11 Cara Mengatasi HP Android Agar Tidak Lemot

www.ujwar.com - 11 Cara Mengatasi HP Android Agar Tidak Lemot

11 Cara Mengatasi HP Android Agar Tidak Lemot
Newsth.com

Tentu sangat menjengkelkan bukan jika HP anda sering lemot? Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan HPmu lemot. Pertama, mungkin karena terlalu banyak menginstall aplikasi di HP Androidmu. Dengan keadaan seperti itu, HP Androidmu kehabisan memory untuk menyimpan aplikasi tersebut. Kedua, karena konsumsi RAM sudah hampir melebihi batas kapasitas, akan lebih baik jika tidak membuka aplikasi berat yang bersamaan jika RAM di HP kamu kecil. Ketiga, karena telalu banyak aplikasi yang berjalan, terkadang banyak pengguna smartphone yang lupa mematikan aplikasi yang sedang berjalan, maka memori RAM menjadi penuh dan HPmu menjadi lebih lambat.

Nah, supaya kamu semakin nyaman menggunakan Android milikmu, berikut ada beberapa cara mengatasi HP Android yang lemot.


Untuk mengetahui apa saja cara mengatasi Android lemot yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga performa Android kamu, yuk simak ulasannya:

1. Perhatikan Jumlah Memori

Setiap smartphone tentunya dibekali dengan spesifikasi memori yang berbeda. Tidak hanya RAM, ternyata kapasitas memori internal juga mempengaruhi performa smartphone. Ketika  memori internal yang tersedia tinggal sedikit, maka Android akan jadi lemot.

Untuk mengatasi hal ini ada baiknya kamu perlu hindari menyimpan banyak data hingga memenuhi memori internal. Apabila kamu kerap menyimpan banyak data di smartphone, upayakan untuk membeli smartphone yang dibekali dukungan kartu memori atau membeli smartphone yang dibekali memori internal luas.

2. Gunakan Aplikasi Serbaguna

Daripada kamu banyak meng-install aplikasi yang justru akan membuat memori internal jadi penuh, lebih baik install satu aplikasi tapi memiliki banyak fungsi. Apabila Androidmu sudah di-root, adasalah satu aplikasi multifungsi yang disarankan yaitu Apps2SD.


Karena dalam satu aplikasi kamu bisa mendapatkan banyak fungsi, seperti partisi SD Card, backup aplikasi, link aplikasi ke memory card, dan lainnya. Apabila belum di-root, kamu bisa mendapatkan banyak fungsi serupa dari aplikasi Clean Master.

3. Gunakan  Aplikasi Antivirus 1 Saja

Apabila kamu adalah pengguna yang percaya dengan fungsi antivirus di smartphone Android, ada baiknya perhatikan hal ini. Hampir serupa dengan aplikasi bawaan sistem, aplikasi antivirus terus berjalan di background.

Dampaknya RAM pada HPmu menjadi boros, dan performa Android pun jadi lemot. Oleh karena itu, cara mengatasi Android supaya tidak lemot gunakanlah satu aplikasi antivirus saja. 

4. Auto Kill

Untuk kamu yang kerap melakukan multi tasking di Andoid, tentu sudah terbiasa menemukan banyak aplikasi yang aktif di Recent Apps. Dampak lanjutan ketika banyak aplikasi yang berjalan di Recent Apps adalah RAM jadi semakin sesak, Android pun jadi lemot. Untuk menghindari hal tersebut kamu bisa coba gunakan fitur Auto Kill. Fitur yang satu ini akan membuat aplikasi tidak bisa berjalan di background, sehingga Androidmu tidak akan lemot.


5. Gunakan Aplikasi Berbayar

Menggunakan aplikasi yang gratisan memang enak. Karena dengan tidak harus mengeluarkan uang, kita bisa mencoba fitur keren yang terdapat di aplikasi tertentu. Namun, tahukah kamu bahwa meng-install aplikasi gratisan itu sama dengan siap jadi kelinci percobaan. Karena dengan memberikan aplikasi gratisan inilah pengembang akan mendapatkan banyak review untuk mengetahui bugs apa saja yang menimpa pada aplikasinya.

Tidak hanya menjadi kelinci percobaan, menggunakan aplikasi gratisan juga dapat membuat Android lemot karena banyaknya iklan yang disematkan di dalamnya.

Untuk itu supaya Android kamu tidak lemot dan tidak terganggu iklan yang membuat kuota cepat habis, ada baiknya gunakan aplikasi berbayar.  

6. Selalu Update Software

Ketika ada pemberitahuan update software, segeralah lakukan update. Hal tersebut bertujuan untuk segera memperbaiki masalah yang dibawa oleh sistem sebelumnya. Karena dapat dipastikan update tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik dari sebelumnya.

Walaupun terkadang ditemui kenyataan bahwa setelah update justru semakin buruk, namun pihak pengembang tentu tidak akan diam saja jika memang ditemui ada masalah pada sistemnya. Luangkan waktu untuk memeriksanya di menu Settings - About - System Update kemudian pilih Check for Updates.

Hal tersebut juga berlaku untuk aplikasi yang kamu gunakan. ketika ada pemberitahuan update aplikasi di Google Play Store, segera luangkan waktu untuk melakukan update. Periksa aplikasi yang membutuhkan update di tab My Apps & Games di Google Playstore.


7. Kurangi Penggunaan Widget

Salah satu hal yang membuat Android tampak menarik yakni dengan adanya Widget. Tidak hanya mempercantik tampilan homescreen Androidmu, namun Widget juga berguna sebagai jalan pintas untuk memantau berbagai aplikasi tanpa harus membuka aplikasi terkait.

Walaupun membuat Androidmu tampak cantik dan mempercepat akses ke aplikasi, namun hal tersebut juga akan menyita konsumsi RAM yang lebih besar. Dampaknya yaitu Androidmu menjadi lambat. Untuk itu, kurangilah penggunaan Widget untuk mengatasi Android lemot.

8. Hapus atau Hentikan Aplikasi Yang Tidak Terpakai

Banyaknya aplikasi baru di Google Playstore tentu selalu menarik perhatian untuk dicoba. Tanpa disadari, banyak aplikasi yang hanya menarik di awalnya saja atau bahkan ternyata memiliki fungsi yang sama dengan aplikasi yang kita pasang sebelumnya. Dampaknya, ruang penyimpanan di Androidmu jadi tersita oleh aplikasi yang sebenarnya tidak berguna. Untuk itu agar menjaga Android kamu tetap cepat, hapus aplikasi-aplikasi yang tidak terpakai atau memiliki fungsi sama tersebut.

9. Kurangi atau Matikan Animasi di Android Kamu

Animasi merupakan salah satu pencuri RAM di perangkat Android. Nah, untuk mengatasinya yakni dengan masuk ke menu Setting - Developer Options.

Untuk mengurangi atau mematikan animasi di Android agar Android kamu tetap cepat, kamu dapat mengaturnya di Settings - Developer Options, kemudian ubah nilai Windows animation scale, Transition animation scale, serta Animator duration scale ke nilai terkecil, atau dibuat off sekalian.


10. Bersihkan Cache Data

Cache merupakan tempat menyimpan data sementara dari aplikasi yang sedang atau pernah kamu gunakan. Adanya cache di Android, kamu akan dengan cepat membuka aplikasi yang sebelumnya telah digunakan. Tetapi, dibalik manfaatnya tersebut ternnyata cache yang dibiarkan menumpuk akan menjadikan Android kamu menjadi lemot.

11. Bersihkan Cache Partition

Berbeda dari cache data aplikasi, cache partition bermanfaat untuk menyimpan proses-proses yang dijalankan oleh sistem, sehingga akan mempercepat Android kamu untuk bisa segera digunakan setelah mematikan atau melakukan Restart perangkat.

Tetapi, lama kelamaan cache partition akan terus menumpuk di background dan akan memperlambat kinerja Android kamu. Untuk tetap menjaga supaya Android kamu tetap cepat, kamu dapat menghapus cache partition sebulan sekali dengan masuk ke Recovery Mode, kemudian pilih Wipe Cache Partition.


Nah, itulah 11 cara yang bisa kamu coba untuk mengatasi Android lemot. Performa Android tidak selalu ditentukan oleh RAM yang besar atau prosesor yang cepat, namun juga tergantung bagaimana kamu menjaga performanya supaya tetap cepat dan tidak lemot.

Terima kasih sudah membaca postingan ini. 

Semoga bermanfaat. 

Selamat mencoba!!




Belum ada Komentar untuk "11 Cara Mengatasi HP Android Agar Tidak Lemot"

Posting Komentar

Berkomentar dengan baik ya. Ditunggu masukan yang membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel