5 Manfaat Memiliki Gaya Bahasa Unik Bagi Seorang Penulis

Ujwar.com - 5 Manfaat Memiliki Gaya Bahasa Unik Bagi Seorang Penulis

5 Manfaat Memiliki Gaya Bahasa Unik Bagi Seorang Penulis
pixabay.com


Gaya Bahasa merupakan sesuatu yang sangat menarik untuk dibicarakan. Gaya bahasa seseorang dalam menulis, bisa menjadi sesuatu hal yang mengubah segala aspek. Bisa mengarah ke hal yang lebih buruk, bisa mengubah ke aspek yang lebih baik.

Lantas, gaya bahasa itu apa?

Gaya bahasa merupakan suatu gaya penulisan berdasarkan pribadi dan berbeda dengan yang lain. Ketika seseorang memiliki gaya bahasa yang unik, maka akan mendapatkan perlakuan yang lebih khusus dari para pembaca sekalian. Jelas, akan menghasilan manfaat besar bagi teman-teman semua.

Lantas, apa saja manfaat dari memiliki gaya bahasa Unik bagi seorang penulis?

1. Menjadi Berbeda Lebih Dikenal Orang

Sesuatu yang berbeda, memang akan selalu dikenal orang lain. Bisa dibandingkan dengan hal lain yang ‘sama’. Yang membuat mereka dikenal banyak orang adalah: cara dia menulis tersebut. Cara dia menerangkan hal kepada orang lain melalui tulisannya.

Dalam penulisan novel, ada orang yang lebih senang mendeskripsikan sesuatu, sementara dialog-nya jarang. Ada yang sering bernarasi. Ada yang sering menulis dialog banyak, sementara deskripsi dan narasi sedikit, dan gaya-gaya lainnya.

Kita sedang tidak berbicara soal teknik, atau yang ‘seharusnya’ seperti apa, tetapi sedang berbicara untuk bisa berbeda dengan orang lain.

Perbedaan ini akan memberikan bumbu-bumbu halus, yang bisa dirasakan oleh orang lain.

Baca juga:


2. Menjadi Berbeda Lebih Lama Bertahan

Yang berbeda, yang kuat. Sementara yang ‘sama’, lama-lama juga akan tergerus. Perlu diperhatikan guys, bahwa industri perbukuan semakin lama akan semakin menyusut. Bisa dibayangkan, penulis makin banyak, tetapi industrinya melemah. Toko-toko tutup, semua pindah menggunakan digital.

So, hanya perbedaan yang bisa membuat kita bertahan. Perbedaan itu yang akan mengantarkan kita menjadi sesuatu yang akan semakin maju dan berkembang.

3. Menjadi Berbeda Lebih Nempel di Otak Pembaca

Salah satu penulis yang menurut saya unik dan berbeda, adalah Dee Lestari. Melalui novel Perahu Kertas, sampai saat ini aku selalu tertarik dengan novel-novel beliau. Dan ya, dia memang memiliki ciri khas dalam menulis. Bisa dibayangkan, karya-karya Dee ini hampir semuanya: seperti asing, tetapi justru menjadi sangat diminati.

Baca juga:


4. Menjadi Berbeda, Memberikan Tantangan Tersendiri

Kalau selalu mengikuti orang lain, cara mereka menulis, atau cara mereka menyampaikan sesuatu melalui media tulisan, jelas tidak ada tantangan sama sekali. Nah, sebagai penulis kita akan mendapatkan tugas. Mencari sesuatu yang berbeda. Menunjukkan sesuatu yang berbeda. Menjadi seseorang yang terdepan dengan perbedaan itu.

Sama itu berarti banyakan. Sementara yang beda hanya seorang.

Aku jadi inget Raditya Dika. Dia menulis judul berbau hewan di tulisan-tulisannya, alasannya adalah untuk menjadi berbeda. Dan perbedaan itu yang justru membuat mereka terheran-heran. Keunikan itu kemudian disorot, dan bahkan dibuat film, sampai kemudian mendapatkan banyak penonton.

5. Menjadi Berbeda Sama Dengan Personal Branding

Menunjukkan perbedaan, merupakan salah satu bentuk dari Personal Branding. Sementara, personal branding ini berkenaan tentang penilaian orang lain terhadap kita. Semakin kuat perbedaan itu, maka akan semakin kontras dan mencolok. Semakin kuat juga Personal Branding. Ketika Personal Branding kita kuat, maka kita akan bisa memberikan pengaruh terhadap orang lain.

Ya, dengan pengaruh, akan semakin gampang kita dalam bergerak. Dalam menjalin hubungan dengan pembaca, dengan penerbit, dengan PH, dan lain-lain.

Baca juga:




Nah guys, apakah kamu sudah memiliki gaya bahasa yang unik dan berbeda dengan orang lain? Yuk temukan gaya bahasa kita. Supaya lebih mantul dan unch. Selamat mencoba ...

Belum ada Komentar untuk "5 Manfaat Memiliki Gaya Bahasa Unik Bagi Seorang Penulis"

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel