Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Langkah Menerbitkan Buku Terbaru 2021

 5 Langkah Menerbitkan Buku Terbaru 2021

5 Langkah Menerbitkan Buku Terbaru 2021
sumber: @UjwartMedia (IG)


Menerbitkan buku merupakan salah satu goal bagi sebagian penulis. Namun, ada di antara teman-teman yang bingung untuk menyalurkan naskah yang telah dituliskan kepada penerbit. Banyak diantaranya yang tidak tahu langkah apa yang harus diambil ketika ingin menerbitkan buku.

Kali ini, aku bakalan bahas 5 langkah menerbitkan buku terbaru 2021. Mungkin sudah banyak di antara teman-temanku yang mengetahui cara ini, tetapi tidak menutup kemungkinan, akan jauh lebih banyak orang yang belum tahu informasinya. So, aku akan bahas cara menerbitkan buku tahun 2021.

1. Pilih Dulu Penerbit yang Ingin Dituju

Hal pertama yang harus diperhatikan ketika ingin menerbitkan buku, teman-teman harus pilih dulu jenis penerbitnya. Dalam penerbitan buku, ada dua jenis penerbit. Yaitu penerbit mayor dan penerbit indie. Kedua penerbit ini memiliki kelebihan masing-masing.

Kalau kita ingin menerbitkan buku secara kilat tanpa nunggu proses seleksi, penerbit indie bisa menjadi salah satu pilihan. Dengan catatan, kita harus membayar jasa penerbitan tersebut. Semua modal dari kita sebagai penulis. Meskipun sebenarnya, ada juga penerbit yang menggratiskan biaya penerbitan.

Sementara, jika kita ingin menerbitkan buku dengan biaya gratis, bahkan buku disebarkan secara luas, maka kita bisa memilih penerbit mayor. Dengan catatan, ada proses seleksi saat pengiriman naskah. Proses seleksi itu memakan waktu antara 3 bulan sampai 1 tahun, tergantung dari penerbit yang dituju.

Aku sempat menuliskan 50 penerbit mayor yang bisa kamu pilih di sini, sesuai dengan jenis naskahnya. Sementara untuk penerbit indie, kamu juga bisa menerbitkan buku di Ujwart Media, penerbit indie yang kukelola. Atau juga banyak penerbit indie di luar sana.

2. Menyiapkan Data yang Diperlukan

Ketika kita sudah tahu penerbit yang dituju, maka kita harus menyiapkan data-data untuk kepentingan penerbitan. Setiap penerbit memiliki aturan masing-masing. Jika kita berniat menerbitkan di penerbit mayor, biasanya akan dimintai sinopsis utuh, isi naskah, dan tentang penulis untuk proses seleksi. Jika naskah diterima, kemungkinan kita akan dipintai daftar isi, daftar pustaka, kata pengantar dan hal-hal lain untuk pelengkap.

Dalam penyiapan data, pastikan tulisan kita sudah rapi. Banyak yang merasa bahwa editing adalah tugas editor, tetapi kalau menurutku, jika naskah kita sudah rapi dan enak dibaca, maka kemungkinan besar untuk diterima pun akan semakin besar. 

Setelahnya, kita bisa kirim naskah yang sudah disiapkan kepada penerbit yang dituju. Jika kamu ingin menerbitkan di gramedia grup, bisa lihat tata cara pengiriman di sini.

3. Mengikuti Masa Revisi Dari Penerbit

Anggap saja kita sudah mengirim naskah ke penerbit, kemudian naskah kita diterima. Perlu diketahui, proses penerbitan ini tidaklah sebentar. Baik itu di penerbit indie atau mayor. Aku sempat sebut jika penerbit indie itu bisa menerbitkan secara kilat. Kilat di sini bukan berarti jadi seminggu dua minggu, tetapi bisa berbulan-bulan. Misal antara 1-3 bulan. Sementara untuk penerbit mayor, biasanya lebih lama lagi, antara 3 bulan – 1 tahun, bahkan ada yang menunggu antrian bertahun-tahun.

Dalam masa menunggu ini, kita harus siap dengan berbagai revisi yang harus dilakukan jika naskah tersebut sudah jatuh ke tangan editor. Banyak di antara para penulis yang merasa bahwa editing itu tugas editor. Tetapi kenyataannya, kita juga perlu berperan aktif dalam proses penerbitan. Salah satunya proses revisi. Kecuali ketika menerbitkan di penerbit indie. Mungkin ada sebagian penerbit indie yang menerapkan editing dilakukan oleh editor seluruhnya (karena penulis membayar jasa). Namun pada kenyataannya, penulis biasanya diharuskan untuk ikut serta dalam proses penerbitan.

4. Ketika Naskah Sudah Terbit

Apakah sampai saat ini proses sudah beres? Tentu saja belum. Ketika naskah sudah terbit, masih ada satu tugas yang harus dilakukan. Yaitu mempromosikan buku tersebut. Mungkin di antara teman-teman, banyak yang mengira bahwa tugas penulis hanya menulis. Tapi di zaman sekarang yang terus mengalami perubahan, maka kita dituntut aktif untuk bisa membantu penerbit dalam mengenalkan karya.

Seperti yang telah kita ketahui, bahwa di zaman sekarang semakin banyak penulis yang lahir. Baik dari komunitas, atau pun dri platform yang terus berkembang. Sudah sewajarnya jika kita berusaha untuk menyejajarkan diri supaya tidak tertinggal oleh penulis lain. Bahkan kalau bisa, kita juga perlu untuk terjun ke platform yang semakin mengakar. Di sana, kita bisa mendapatkan pembaca baru, bahkan bisa meraup keuntungan dari platform tersebut. Berbeda jika memang tujuan utama menerbitkan buku hanya untuk koleksi pribadi. Teman-teman tidak perlu mempromosikan karya tersebut.

5. Selesai dan Kembali Menulis

Seperti yang telah aku bilang di poin nomor empat. Semakin sini, banyak orang yang menyuarakan diri sebagai penulis. Ketika produktivitas mereka lebih bagus, jelas kita akan ketinggalan jauh. Maka, saat naskah sudah terbit, kita juga masih memiliki tugas untuk menulis dan terus menulis. Ketika kita sudah punya banyak naskah, maka kita bisa mengirimkan ke berbagai penerbit. Apalagi, sekarang ini makin banyak penerbit yang mencari penulis. Jika biasanya kita harus menulis naskah dari awal, kita bisa mengirimkan naskah yang sudah ada.

Nah, itulah 5 Langkah Menerbitkan Buku Terbaru 2021. Semoga teman-teman selalu diberikan kesehatan untuk terus berkarya. Salam hangat dari aku ya ....


Posting Komentar untuk " 5 Langkah Menerbitkan Buku Terbaru 2021"

Berlangganan via Email