10 Manfaat Berjualan Menggunakan Teknik Soft Selling

Wahgila.com - 10 Manfaat Berjualan Menggunakan Teknik Soft Selling

10 Manfaat Berjualan Menggunakan Teknik Soft Selling
pixabay.com

Setelah saya memberikan contoh-contoh dari Soft Selling untuk status di media sosial, kali ini saya akan coba memaparkan 10 manfaat dari berjualan Teknik Soft Selling ini. Perlu diketahui, teknik soft selling cocok digunakan ketika kita menggunakan media sosial pribadi, bukan tempat yang benar-benar khusus untuk jualan seperti marketplace (Bukapalapak, tokopedia, lazada, dll)

Well, kali ini, saya akan menjelaskan 10 Manfaat Berjualan Menggunakan Teknik Soft Selling:


1. Meningkatnya Kepercayaan Orang Lain

Ya, teknik ini lebih menyentuh sisi emosional orang lain menurutku. Sehingga, semakin lama, semakin mahir, semakin kita melakukan soft selling, kepercayaan itu akan didapat. Karena teknik soft selling ini biasanya lebih menyenangkan, dengan disuguhi story telling. Bukan semata-mata kalimat ‘jualan’.

Kalau orang lain sudah percaya, ya jelas bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi kita, selaku pelaku usaha.

2. Terjalinnya Hubungan yang Erat

Inilah keunggulan lainnya dari Soft Selling. Karena Sft Selling lebih mengandalkan pendekatan emosional, akan ada hubungan baik terjalin antara penjual dan pembeli. Bukankah ini merupakan sebuah keunggulan? Banyak di sana yang berjualan, tapi tak dekat dengan pembelinya, tetapi berbeda dengan teknik ini, kita akan lebih dekat dengan para pembeli produk kita. Atau paling tidak, mereka tahu kita, dan tahu produk kita.

3. Akan Banyak Terjadi Order Repeat

Wah-wah, siapa sih yang nggak mau kalau produknya mendapatkan pembeli yang loyal dan melakukan pemesanan lagi, lagi dan lagi. Tugas penjual, terutama penjual online, bukan hanya mendatangkan pembeli guys, tetapi juga mencari cara agar para pelanggannya bisa memesan kembali di kemudian hari. Ya, teknik Soft Selling ini salah satu cara untuk mendapatkan pemesanan kembali dari para pembeli produk kita.

4. Toko Memiliki Popularitas yang Bagus

Yaps, toko kita ketika selalu menggunakan Soft Selling, akan memiliki image yang baik. Terkenal sebagai penjual yang ramah, terkenal sebagai penjual yang gokil. Ya, karena pada kenyataannya, untuk teknik berjualan ini lebih kepada curhat, bercerita, dan hal lain. Sedangkan dalam bercerita, kadang kita bercerita hal-hal lucu, sedih, senang, terharu, dan lain-lain.

Ketika popularitas toko naik, maka secara otomatis, orang-orang akan mengenal toko kita lebih jauh. Dan tanpa diduga, pembeli pun akan membeludak, coba saja. Tapi sih ada satu hal yang perlu digarisbawahi, teknik soft selling itu nggak simsalabim, prosesnya lumayan lama. 

5. Kita Terlihat Professional

Masih sedikit penjual yang senang bercerita, yang senang membagikan value, yang senang dekat dengan penjualnya. Hal itu membuat toko kita nggak murahan. Nggak hanya jualan yang menjadi prioritas, tetapi juga pelanggan menjadi prioritas utama karena bisa berinteraksi secara langsung.

Hal ini akan lebih menyenangkan jika didukung oleh saling terbuka dan saling menghargai. Proses negosiasi dan juga interaksi antara penjual dan pembeli pun akan semakin terjalin dengan sangat baik.

6. Toko Kita Terkenal Humble

Ya, ini aku rasakan sendiri. Selama aku menjalankan bisnis online-ku, aku dan team jelas dianggap lebih humble. Kami sering mengadakan survey kecil-kecilan dengan bertanya: apa yang teman-teman ingat tentang kami?

Kebanyakan bilang: humble, murah hati, low profile, dan hal-hal yang berhubungan dengan attitude yang lain. Jelas ini menjadi suatu kelebihan yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang usaha supaya lebih baik lagi.

7. Produk Akan Banyak Dibicarakan

Penjualnya saja banyak ‘berbicara’ saat promosi alias ‘story telling’, pengguna yang membeli produk pun pasti akan ikut-ikutan bercerita, apalagi orang-orang yang aktif di media sosial. Orang-orang yang aktif menjalin hubungan dengan sebuah komunitas. Produk kita akan banyak direkomendasikan oleh orang lain. Coba saja.

8. Berjualan Lebih Efektif

Ya,  jelas ini akan terjadi. Efektivitas bisa diukur dengan soft selling. Menurutku, berjualan dengan Hard Selling juga tidak masalah (asal di tempat yang tepat), namun dari segi efektif, soft selling sangat menang kalau menurut aku. Kenapa? Kita bisa membagikan tulisan HARD Selling di mana-mana, tapi tidak akan begitu dilirik. Coba saja kalian baca broadcast BBM yang berjualan, kebanyakan diabaikan kalau memang itu HARD SELLING yang langsung jualan begitu saja. Berbeda dengan SOFT SELLING, kita berjualan di satu tempat efektif, apalagi kalau jualan di banyak tempat, makin efektif, kekuatan ointeraksinya sangat kuat.

9. Menuntun Penjual Untuk Terus Kreatif

Ya iyalah guys. Banyak penulis yang awalnya tidak bisa bercerita panjang lebar, tapi karena belajar, mencoba, dan terus-terus riset, mereka mau tidak mau bisa jadi penulis dadakan dengan menuliskan kisah-kisahnya melalui story telling tadi. Jelas, penjual dituntut untuk kreatif berjualan. Tidak hanya share gambar dan share harga produk, tapi ada nilai tersendiri yang dibagikan melalui cerita-cerita yang di-share, meskipun pada intinya ya untuk berjualan.

10. Penjual Jadi Update dan Hits Mengikuti Pelanggan

Disadari atau tidak, teknik soft selling ini membuat kita menjadi banyak cari tahu. Cara nulis story telling yang benar, headline yang bagus, pembuka yang bisa menghipnotis, sesuatu yang disukai orang dan kekinian. Antara sesuatu yang sedang hits dan kekinian, itu kita bisa menyambungkan dengan cerita kita dan kemudian produk kita. Kita menggunakan suatu aplikasi yang mungkin tak digunakan penjual lain. Kita lebih banyak wara-wiri, yang mungkin tak dilakukan penjual lain. Ya, intinya itu semua dilakukan dengan menaikkan nama usaha dan juga produk kita.

So, teman-teman, Itulah 10 Manfaat Berjualan Menggunakan Teknik Soft Selling. Sudahkah belajar berjualan dengan teknik Soft Selling? Ternyata banyak banget ya manfaat dari teknik ini.





Belum ada Komentar untuk "10 Manfaat Berjualan Menggunakan Teknik Soft Selling"

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel