Yuk, Cari Tahu Sejarah Kota Jakarta!

Info Unik

www.ujwar.com - Yuk, Cari Tahu Sejarah Kota Jakarta! - Awal sejrah kota Jakarta bermula dari sebuah Bandar kecil di muara Sungai Ciliwung 500 tahun yang lalu. Kemudian setelah berabad-abad kota Bandar ini berkembang menjadi pusat perdagangan internasional yang ramai. Pengetahuann awal mengenai Jakarta ini terkumpul melalui berbagai prasasti yang ditemukan disekitar kawasan Bandar tersebut. Pada abad ke-16 para penulis Eropa, menulis sebuah laporan yang isinya menyebutkan bahwa sebuah kota yang bernama Kalapa menjadi bandar utama bagi sebuah kerajaan Hindu bernama Sunda, beribukota Pajajaran, dan terletak sekitar 40 kilometer di pedalaman yang dekat dengan kota Bogor sekarang. Rombongan besar orang-orang Eropa pertama yang datang ke Bandar Kalapa adalah Bangsa Portugis. Kota ini selanjutnya diserang oleh seorang muda usia bernama Fatahillah, dari sebuah kerajaan yang berdekatan dengan Kalapa.

                  3. Hayuk, Mengenal Lebih Dekat Kota Bandung!

Pada 22 juli 1957, Fatahillah mengubah nama Sunda kalapa menjadi Jayakarta. Yang kemudian pada tanggal tersebut kini diperingati sebagai hari lahir kota Jakarta. Pada akhir abad ke-16 orang-orang Belanda datang dan menguasai Jayakarta. Nama Jayakarta dirubah menjadi Batavia, Keadaan alam Batavia yang berawa-rawa mirip dengan negeri Belanda, tanah air mereka. Kemudian Mereka membangun kanal-kanal untuk melindungi Batavia dari ancaman banjir. Di sekitar lapangan yang terletak sekitar 500 meter dari bandar dijadikan sebagai pusat kegiatan pemerintahan kota.

Mereka membangun balai kota menjadi anggun yang merupakan kedudukan pusat pemerintahan kota Batavia. seiring berjalannya waktu kota Batavia berkembang ke arah selatan, karena Pertumbuhan yang pesat mengakibatkan keadaan lilngkungan cepat rusak sehingga mau tidak mau penguasa Belanda memindahkan pusat kegiatan pemerintahan ke kawasan yang lebih tinggi letaknya, dan Wilayah ini dinamakan Weltevreden.

Dengan mengamati kota Jakarta bagaikan membaca catatan panjang yang merekam berbagai kejadian masa lalu. Berbagai macam bangunan dan lingkungan di Jakarta menyimpan jejak-jejak perjalanan masyarakatnya, bagaimana mereka bersikap menghadapi tantangan zaman, memenuhi kebutuhan hidup, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Ia menyimpan suka-duka dan pahit-manis perkembangan. 

Apabila kita memandang kota Jakarta saat ini mungkin sulit terbayang bahwa ribuan tahun yang lalu kawasan ini masih baru terbentuk dari endapan lumpur sungai-sungai yang mengalir ke Jakarta. seperti Kali Ciliwung, Kali Angke, Kali Marunda, Kali Cisadane, Kali Besar, Kali Bekasi dan Kali Citarum. Berdasarkan Geomorfologi Usia dataran Jakarta kini diperkirakan 500 tahun.

Berawal dari sebuah lingkungan pemukiman kecil dengan kegiatan hidup terbatas, yang kemudian berkembang menjadi lingkungan pemukiman megapolitan dengan berbagai kegiatan yang amat kompleks. Dalam deskripsi sejarah pertumbuhannya, di mana pemerintah kotanya silih berganti serta kondisi masyarakatnya sangat beragam, baik dari suku bangsa, ras, dan agama.


BangkuSekolah

Beberapa peristiwa penting:

1. Pada 686 Masehi, Kerajaan Tarumanegara hancur disebabkan serangan balatentara Kerajaan Sriwijaya. Abad ke-14, Jakarta masuk ke dalam wilayah Kerajaan Pakuan Pajajaran yang sering disebut Kerajaan Pajajaran atau Kerajaan Sunda. Kerajaan Pajajaran mempunyai enam pelabuhan, salah satunya pelabuhan Sunda Kalapa. Kota pelabuhan ini terletak di Teluk Jakarta, di muara Sungai Citiwung yang merupakan pusat perdagangan paling penting sejak abad ke-12 sampai ke-16.

2. pada 21 Agustus 1522, Sunda Kalapa tak luput dari incaran orang-orang Portugis yang sejak tahun 1511 sudah bersarang di daratan Malaka. Keinginan mereka untuk mendapatkan sambutan baik dari Raja Pajajaran. Selain untuk kepentingan soal perdagangan, Raja Pajajaran juga bermaksud untuk meminta bantuan orang-orang Portugis dalam menghadapi orang-orang Islam, yang telah banyak pengikutnya di Banten dan Cirebon. Saat itu Demak sudah menjadi pusat kekuatan dan penyebaran agama Islam.

kemudian Perjanjian kerjasama pun ditandatangani antara Raja Pajajaran dan orang Portugis. yang isinmya adalah orang Portugis diizinkan untuk mendirikan benteng di Sunda Kalapa, dan ditandai di tepi sungai Ciliwung. pada 22 Juni 1527 Perjanjian tersebut tidak dapat diterima Demak.

3. Pada tahun 1595, Cornells de Houtman beserta anak buahnya tiba di perairan Banten. Orang-orang Belanda itu datang untuk mencari rempah-rempah. Persaingan di antara mereka makin ketat dan dibumbui permusuhan.

4. pada 20 Maret 1602, seorang token dan negarawan Kerajaan Belanda yaitu Johati Van Oldenbarneveld, mengambil suatu gagasan mengumpulkan para pedagang Belanda dalam suatu tempat. kemudian berdirilah serikat dagang Verenigde Oost Indische Compaqnie atau VOC.

5. Pada tahun 1617, Orang-orang Kerajaan Belanda diizinkan untuk berdagang di Jayakarta. Mereka mendapatlan sebidang tanah di sebelah timur sungai Ciliwung, di perkampungan Cina. Di sana mereka membangun kantor dan benteng. Kubu pertahanan Kerajaan Belanda itu tidak disukai orang Jayakarta, Banten, maupun Kerajaan Inggris. Kemudian mereka berperang.

6. pada tahun 1619, terjadi pertempuran sengit segitiga yaitu antara Kerajaan Belanda, Kerajaan Inggris, dan Kerajaan Portugal di pelabuhan Sunda Kalapa. Suasana Teluk Jayakarta pada saat itu dalam sekejap berubah menjadi merah api dan merah darah. Di laut teluk banyak maya-mayat serdadu Kerajaan Belanda dan Kerajaan Portugal yang bergeletakan setelah kedua negara kerajaan itu habis digempur pasukan laut Kerajaan Inggris. Dalam perang itu yang menang adalah Inggris.

7. pada 30 Mei 1619, JP Goen menaklukkan kembali juga sekaligus menguasai Jayakarta. pada saat itu armada Kerajaan Inggris sudah tidak ada lagi karena telah berangkat berlayar menuju Australia, meninggalkan Jayakarta. Sedangkan armada laut Kerajaan Portugal pergi menuju ke wilayah ujung timur Nusantara, tepatnya di Timor Timur.

Awalnya VOC menjadikan Batavia sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan. Dengan kepandaian kompeni lewat intrik dan politik adu domba atau cfewtte et impera terhadap raja-raja di Nusantara. Seluruh wilayah Nusantara dikuasainya, dan kejayaannya pun berlangsung cukup lama.

8. Pada tahun 1798, VOC jatuh dan dibubarkan. Kekuasaan, harta benda, serta hutangnya yang 134,7 juta gulden diambil alih Pemerintahan Kerajaan Belanda. Sejak 1 januari 1800, Indonesia diperintah langsung oleh Pemerintah Kerajaan Belanda. Kemudian didirikan suatu majelis untuk urusan jajahan Asia.

9. kemudian pada awal Maret 1942, Kerajaan Jepang berhasil merebut kekuasaan dari Kerajaan Belanda pada Perang Dunia ke-2. Selanjutnya Nama Batavia dikubur balatentara Kerajaan Jepang dan nama Jakarta menggantikannya sampai sekarang. (sumber : majalah amanah)

Itulah sejarah singkat Kota Jakarta, terima kasih telah membaca postingan ini. Mohon maaf jika ada informasi yang kurang tepat.

Semoga bermanfaat. :)





0 Response to "Yuk, Cari Tahu Sejarah Kota Jakarta!"

Post a Comment

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel