung Puncakgede dan Gunungapi Kracak. Begitu banyak Gunung-Gunung yang melingkari Kabupaten Garut, dan ini berpengaruh pada kondisi udara, memiliki suhu rata-rata 22 derajat celcius. Sungguh dingin bukan?, untuk kamu yang ingin berkunjung ke Kota Garut jangan lupa membawa  pakain hangat ekstra.

4. Kota Garut di belah oleh sungai

Dengan adanya pegunungan yang mengelilingi kota Garut, berdampak pada adanya wilayah Hulu dan wilayah Hilir.Sungai Cimanuk merupakan sungai besar yang ada di pulau jawa dan berpengaruh bagi penghidupan masyarakat di sekitarnya. Sungai Cimanuk tepat membelah di tengah kota Garut dan menyebabkan kota Garut berpontesi adanya banjir bandang.

5. Pantainya yang indah

browpict.pw
Garut memiliki 10 pantai yang indah yaitu  yaitu Pantai Manalusu, Pantai Cijeruk Indah, Pantai Santolo, Pantai Karang Paranje, Pantai Sayang Heulang, Pantai Karang Papak, Pantai Cicalobak, Puncak Guha, Pantai Gunung Geder, dan Pantai Rancabuaya.


6. Makanan Khas Garut

https://tasikstore.blogspot.com
Makanan khas Garut adalah Dodol, kerupuk kulit, dorokdok, sambal cibiuk, Jeruk Garut, Wajit, Burayot, Emplod, Getrek dan yang kudapan blasteran chocodote/chocodol.

Itulah fakta-fakta menarik tentang Garut yang wajib anda ketahui, apalagi untuk anda yang bertempat tinggal di kota ini.

0 Response to "Fakta-fakta Menarik Tentang Garut Yang Wajib Anda Ketahui"

Post a Comment

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel