Kebudayaan Kota Semarang

www.ujwar.com - Kebudayaan Kota Semarang

Kebudayaan Kota Semarang
myimage.id

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa Kota Semarang adalah ibukota dari provinsi Jawa Tengah. Drs. H. Soemarmo HS, MSi dan Hendrar Prihadi, SE, MM adalah Walikota dan Wakil Walikota dari Kota Semarang. Kota Semarang terletak disebelah timur Jakarta, sekitar 446 km, atau disebelah barat, Surabaya sekitar 312 km dan disebelah barat daya, Banjarmasin sekitar 624 km. Kota Semarang juga berbatasan dengan Laut Jawa disebelah utara, disebelah Timur dengan Kabupaten Demak, di selatan Kabupaten Semarang, dan di sebelah barat Kabupaten Kendal. Berikut adalah kebudayaan di kota Semarang : 

1. Penduduk

Kebudayaan Kota Semarang
www.semberani.com

Pada umumnya, penduduk di Kota Semarang adalah suku Jawa. Di aman tutur kata sehari-hari mereka adalah menggunakan bahasa jawa. Agama yang dianut oleh masyarakat Semarang adalah Islam, namun Kota Semarang juga memiliki komunitas tionghoa yang cukup besar. Untuk berkomunikasi satu sama lain, komunitas tersebut sudah berbaur dengan penduduk wilayah setempat dan bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa jawa. 


2. Adat Istiadat Semarang

Kebudayaan Kota Semarang
budayajawa.id

Sebagai ibukota dari Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang memiliki budaya yang sangat kental. Tradisi dudgeran adalah Salah satu tradisi adat dari  Kota Semarang. Melalui tradisi tersebut, percampuran seluruh budaya yang ada di Semarang bisa kita lihat. Perpaduan budaya tersebut bisa kita lihat pada “warak endog”, yaitu boneka binatang yang berukuran besar atau rasaksa yang merupakan mitologis di Kota Semarang yang digambarkan sebagai symbol akulturasi budaya. Berasal dari bahasa arab yaitu “wara’I”, warak artinya yaitu suci. Sedangkan endog atau telur merupakan symbol pahala yang diterima oleh manusia setelah mereka menjalani proses suci.

3. Kesenian Kota Semarang

Kebudayaan Kota Semarang
myomage.id

Tari-tarian merupakan Salah satu kesenian di Kota Semarang. Tarian yang sering ditampilkan di Kota Semarang adalah Tari Semarangan. Tarian tersebut merupakan kebudayaan asli dari kota Semarang. Ada 3 jenis gerakan dasar yang terdapat pada tarian ini, yaitu “ngondek”, “ngeyek”, dan “genjot”. Ketiga gerakan dasar tersebut merupakan gerakan baku yang berpusat pada pinggul, gerakan tangan atau “lambeyan” (sebuah gerakan yang berpusat pada pergelangan tangan). Selain itu, ada juga tarian lainnya, yakni Tari Topeng. Berbeda dengan Tari Topeng yang berada di Jawa Barat, para penari di Semarang mengenakan topeng untuk membuat sebuah komposisi gerakan yang memainkan dua topeng tersebut, dan topeng tersebut tidak dipakai di wajah. Karena Tari Topeng di sini memang lebih menonjolkan busana ataupun properti yang dipakai oleh penarinya.


Selain tari-tarian, kesenian Gambang Semarang juga mungkin menjadi salah satu kesenian yang cukup menarik di Semarang. karena selain terdiri dari unsur musik, vokal, dan juga lawak/lelucon, Gambang Semarang juga dipadukan dengan tarian yang bernuansa tradisional. Seiring berkembangnya zaman, Gambang Semarang kini dipadukan juga dengan seni gerak tari, yaitu gerakan yang ditarikan oleh penari-penari transeksual pada masa lalu. Seni tari ini memiliki gerakan yang berpusat pada pinggul penarinya.

4. Julukan Kota Semarang

Seperti halnya kota Garut, Bandung, dan Jakarta. Kota Semarang juga memiliki julukan nama, yaitu :

4.1 Venice van Java

Diberi julukan Venice Van Java karena kota semarang banyak dilaui oleh sungai-sungai, sehingga mirip seperti di Venice (Italia). Maka Belanda menyebutnya dengan julukan tersebut.

4.2 Kota Lumpia

Kota Semarang diberi julukan Kota Lumpia karena lumpia merupakan makanan khas dari Semarang. Lumpia tersebut terbuat dari akulturasi budaya Jawa dan Cina.

4.3 Kota Atlas

Maksud Kota Atlas di sini bukan sarung ya ( Sarung Atlas) melainkan maksud di sini adalah aman, asri, sehat, lancar, dan tertib. 

5. Pariwisata

Kebudayaan Kota Semarang
holidaysoo.com

Seperti yang sudah diulas sebelumnya, bahwa kota Semarang juga terkenal dengan tujuannya berwisata. Wisata di Semarang juga terbagi ke dalam beberapa golongan, diantaranya :


5.1.     Wisata Alam

Kebudayaan Kota Semarang
Semarangwingkorolls.net

•         Pulau Marina, di kelurahan Tawangsari

•         Pantai Maron, di kelurahan Tambak Harjo

.         Pulau Tirangcawang, di kelurahan Tugu, dan

•        Pulau Tirang, di kelurahan Tambak Harjo.

5.2.     Wisata Sejarah

Kebudayaan Kota Semarang
jalantikus.com

untuk wisata sejarahnya di Semarang terdapat :

•         Museum Jamu Nyonya Meneer, di kelurahan Muktiharjo

•         Museum Jawa Tengah, di kelurahan Gisikdrono

•         Museum MURI, di kelurahan Tegalsari, dan

•         Lawang Sewu, di kelurahan Pindrikan Kidul.

5.3.     Wisata Religi

Kebudayaan Kota Semarang
www.semberani.com

selain wisata alam dan sejarah di Semarang juga ada wisata religinya seperti : 

•         Masjid Agung Jawa Tengah, di kelurahan Sambirejo

•         Candi Tugu, di kelurahan Tugorejo

•         Gereja Blenduk, di kecamatan Semarang Utara, dan

•         Klenteng Sampoo Kong, di daerah Simongan.

6. Makanan Khas Semarang

Kebudayaan Kota Semarang
babacaca.com

Seperti yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya, inilah beberapa kuliner atau makanan khas drai Semarang :


6.1 Bandeng presto

Bandeng Presto merupakan masakan yang paling khas dan terkenal dari kota Semarang. Tentu saja, sesuai dengan namanya, bahan utama yang digunakan dalam makanan ini adalah ikan bandeng. Ciri yang paling khas dari makanan ini adalah duri ikannya yang sudah lunak dan mudah untuk dimakan.

6.2 Lumpia

Lumpia merupakan makanan yang terbuat dari lembaran tepung terigu (kulit lumpia) yang    diberi  isian rebung dan juga daging.

6.3 Wingko Babat

Wingko Babat, nama makanan tersebut diambil dari  daerah babat, Jawa Timur. Namun  seiring berjalannya waktu, kini makanan tersebut menjadi ciri khas Kota Semarang.

7. Candi di Semarang

Kebudayaan Kota Semarang
infojalanjalan.com

Di Kota Semarang terdapat sebuah komplek bangunan candi yang merupakan peninggalan budaya hindu. Candi tersebut diberi nama Candi Gedong Songo, yang terletak di desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Lebih tepatnya candi tersebut berada di lereng Gunung Ungaran. Candi tersebut ditemukan pada tahun 1804 oleh Raffles. Di kompleks bangunan tersebut terdapat sembilan buah candi yang merupakan peninggalan budaya Hindu dari zaman Wangsa Syailendra tahun 927M (abad ke-9). 


Candi Gedong Songo ini memiliki persamaan dengan kompleks Candi Dieng di yang berada di Wonosobo. Terletak pada ketinggian sekitar 1.200 mdpl, membuat suhu udara di sekitar candi ini cukup dingin, berkisar antara 19-27 °C. 9 lokasi candi yang tersebar di sekitaran lereng Gunung Ungaran ini mempunyai pemandangan alam yang sanagt indah. Tidak hanya indah, obyek wisata ini juga sudah dilengkapi dengan area perkemahan, pemandian air panas, dan wisata berkuda.

Nah, seperti itulah kebudayaan di kota Semarang. Kalau kamu berasal dari kota mana, dan seperti apa kebudayaanmu di sana? 

Belum ada Komentar untuk "Kebudayaan Kota Semarang"

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel