10 Cara Beres-beres Rumah Ala Orang Jepang, Pasti Bersih!

10 Cara Beres-beres Rumah Ala Orang Jepang, Pasti Bersih!


Ujwar.com – Beres-beres rumah menjadi salah satu hal menakutkan bagi sebagian orang. Ada orang yang tak suka beres-beres, lantaran merasa tidak pernah bersih. Ketika rumah sudah dibereskan, dalam hitungan jam, sudah kembali acak-acakkan.

Wajar saja, beres-beres memang kadang menjadi satu hal yang diinginkan, tapi dibenci dalam waktu bersamaan.

Ternyata, berbenah ada seni-nya. Seni beres-beres tidak semata-mata hanya sebatas membereskan, kemudian selesai. Justru, beres-beres menjadi hal yang memang memiliki rahasia, yang wajib diketahui orang-orang yang ingin mahir beres-beres rumah.

Berikut ini, adalah 10 cara beres-beres rumah Ala Orang Jepang, dijamin bersih!

1. Membereskan Sekaligus, Bukan Sedikit-Sedikit

Banyak orang yang memilih membereskan rumah sedikit-sedikit. Hanya 15 menit per hari. Setiap pagi biasanya. Apakah itu semua benar? Tidak ada yang salah. Namun mungkin yang bisa saya katakan adalah: menghamburkan waktu. Kalau seandainya bisa lebih bersih, kenapa tidak?

“Lha, bukankah beres-beres seharian, membuang banyak waktu?”

Memang membuang waktu, sehari, tetapi hari-hari selanjutnya, kita akan lebih tenang, karena kita tidak perlu membereskan semuanya. Rumah sudah bersih dengan memanfaatkan waktu sehari tadi dalam beres-beres.

Inilah alasan, kenapa membereskan dalam waktu seharian lebih bagus ketimbang sedikit-sedikit tapi tiap hari:

-Lebih fokus. Yaps, dalam beres-beres rumah, kita memang harus fokus biar hasilnya lebih bagus. Apa pun yang dilakukan dengan fokus, akan mendapatkan hasil maksimal.

- Lebih nyaman. Yaps, fikiran kita tertuju kepada membereskan tempat, dengan nyaman.  Kita bebas melakukan apa pun untuk rumah kita, senyaman yang kita bisa.

-Lebih leluasa. Sejatinya, pilihlah waktu libur saat ingin beres-beres. Maka kawan-kawan akan lebih leluasa saat melakukan beres-beres tersebut.

2. Mengumpulkan Seluruh Barang 

Jangan membereskan barang sedikit-sedikit, sekaligus dengan banyak kategori. Biasakan untuk mengumpulkan semua barang di tengah rumah. Satu kategori dahulu. Pertama, misal pakaian. Kumpulkan di tengah rumah, kemudian pilihlah pakaian yang memang masih layak dipakai, atau tidak.

Menurut Marie Kondo, kelemahan manusia salah satunya: sayang membuang barang. Mulai dari sekarang, sayangilah rumah anda, justru, dengan cara membuanglah, kamu akan terbebas dari barang-barang yang tak penting. Dalam hal ini adalah pakaian.

Kawan-kawan, untuk mengetahui baju mana yang perlu dibuang, dan yang tak perlu dibuang adalah dengan cara melihat, apakah barang tersebut membuat kita happy dan bersemangat. Jika iya, maka barang tersebut layak untuk masuk ke dalam rak kita.

3. Membuang Barang, Jangan Kasih Tahu Siapa-siapa

Setelah kamu melakukan beres-beres, sudah mengumpulkan barang. Sudah dikategorikan mana yang akan dibuang dan mana yang akan dimasukkan ke rak, sekarang giliran membuang barang yang harusnya dibuang.

Namun, ada satu masalah. Ketika ingin membuang barang, biasanya kita akan memberitahu orang-orang terdekat, terutama ibu kita.

Ibu, biasanya sangat merasa sayang dengan barang yang akan dibuang. Alhasil, barang yang akan dibuang tersebut justru dipungut oleh Ibu. Ya, hal tersebut sia-sia saja. Padahal biasanya, setelah dipungut, Ibu jarang menggunakan barang tersebut. Mereka biasanya hanya merasa sayang saja.

Usahakan untuk membuang atau menyumbangkan barang tanpa memberitahu siapa pun. Hal ini untuk meminimalisir rasa sayang terhadap barang. Apalagi terhadap orang-orang di sekitaran kita.

4. Jangan Beres-beres Sambil Mendengarkan Musik

Wah, padahal, bukankah mendengarkan musik menjadi salah satu hal menyenangkan? 

Mendengarkan musik sambil beres-beres, hanya akan membuat pikiran tidak fokus dan sisi emosional manusia melebur. Sedangkan dalam beres-beres, dibutuhkan percakapan antara diri dan hati kita. Saat memilah barang, saat membereskan sesuatu, saat mendesain sesuatu, dan lain sebagainya.

Usahakan untuk beres-beres dalam keadaan tenang. Jangan sampai rumah terdengar bising dengan musik-musik tertentu.

5. Adakan Target Untuk Kesempurnaan Rumah Anda

Banyak yang berkata:

“Jangan terlalu rapi, nanti juga kembali acak-acakkan.”

“Jangan terlalu bersih, nanti juga kembali kotor.”

Dalam beres-beres, kita harus memasukkan target terbaik. Semakin bagus targetnya, semakin keren. Jangan sampai, target tersebut adalah target yang biasa-biasa saja. Semakin biasa target, semakin kecil motivasi dalam beres-beres rumah.

Ayo, targetkan hal terbaik dalam hal berbenah. Semakin target itu bagus, semakin kesempurnaan ada di depan mata.

6. Membuang Sesuatu Sebersih-Bersihnya

Masih ingat poin nomor 3 soal membuang barang?

Ingat! Buanglah barang yang benar-benar sampai bersih. Jangan setengah-setengah. Membuang barang adalah langkah pertama sebelum barang yang sudah dipilih akan benar-benar ditata. Semakin kamu sempurna membuang, semakin gampang dalam menata barang yang ada.

Jangan sampai setelah menata semuanya, masih ada barang-barang yang harusnya dibuang, berada di dalam rumah. Itu hanya akan menambah beban kerja. Dan percuma saja semuanya sudah dibereskan jika masih banyak barang yang tak penting.

7. Membersihkan Sesuatu: Jangan Mulai Dari Barang Memorable

Pernah ditinggal pacar? Pernah memiliki barang terbaik dalam kehidupan?

Mulailai beres-beres dari barang umum yang tidak membuatmu berpikir panjang. Ketahuilah, hal ini akan mempersingkat waktu ketimbang membereskan sesuatu dari yang memiliki kenangan. Kenangan itu kadang menghambat sesuatu untuk membersihkan.

8. Siapkan Tempat Tersendiri Untuk Barang

Setelah membuang, kita sudah memiliki barang terbaik yang siap ditata dan disimpan. Nah, sekarang adalah tugasmu dalam menyimpan barang. Siapkan tempat tersendiri untuk setiap barang. Jangan membiasakan menyimpan barang di tempat yang sama. Misal: aksesoris di lemari ini, foto-foto di lemari itu, dan lain-lain.

Buatlah kode-kode tertentu untuk setiap penyimpanan barang. Semakin detail, maka akan semakin gampang dalam menyimpan barang. Ingat, harus diingat tempat penyimpanan barang dari awal. Bahkan harus disosialisasikan dengan anggota keluarga, jika penyimpanan barang itu bersifat umum.

9. Jangan Menyimpan Barang Bercecer di Setiap Tempat

Pernah menyimpan barang yang sama, tapi di tempat berbeda-beda? Itu adalah salah satu kelemahan. Maka mulai dari sekarang. Usahakan untuk menyimpan sesuatu berdekatan sesuai dengan tempat yang telah ditentukan. Misal: kategori pakaian (ada celana dalam, kaus, kemeja, dll) disimpan dalam lingkungan tempat yang berdekatan, bahkan dalam lemari yang sama. Begitu pun dengan barang-barang yang lain, jangan sampai malah terpisah di berbagai tempat.

10. Ambil Barang, Simpan lagi Ke Tempatnya

Poin nomor 1-9 tak ada artinya jika kamu tak melakukan poin nomor 10 ini. Ingat guys, membuang barang, menyimpan berdasarkan kategori, menyimpan di tempat khusus, tak ada artinya lagi jika seandainya dirimu kembali acak-acakkan. Setelah mengambil barang, misal kamu menyimpannya di mana saja.

Sekarang adalah proses belajar untuk tertib dan disiplin. Setelah mengambil barang, maka simpanlah di tempat yang telah ditentukan. Jangan sampai justru malah membuat rumah kembali berantakkan. Dengan begitu, rumah akan selalu rapi, dan bisa dipastikan, kamu tidak akan banyak melakukan beres-beres rumah setelahnya.

Itulah hebatnya dari berbenah ala Orang Jepang. Sudahkah beres-beres dengan metode seperti ini? Cobain deh, dijamin, 10 Cara Beres-beres Ala Orang Jepang Ini Akan Sangat bermanfaat untuk digunakan.

Belum ada Komentar untuk "10 Cara Beres-beres Rumah Ala Orang Jepang, Pasti Bersih!"

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel