15 Langkah Mengoptimalkan Akun Facebook Untuk Jualan

Wahgila.com - 15 Langkah Mengoptimalkan Akun Facebook Untuk Jualan

15 Langkah Mengoptimalkan Facebook Untuk Jualan
pixabay.com 


Hallo guys, ketemu lagi dengan aku. Kali ini, aku mau ngebahas soal facebook. Di artikel sebelumnya, aku sempat menyinggung soal berjualan di facebook gratisan. Alias facebook personal (pribadi), tanpa mengeluarkan modal seperti facebook ads. Yaps, kali ini, aku akan mencoba kembali membahas mengenai hal-hal tersebut. Terutama hal yang lebih detail tentang facebook personal.

Sering muncul pertanyaan:

Emang efektif, berjualan di facebook pribadi?

Emang produk kita akan laku, jika dijual tanpa ads berbayar?

Heeem, jawabannya, cukup efektif. Bagiku, berjualan di facebook personal merupakan langkah awal, sebelum benar-benar memperbesar usaha. Apalagi kalau kita belum memiliki modal untuk menyewa iklan, jelas saja, kita harus cerdas dalam berjualan di akun facebook.

Lantas, bagaimana langkah untuk mengelola akun facebook, supaya dagangan kita laris? Begini caranya:

1. Buat Akun Baru

Yaps, kukira, teman-teman akan lebih efektif jika membuat akun baru. Aku yakin, akun-akun sebelumnya sudah campur aduk. Kalau dalam makanan udah kaya rujak. Manis sih, tapi ada kecutnya juga, jadi nggak bakal efektif.

Ya, kita buat akun baru khusus jualan. Akun baru ini, dibuat sesuai nama kita aja. Jangan nama produk atau nama perusahaan. Soalnya orang udah pasti bakal langsung ngejauh jika tahu kalau kita adalah penjual.

2. Add Pertemanan yang Tertarget

Yups, setelah memiliki akun facebook dengan nama asli, silahkan tambah pertemanan tertarget. Artinya, kawan-kawan bisa menambahkan siapa saja teman, yang berkemungkinan besar akan menjadi konsumen produkmu.

Jika teman-teman berjualan baju anak, maka targetnya adalah wanita yang sudah memiliki anak. Ibu muda paling tidak. Hal ini jelas akan menambah kemungkinan produk kawan-kawan dibeli dan dikonsumsi sesuai target.

Begitupun jika produk kawan-kawan adalah jaket laki-laki. Maka teman-teman bisa mulai menambah pertemanan orang-orang yang berkemungkinan besar membeli produknya. Bisa ke laki-laki itu sendiri, atau kepada perempuan yang berkemungkinan sudah memiliki suami. Siapa tahu kan, istrinya ini akan membelikan jaket buat suaminya?

3. Tambahkan Foto Profil yang Menarik

Sudah menambah pertemanan, saatnya mempercantik tampilan. Perlu diingatkan, bahwa sampai sekarang, salah satu alasan orang tak mau belanja online adalah kurang percaya. Takut ditipu. Maka, salah satu cara untuk menarik kepercayaan orang lain adalah dengan memajang foto profil asli, no palsu. No kartun. No gambar baju, no gambar produk. Pokoknya, kita membuat akun facebook dengan catatan sebagai manusia yang siap berkomunikasi, bukan sebagai toko.

Kalau bisa, upload foto yang paling kece, yang paling jernih, sehingga tidak mengurangi kepercayaan teman-teman untuk mendekat kepada akun kita.

4. Tambahkan Nama Panggilan

Di Facebook, ada sebuah fitur nama di dalam kurung. Bagi pengguna facebook, pasti kamu tahu. Nah, hal ini bertujuan untuk menunjukkan sisi lain dari dirimu. Di nama ini, kamu bisa memasukkan nama lain dari dirimu, atau boleh juga nama perusahaan, dan nama tokomu. Terserah kamu saja sebagai orang yang ingin menunjukkan jati dirimu.

5. Pasang Bio Menarik

Pasang BIO di facebook sesuai dengan pekerjaanmu, atau sesuatu yang ingin kamu tunjukkan kepada orang lain. Menuliskan BIO sama dengan menunjukkan Personal Branding dirimu di hadapan orang banyak. Semakin menarik BIO-mu, semakin orang akan percaya. Semakin jelas BIO-mu, semakin orang akan tenang, jika akan berbelanja online.

6. Mulai Berinteraksi

Jangan harap, teman-teman sampai sini sudah bisa berjualan. Belum guys. Kita sebagai manusia nggak mungkin langsung gelar dagangan tanpa izin ke yang lain. Tanpa berkonsultasi sama pengguna facebook lain. Ya, berinteraksi adalah salah satu cara untuk pendekatan. Kita mulai sering menyukai status teman-teman baru kita. Kita harus mulai mengomentari dan berkenalan. Terus saja seperti itu, hingga kita tak lagi asing di mata mereka.

7. Update Status Dahulu, Jualan Kemudian

Ya, lagi-lagi, sampai sini belum cukup. Image kamu harus benar-benar baik. Kita hadir sebagai manusia yang punya facebook, bukan sebagai manusia yang mencoba jualan di facebook, ya meskipun salah satu niat bikin facebook memang buat jualan. Tapi ketahuilah guys, manusia itu paling nggak mau disodori dagangan. Dagangan yang penjualnya nggak dikenal sama sekali.

8. Bangun Sisi Emosional

Bagun ikatan emosional antara dirimu dengan pengguna facebook lain. Kenali mereka, dekati mereka, anggap mereka sebagai teman seperti pada dunia nyata. Karena sebenarnya, mereka memang manusia yang harus dihargai. Ya, sebagai manusia, kita juga memang sudah seharusnya mencari kenalan baru, berbincang seru, dan lain-lain.

9. Mulai Update Produk, Sesekali.

Yaps, dalam pengelolaan akun facebook pribadi, kita tidak bisa jualan terus-menerus. Kalau diibaratkan nih, kalau update status sehari 5 kali, maka yang satu kalinya upload sesuatu yang kita jual. Ya, itu juga tipe jualannya tidak hard. Tidak memaksa. Tidak ada kalimat seperti: Ayo dibeli!

Karena pengalamanku, orang-orang justru akan lebih penasaran ketika kita membuat sesuatu yang ‘tak tampak berjualan’

Misal:

Alhamdulillah, hari ini laris.

Nah, sambil meng-update seperti itu, teman-teman bisa upload gambarnya sekalian, juga bukti kalau barang-barang itu memang terjual. Misalkan, kawan-kawan mengupload testimoni, atau bukti transfer uang.

Itu akan lebih menarik perhatian.

10. Berinteraksi , Berinteraksi, Berinteraksi, Bangun Emosional, Bangun Kepercayaan

Kenapa judul nomor 10 panjang sekali? Karena saya yakin, setelah kamu upload jualan produk pertama kali, pasti tidak langsung laku, apalagi laris. Di sinilah prosesnya. Jangan bosan untuk terus berinteraksi, berinteraksi, saling menyapa, bangun sisi emosional sehingga kamu dan mereka bisa terikat, menjadi benar-benar teman dekat, dari sana, mulai lagi berjualan. Tunjukkan produk-produk terbaikmu.

11. Tidak Hanya Jualan, Tapi Juga Buktikan Keunggulan dan Manfaat

Kadang, orang itu terlalu malas menjelaskan panjang lebar tentang manfaat dari produk yang kita jual. Orang lain itu setidaknya memiliki 2 alasan kenapa membeli produk kita:

-Karena memang membutuhkan (sebab manfaatnya besar)

-Karena sudah kenal dengan penjualnya. Kadang meski produknya nggak terlalu dibutuhkan, karena penjualnya dikenal, maka mereka menghargai untuk membeli. Toh mungkin setelah membeli pun tidak akan rugi.

12. Bagikan Status Terbaikmu

Dalam proses menggunakan media sosial facebook pun, teman-teman juga jangan terpaku terhadap produk-produk dan produk, tetapi juga bagikan hal-hal penting, menarik dan bermanfaat. Ingat, kita bikin akun pribadi alias personal. Fungsinya untuk bersosial. Maka, jadikanlah tujuan itu sebagai tujuan utama, hal-hal lain seperti pekerjaan, jualan, itu akan menyusul kemudian, setelah kita menjadi dipercaya oleh teman-teman facebook kita.

12. Update Keseharian

Selain soal status bijak, jangan lupa, kita juga bukan malaikat. Kita tunjukkan kehidupan kita. Kita upload kebersamaan kita dengan keluarga, teman. Kita juga bisa tunjukkan sesuatu yang menjadi kebiasaan kita, hobbi kita.

Hal-hal real semacam itu yang justru membuat kawan-kawan kita mendekat, dan mencicipi produk, bahkan menjadi langganan.

13. Membuat Kolam Ikan

Kata Kang Dewa Eka Prayoga, gitu sih. Kita juga harus bisa membuat kolam. Kita bisa membagikan sesuatu yangsekiranya dibutuhkan orang lain. Sesuatu yang kita fahami bahkan menjadi skill kita. Ketika kita bisa menjadi orang baik, tidak menutup kemungkinan, bakal banyak orang yang juga baik ke kita.

Terus saja siklusnya seperti itu. Maka lama-kelamaan, apa pun barang yang kita jual (selagi bermanfaat) kemungkinan akan laku. 

Alasannya:

-Kita ada, nyata

-Kita dipercaya

-Produk kita memberikan manfaat besar

-Kita dikagumi

Yups. 4 hal tersebut setidaknya akan menjadi alasan lanjutan, kenapa mereka bisa membeli produk-produk yang kita jual.

14. Jangan Lupa Konsisten

Konsisten untuk berinteraksi, berbagi, dan berjualan. Jangan berhenti ketika tak ada yang membeli. Jangan berhenti ketika ada yang protes karena produknya misalkan tidak sesuai keinginan. Terus perbaiki, terus upgrade. Jangan berhenti ramah. Jangan berhenti menjadi penjual yang baik.

15. Jangan Lupa Ikhlas

Ya, kita berinteraksi bukan karena ada maunya. Kita memilih teman bukan karena hanya ingin menjual barang ke mereka. Tetap, kita harus kembali lagi kepada fungsi awal facebook: bersosial. Kita harus ikhlas, bahwa pada dasarnya, menyapa, membagikan hal baik, berbagi, itu memang sudah menjadi sesuatu ‘kesadaran’ tersendiri bagi manusia selaku pengguna media sosial. Selebihnya, keuntungan lain adalah bonus-bonus yang ada. Buah dari perjuangan mengelola akun facebook dengan baik.

So, masih maukah berjualan di akun pribadi, yang gratisan? Prosesnya memang lama, tapi bukankah kita usaha untuk menjajaki proses-proses? Kalau hanya ingin instan dan langsung laku keras, itu bukan ‘usaha’ sepertinya. Tapi hanya satu keberuntungan. Di mana, keberuntungan tidak akan selalu berpihak.

Baca juga:
22 Rahasia Jualan Online Supaya Laris Manis

Itulah 15 Langkah Mengoptimalkan Facebook Untuk Jualan. Sudah mulai jualan di facebook? Teman-teman bisa menerapkan langkah-langkah ini, supaya hasilnya lebih joss gandoss. Selamat berjuang. Selamat bekerja, karena kerja itu adalah ibadah. Yeah :)









Belum ada Komentar untuk "15 Langkah Mengoptimalkan Akun Facebook Untuk Jualan"

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel