Inilah Pahlawan Jawa Barat yang Namanya Dijadikan Nama Jalan di Bandung

www.ujwar.com - Inilah Pahlawan Jawa Barat yang Namanya Dijadikan Nama Jalan di Bandung - Bandung merupakan kota yang menajdi cikal bakal adanya Negara Indonesia.Banyak para pejuang yang berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia ini lahir dari tatar parahyangan ( Bandung).  Bahkan Ir. Soekarno (bapak proklamator Indonesia) juga seorang pemimpin bangsa yang memulai kiprah pergerakan di Bandung.

Bung Karno adalah nama panggilan dari Ir Sukarno, selama 12 tahun ia pernah tinggal di Bandung. Bahkan ia juga pernah bersekolah di sini dan telah menghasilkan karyanya sebagai arsitektur di Ibu Kota Jawa Barat ini. Banyak sejarah di kota Bandung yang menghiasi kehidupan Bung Karno.

Sesuai dengan aspirasi masyarakat, DPRD, dan lainnya, pada tanggal 10 November 2015 Pemerintah Kota Bandung akan meresmikan Jalan Cikapundung Timur diganti dengan nama Jalan Ir. Soekarno. Penggunaan nama jalan dari nama pahlawan di kota Bandung bukanlah yang pertama kali. Banyak pahlawan nasional yang namanya di jadikan nama jalan di Bandung. Siapakah nama pahlawan tersebut?

Berikut adalah lima nama jalan yang menggunakan nama pahlawan asal Jawa Barat, diantaranya;

1. Jalan Mohammad Toha

Mohammad Toha merupakan seorang komandan dari Barisan Rakyat Indonesia yang lahir di Bandung pada tahun 1927. Pada masa perang kemerdekaan Indonesia, ia bersama pasukannya ikut berjuang dengan mengikuti peristiwa itu. Peristiwa Bandung Lautan Api yang terjadi pada 24 Maret 1946 merupakan salah satu peristiwa yang membuat Mohammad Toha dikenang. Memiliki pintu gerbang tol, Jalan Mohammad Toha Bandung merupakan salah satu alternatif pintu masuk menuju Kota Bandung.

2. Dewi Sartika

Terlahir dari keluarga ningrat sunda di Bandung pada tanggal 4 Desember 1884, Dewi Sartika adalah salah satu pejuang wanita di Indonesia yang dididik dalam sekolah Belanda. Hal ini mengejutkan karena dianggap tidak sesuai adat. Dewi Sartika sudah merintis pendidikan bagi kaum wanita pada tahun 1902. Membaca dan menulis adalah materi yang diajarkan pada waktu itu. Untuk mendobrak keterbelakangan kaum wanita pribumi, Pendidikan merupakan solusinya pada saat itu. Atas jasanya tersebut, maka nama Dewi Sartika diabadikan menjadi salah satu jalan di pusat kota Bandung.

3. Ir. H. Djuanda

Lahir di Tasikmalaya pada tanggal 14 Januari 1911, Ir. R. Djoeanda Kartawidjaja yang biasa kita kenal dengan Djoeanda atau Juanda adalah Perdana Menteri Indonesia terakhir yang dimiliki Indonesia. Sebelum menjadi Perdana Menteri, beliau juga diangkat menjadi Menteri Perhubungan, Menteri Perairan, Menteri Kemakmuran, Keuangan, dan Pertahanan. Salah satu sumbangsihnya adalah Deklarasi Djuanda pada tahun 1957, yang isinya menyatakan bahwa laut Indonesia, termasuk laut sekitarm dan segala kepulauan di dalamnya adalah wilayah kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada Konferensi Meja Bundar (KMB), beliau juga berperan sebagai Ketua Pantia Ekonomi dan Keuangan. Pada Konferensi ini, kedaulatan Indonesia diakui oleh Belanda dengan sejumlah syarat. Oleh karena itu, salah satu orang besar di Indonesia ini namanya dijadikan sebagai nama jalan di Bandung. Nama Jalan tersebut adalah jalan Ir. H. Juanda atau yang kita ketahui sekarang sebagai Jalan Dago.


4. R.E Martadinata

Lahir di Bandung pada tanggal 29 Maret tahun 1921, R.E Martadinata merupakan Panglima Angkatan Laut pada saat peristiwa G. 30. S terjadi. Pada saat itu beliau termasuk pemimpin yang berperan dalam penumpasan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI). Pada tahun 1966 ketika beliau menaiki helicopter, beliau tewas. Karena helikopter yang ditumpanginya menabrak sebuah bukit. Oleh sebab iyu, nama beliau dikenal sebagai nama jalan R.E Martadinata. Yang sekarang dikenal juga dengan nama Jalan Riau. Banyak wisatawan yang menjadikan jalan tersebut sebagai tujuan favorit, karena di sana terdapat banyak factory outlet dan café.

5. Otto Iskandar Dinata

Otto Iskandar Dinata adalah seorang putra Bandung yang lahir di Bojongsoang pada tanggal 31 Maret 1897. Nama tersebut dijadikan nama Jalan di Bandung, yakni Jalan Otista. Otista adalah singkatan dari nama Otto Iskandar Dinata. Beliau menempuh pendidikan di Kweekschool Onderbouw Bandung.Di Banjarnegara beliau juga sempat menjadi guru Hollandsch Inlandsche School (HIS). Kemudian Otto pindah ke Bandung dan mengajar HIS serta perkumpulan Perguruan Rakyat. Surat kabar Tjahaja sempat dipimpin oleh beliau. Bahkan beliau juga sempat menjadi anggota BPUPKI dan PPKI. Otto Iskandar Dinata adalah Mentri pertama Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Nah, itulah nama-nama pahlawan Jawa Barat, yang namanya dijadikan nama jalan di Bandung.

Terima kasih sudah berkunjung, Sampai jumpa ditulisan selanjutnya


Belum ada Komentar untuk "Inilah Pahlawan Jawa Barat yang Namanya Dijadikan Nama Jalan di Bandung"

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel