10 Cara Meningkatkan Semangat Karyawan Dalam Bekerja

Wahgila.com - 10 Cara Meningkatkan Semangat Karyawan Dalam Bekerja

10 Cara Meningkatkan Semangat Karyawan Dalam Bekerja
pixabay.com


Karyawan menjadi hal yang penting dalam berkembang dan bertumbuhnya sebuah perusahaan. Bisa dibayangkan, bagaimana jadinya sebuah perusahaan kalau tidak ada karyawan, atau, karyawan ada, bahkan banyak, tetapi tidak maksimal dalam melakukan pekerjaannya.

Wah, ini bisa menjadi salah satu hal yang bisa menghambat pertumbuhan perusahaan. Yang tadinya ingin untung, malah buntung. Kemudian terpaksa memecat seluruh karyawan. Hum, jangan sampai ya kawan-kawan.

Nah, untuk menghindari hal-hal semacam itu, aku punya 10 Cara Meningkatkan Semangat Karyawan Dalam Bekerja:

1. Bentuk Tujuan Bersama

Nomor satu dari sekian Hal adalah perkara tujuan bersama. Keuntungan bersama. Dan hal-hal yang berhubungan dengan sesuatu yang bisa semua orang dapatkan, bukan hanya bos, atau perusahaan yang mendapatkan keuntungan.

Kita harus pandai menjelaskan, ketika sebuah produk yang dihasilkan terjual banyak, maka yang untung adalah semuanya. Bukan hanya perusahaan, bukan hanya pimpinan.

Kita harus bisa mensosialisasikan itu semua. Jangan sampai karyawan justru tidak tahu. Mereka bisa saja acuh tak acuh. Mereka bisa saja bekerja sesuai keinginan.

“Ketika produk kita terjual, maka perusahaan dapat menggaji kita. Bayangkan, bagaimana jadinya jika produk kita tidak laku? Mungkin bulan depan kita tidak akan kerja di sini lagi!”

“Semua gaji kita, tergantung dari kerja keras kita. Semakin kita kerja keras mempromosikan produk, semakin besar kesempatan kita untuk mendapatkan keuntungan. Dan kalian tidak akan khwatir. Gaji kita pasti akan terus turun!”

“Guys, ada penawaran unik nih. Kalian akan mendapatkan bonus jika bulan ini bisa mencapai target.”

Hal-hal semacam itu adalah tujuan bersama. Jelas akan mengurangi karyawan yang berleha-leha, karena tujuan bersama itu jelas. Nggak laku, sama dengan nggak gajian.

2. Pandai Memotivasi Karyawan Untuk Bekerja Sepenuh Hati

Kawan-kawan, karyawan kita nggak semangat kerja kadang kala karena mereka tidak merasa memiliki semuanya.

“Itu kan perusahaan bosku!”

“Ah, aku mah santai aja. Toh ini bukan usaha aku sendiri!”

“Santai. Kalau pun nggak tercapai target, kita akan tetap digaji!”

Untuk menghindari hal tersebut, sebagai pimpinan, kita harus pintar dalam memotivasi, membakar semangat dan bara. Menjadikan mereka benar-benar bisa memiliki perusahaan kita. Ketika mereka sudah merasa memiliki, semua hal negatif akan terhindar.

3. Mengadakan Rekreasi Sebagai Program Semesteran

Sebenarnya untuk tenggat waktu rekreasi, itu ditentukan oleh pimpinan. Baik sebulan sekali, tiga bulan sekali, enam bulan sekali (sesuai judul), atau bahkan setahun sekali. Hal ini sangatlah penting kawan-kawan. Setelah bekerja lama, setiap hari, dari pagi hingga sore, karyawan kita nggak terlalu berkutat terhadap hal-hal buruk semacam itu. Otak mereka akan terefresh kembali.

4. Mengadakan Pelatihan Kerja

Pelatihan kerja ini bertujuan untuk membuat karyawan mengerti tentang tugas dan tanggungjawab masing-masing. Biasanya, dalam pelatihan akan diadakan pemateri super yang bisa membakar semangat mereka.

Ini penting, pada dasarnya, dorongan semacam itu bisa membuat semangat mereka membara 50% lebih tinggi, ketimbang sebelumnya. Well, ini akan menjadi keuntungan bagi mereka (karena selalu bahagia), juga keuntungan bagi perusahaan.

5. Mengadakan Silaturahmi Antar Divisi

Hal ini juga penting. Silaturahmi ini bisa dijadikan sebagai ajang saling menunjukkan divisi terbaik dalam perusahaan. Ketika salah satu divisi menorehkan prestasi, maka divisi yang lain biasanya akan terbakar rasa iri. Tak apa. Iri seperti ini tetap bagus. Sebab, mereka akan berusaha meraih apa yang didapatkan oleh divisi lainnya juga.

Semangat mereka untuk bersaing secara sehat, akan terpancar. Sehingga setiap divisi akan melakukan yang terbaik dalam pekerjaannya.

6. Memberikan Penghargaan Kepada Karyawan

Ini juga akan menjadi motivasi karyawan. Kita bisa memberikan penghargaan berupa sertifikat, piala, atau apa pun yang membbuat karyawan bangga. Kita bisa memberikan penghargaan kepada 3 terbaik, atau 10 terbaik, atau berapa pun, sesuai dengan kehendak perusahaan.

Percaya atau tidak, penghargaan semacam itu akan membuat karyawan semakin semangat menjalani hari-hari sebagai karyawan. Mereka juga akan benar-benar merasa memiliki terhadap perusahaan dan kerjaannya.

7. Memberikan Pemahan Tentang Bekerja Dalam Agama

Sebagai orang yang beragama, dan menjunjung nilai spiritual yang tinggi, kita bisa memotivasi karyawan dari sisi lain. Yaps, dari keagamaan. Kita bisa menjelaskan, bahwa bekerja itu kewajiban kita. Bahwa bekerja itu mendapatkan pahala. Bahwa bekerja itu merupakan bentuk dari perjuangan.

Kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas, maka akan mendapatkan hal yang juga maksimal. Tidak hanya soal materi, tetapi juga soal ketenangan hati, yang berujung pada pahala yang besar, dan penghargaan dari Tuhan.

8. Menjadi Pemimpin yang Dicintai Karyawan

Ketika team kita, karyawan kita, mencintai kita, maka mereka akan bisa melaksanakan kegiatan dengan maksimal. Kenapa? Karena akan ada dorongan dari hati masing-masing.

Bagaimana caranya agar bisa menjadi pemimpin yang dicintai?

-Jadilah pemimpin yang peka terhadap karyawan. Perhatian jika ada karyawan yang memiliki masalah. Senantiasa menjadikan karyawan sebagai prioritas terbesar selain diri sendiri.

-Menjadi pimpinan yang asyik dan fleksibel juga akan membuat karyawan betah, dan bisa melaksanakan hari-hari dengan baik. Tanpa ada tekanan, tanpa ada masalah-masalah yang membuat mereka down.

Ada berbagai cara menjadi pemimpin hebat dan menjadi dambaan, baca di sini: 15 Tips Menjadi Pemimpin Hebat dan Berpengaruh di Lingkungan Kerja

9. Mendorong Hati Karyawan Secara Emosional

Dengan cara apa pun, karyawan tidak akan bergerak, jika hatinya tidak bergerak. Jika hatinya tidak terdorong. Salah satun cara agar karyawan bisa bergerak adalah membuatnya sadar, bahwa bekerja itu adalah hal yang diharuskan dan diwajibkan.

Kadang, ada karyawan yang memang sok sibuk, dan bahkan disibuk-sibukkan ketika bekerja saat ada pimpinan, tapi justru setelah tidak ada pimpinan, mereka kembali berleha-leha. Hal itu disebabkan akan kurangnya kesadaran bagi karyawan. Dan pimpinan bertugas secara menyeluruh untuk membuat karyawannya sadar akan kewajiban dan juga hak.

10. Membuat Sistem yang Baik 

Sistem menjadi salah satu hal yang penting. Tuliskan semua hal yang membuat karyawan tidak bisa berkutik. Artinya, kita harus menuliskan segala jobdes dan juga prosedurnya. Sehingga mereka tidak ada celah untuk melakukan hal buruk, karena memang sudah ada SOP-nya. Ketika melanggar SOP, ada hukuman. 

Mereka akan tetap melakukan pekerjaan sesuai dengan porsinya, berdasarkan SOP. Jika pun tidak melakukannya, pimpinan harus tegas memberikan punishment sesuai yang tertera dalam aturan perusahaan.

Ketika sistem jelek, maka karyawan juga tidak akan bisa bergerak secara cepat. Ketika semuanya sudah tersusun dan tersistem, maka semuanya akan lebih cepat, lebih terarah dan lebih terurus.

Nah, itulah, 10 Cara Meningkatkan Semangat Karyawan Dalam Bekerja. Sudahkah menerapkannya di tempat kita usaha? Ayo buat karyawan kita tumbuh dan berkembang.


Belum ada Komentar untuk "10 Cara Meningkatkan Semangat Karyawan Dalam Bekerja "

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel